Ketika Maulid Hanya Sebatas Seremoni, Tidak Menjadi Spirit Kebangkitan Umat




Oleh Rani HS 

Aktivis Muslimah 


Tong kosong nyaring bunyinya. Ini menggambarkan kondisi umat Islam saat ini. Yang lebih suka ritual yang menghibur dan menina bobokan, kurang memberikan pencerahan yang membangkitkan dan mencerdaskan.

Setiap tahun umat Islam gegap gempita merayakan acara Maulid dengan pembacaan sholawat, tabligh akbar, bahkan pawai, namun substansinya kerap berhenti pada aspek ritual dan emosional. Seperti halnya  bulan ini bertepatan dengan bulan Maulid. Sambut Rabiul awal 1448 Hijriah, kementerian Agama (kemenag) mengajak 1.781.945 umat Islam dari berbagai penjuru Indonesia untuk berselawat.  (Sindonews, 23/08/2026).

Pembahasan ittiba kepada Nabi pada momentum Maulid masih dibatasi pada keteladanan akhlak, belum menyentuh kesadaran mengubah sistem jahiliyah, penghambaan kepada dunia dan hawa nafsu menuju sistem Islam yang menegakkan penghambaan hanya kepada Allah. Baru sebatas retorika, belum bisa terwujud dalam aksi nyata.

Tuntutan perubahan sebenarnya telah muncul di kalangan umat Islam, tetapi arah dan metodenya masih sangat jauh dari metode perjuangan Rasulullah saw. Terbukti dengan menjamurnya berbagai majlis zikir dan dakwah harokah yang bersifat parsial, tidak sampai menyentuh masalah problematika umat yang sedang dihadapi saat ini.

Maulid tereduksi menjadi ekspresi kecintaan tanpa konsekuensi ideologis. Padahal cinta kepada Rasulullah saw harus melahirkan keterikatan pada risalah dan perjuangan yang beliau bawa. Cinta yang hakiki butuh pembuktian yang nyata, tidak hanya sebatas pengakuan saja .

Umat kehilangan kesadaran bahwa penghambaan kepada selain Allah masih berlangsung secara sistemik, melalui demokrasi, kapitalisme, dan liberalisme yang menjadikan dunia serta hawa nafsu sebagai orientasi hidup. Sehingga untuk menciptakan suasana keimanan yang kuat  sangat sulit  di tengah-tengah masyarakat yang sekuler.

Maka dari itu, mengembalikan makna ittiba sebagai keterikatan pada syari'at dan metode perjuangan Nabi saw, bukan sekadar ritual. Sebagaimana tercantum dalam surat Ali Imran ayat 31.

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللّٰهَ فَاتَّبِعُوْنِيْ يُحْبِبْكُمُ اللّٰهُ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَحِيْمٌ .

Artinya: Katakanlah Muhammad "Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, pasti Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosa mu".  Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Ayat ini menjelaskan tentang kewajiban mentaati Allah dan Rasul-nya secara utuh, baik perkataan, perbuatan, maupun sikap diamnya Nabi.

Penerapan kapitalisme-sekuler di negeri-negeri Muslim mewajibkan umat Islam untuk memperjuangkan penerapan syari'at kaffah melalui kepemimpinan Islam (khilafah) sebagaimana dakwah yang dicontohkan Rasulullah di Makkah. Rasulullah selama hidupnya terus menyebarkan dakwah Islam ke seluruh penjuru negeri. Hingga umat Islam memperoleh kejayaan selama berabad-abad lamanya, dan risalahnya sampai pada akhir zaman.

Metode perjuangan Rasulullah saw di tempuh melalui tiga tahapan (marhalah); tasqif, ta'faul ma'al ummah, dan istimaul hukmi (penerimaan kekuasaan). Dengan metode inilah kehidupan Islam akan tegak kembali, sehingga Islam benar-benar hadir sebagai rahmat bagi seluruh alam. Sebagaimana tercantum dalam Al Qur'an surat Al- Anbiya ayat 107.

وَ مَآ اَرْسَلْنٰكَ إِلاَّ رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ.

Artinya: Kami tidak mengutus mu (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Ayat ini memberikan penegasan bahwa Rasulullah mengemban dakwah Islam keseluruh penjuru negeri agar membawa kesejahteraan dan kedamaian bagi umatnya. Maka dari itu sangat disayangkan bila dakwah saat ini hanya bersifat parsial, tidak menyentuh ke akar permasalahan yang mendasar.

MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,99,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,3,Daerah,2,Depok,1,Dharmasraya,43,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,4,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,12,Jakarta Selatan,1,KAI,269,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,5,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,216,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,212,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,850,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,7,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,2,Polda Sumbar,103,Polresta Padang,1,Polri,83,Pontianak,1,Puisi,20,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,4,Semarang,1,Sijunjung,2,Smartphone,4,Solok,5,Sulawesi Selatan,3,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,670,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,4,Telkom,1,Timezone,1,Tips,6,TNI,106,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,13,
ltr
item
Media Sumbar: Ketika Maulid Hanya Sebatas Seremoni, Tidak Menjadi Spirit Kebangkitan Umat
Ketika Maulid Hanya Sebatas Seremoni, Tidak Menjadi Spirit Kebangkitan Umat
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWDQhTX5Dyd1FTCV1dZ_frhF_Vxtnze03hhkD5vOKnO33AQfWK4M-uyv3avG-poibpnPoYc3AQtKxxEIuzNEkkKY1sa-jzu5M3DHq13V8zH9L-EhyphenhyphenoDze2NCxDsTm8nXsL6KXfGwr2SEWUx8qqASLFarMvcOvR5g4JROWyyc0d3r8Ztf40zRrPnXi7nJgq/s320/WhatsApp%20Image%202026-08-26%20at%2023.34.55.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWDQhTX5Dyd1FTCV1dZ_frhF_Vxtnze03hhkD5vOKnO33AQfWK4M-uyv3avG-poibpnPoYc3AQtKxxEIuzNEkkKY1sa-jzu5M3DHq13V8zH9L-EhyphenhyphenoDze2NCxDsTm8nXsL6KXfGwr2SEWUx8qqASLFarMvcOvR5g4JROWyyc0d3r8Ztf40zRrPnXi7nJgq/s72-c/WhatsApp%20Image%202026-08-26%20at%2023.34.55.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/09/ketika-maulid-hanya-sebatas-seremoni.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/09/ketika-maulid-hanya-sebatas-seremoni.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content