![]() |
| Oleh Izza Rasy (Aktivis Muslimah) |
Menurut laporan PBB pada 22 Oktober 2026, sekitar 286.000 pohon zaitun di Tepi Barat rusak sejak 2023 hingga akhir September 2026, dengan kerugian sektor zaitun mencapai US$157 juta. Di Gaza, lebih dari 90% dari sekitar dua juta pohon zaitun dilaporkan hancur. Kerusakan ini mengancam penghidupan dan warisan rakyat Palestina. (United Nations in Palestine, 22-10-2026).
Pengancuran pohon zaitun bukan sekadar persoalan pertanian, melainkan bagian dari krisis yang lebih luas, meliputi pendudukan, perampasan hak, dan kekerasan terhadap rakyat Palestina. Ketika penderitaan terus berlangsung, dunia perlu mempertanyakan efektivitas perlindungan internasional dan kepemimpinan dalam menghentikan kezaliman.
Solidaritas tidak cukup hanya berupa doa dan kecaman, tetapi tindakan nyata yang terwujud menjadi kekuatan yang besar, berani, dan mampu melindungi rakyat serta menegakkan keadilan.
Allah Swt berfirman dalam QS An-Nisa’: 75,
وَمَا لَكُمْ لَا تُقَٰتِلُونَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱلْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ ٱلرِّجَالِ وَٱلنِّسَآءِ وَٱلْوِلْدَٰنِ ٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَآ أَخْرِجْنَا مِنْ هَٰذِهِ ٱلْقَرْيَةِ ٱلظَّالِمِ أَهْلُهَا وَٱجْعَل لَّنَا مِن لَّدُنكَ وَلِيًّا وَٱجْعَل لَّنَا مِن لَّدُنكَ نَصِيرًا
Artinya: Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa: "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau!"
Langkah konkretnya meliputi membangun kesadaran umat, memperkuat persatuan, menggugah hati nurani kemanusiaan umat, mendukung kemandirian ekonomi Palestina, mendorong kebijakan dan diplomasi yang efektif untuk menghentikan kekerasan, melindungi warga sipil, dan menuntut pertanggungjawaban atas pelanggaran. Jangan biarkan penderitaan Palestina berhenti sebagai berita dan angka statistik.
Mari bergerak bersama melalui perjuangan dakwah Islam kafah, bukan hanya sekadar bantuan makanan, tetapi juga ajakan persatuan umat dan perjuangan menghadirkan kepemimpinan yang amanah serta sistem yang berlandaskan Islam. Sebab, membela Palestina bukan hanya mempertahankan pohon zaitun, melainkan memperjuangkan hak hidup dan keadilan. Sampai kapan kezaliman dibiarkan berlangsung tanpa upaya sungguh-sungguh untuk menghentikannya? Wallahu'alam bishshawab.
