Ganti Buku, Solusi Halu Pendidikan Bermutu?





Oleh Rahmawati Ayu Kartini 

Pemerhati Sosial


"Kita seperti terjebak dalam tradisi: ganti menteri, ganti kurikulum; ganti presiden, ganti buku. Tetapi setelah berbagai buku baru dicetak dan anggaran besar dikeluarkan, kualitas pendidikan kita tetap menghadapi persoalan yang sama. Jangan sampai kita hanya sibuk mengganti buku, tetapi gagal memperbaiki pendidikan,” ungkap Ubaid Matraji Koordinator Nasional JPPI, dalam keterangan tertulisnya kepada mojok.co, Senin (10/8/2026).

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) memberikan peringatan tegas kepada pemerintah terkait wacana perombakan dan penetapan ulang buku pelajaran dari jenjang SD hingga SMA.  Kebijakan ini muncul setelah Presiden Prabowo menyoroti sejumlah buku yang dinilai mudah rusak dan memiliki ukuran tulisan terlalu kecil.

Selain memperbaiki bahan buku dan memperbesar ukuran huruf, pemerintah juga berencana mendesain ulang buku tulis untuk siswa kelas 1 hingga 3 SD. Pembaruan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan dan membuat buku lebih sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Akar Masalah

Buku ajar memang harus dievaluasi secara berkala. Evaluasi tersebut sangat penting untuk memastikan materi yang diajarkan tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan mudah dicerna peserta didik. Menurut Ubaid Matraji, akar masalah pendidikan di Indonesia saat ini bukanlah ketiadaan buku cetak yang baru, melainkan kualitas pembelajaran yang masih sangat rendah. Ia mengkritik keras siklus berulang di mana pergantian kepemimpinan selalu diikuti dengan perombakan instrumen pendidikan.

Persoalan pendidikan tidak akan tuntas hanya dengan mendistribusikan buku pelajaran baru ke sekolah-sekolah. Buku baru tidak otomatis membuat pendidikan menjadi bermutu. Ia hanyalah salah satu instrumen pembelajaran.

Jika kesejahteraan dan kualitas guru, budaya membaca, kemampuan literasi dan numerasi, ketimpangan fasilitas, serta proses belajar di kelas tidak diperbaiki, mengganti buku hanya akan mengganti benda, bukan mengubah kualitas pendidikan. Persoalan pendidikan akan terus berulang. Karena akar masalahnya adalah pendidikan yang berdasarkan kapitalisme sekuler yakni sistem pendidikan yang mengejar keuntungan materi dengan mengesampingkan ajaran agama. Akibatnya, guru dan murid secara sistematis didorong hanya mengejar pencapaian materi tanpa mengedepankan kualitas moral. Wajar jika ada anggapan 'sekolah untuk kerja,' agar bisa jadi orang kaya.

Bahkan output pendidikan pun dicetak menjadi tenaga kerja murah, jauh dari harapan generasi emas 2045! 

Ganti Buku, Solusi Halu

Tak mungkin potret pendidikan yang buram di negeri ini akan tuntas hanya sekadar ganti buku! Ini hanya solusi halu, membayangkan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan. Kalau setiap lima tahun ganti buku, tapi kemampuan membaca, berhitung, dan bernalar anak tetap rendah, berarti yang bermasalah bukan sekadar bukunya, tetapi sistem pendidikannya. 

Betapa banyak masalah dalam pendidikan kita akibat berakar pada sistem yang rusak, karena menghamba kepada materi. 

Problematika pendidikan tidak cukup hanya dengan ganti buku, yang lebih mendasar harus mengganti sistem yang baru. Jelas-jelas ini adalah kebijakan setengah memaksa, apakah karena kepentingan proyek pihak-pihak tertentu?

Pendidikan adalah hak tiap-tiap orang, dan negara harus mengurusnya dengan sungguh-sungguh. Kelak amanah akan dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT.

Asas pendidikan harus dikembalikan kepada akidah Islam, bukan lagi untuk tujuan materi. Dalam Islam, pendidikan akan diniatkan sebagai ibadah karena menuntut ilmu adalah perintah Allah dan ilmu sangat tinggi kedudukannya dalam ajaran Islam. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Mujadalah ayat 11:

يرفع اللَّهُ Ų§Ł„َّŲ°ِŁŠŁ†َ آمَنُوا Ł…ِنْكُŁ…ْ وَŲ§Ł„َّŲ°ِŁŠŁ†َ Ų£ُوتُوا Ų§Ł„ْŲ¹ِŁ„ْŁ…َ ŲÆَŲ±َŲ¬َŲ§ŲŖٍ

"Allah meninggikan orang-orang beriman dan berilmu diantara kalian beberapa derajat.."

Pendidikan dalam Islam bertujuan mencetak output yang berkepribadian Islam serta mumpuni dalam ilmu pengetahuan.

Sebagai pelayan rakyat, negara wajib memberikan akses yang mudah bagi rakyatnya memperoleh pendidikan setinggi-tingginya. Bahkan umat didorong berlomba-lomba dalam kebaikan untuk mendapatkan pahala jariyah agar ilmunya kelak bermanfaat bagi peradaban manusia.

Demikianlah perbedaan sistem pendidikan dalam kapitalisme sekuler dan Islam. Kapitalisme terbukti makin menyengsarakan rakyat, sedangkan Islam telah berhasil mewujudkan mercusuar peradaban gemilang dalam sejarah dunia.

Wallahu a'lam bishowab.

MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,92,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,3,Daerah,2,Depok,1,Dharmasraya,33,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,12,Jakarta Selatan,1,KAI,241,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,5,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,214,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,204,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,770,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,7,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,2,Polda Sumbar,103,Polresta Padang,1,Polri,83,Pontianak,1,Puisi,20,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,4,Semarang,1,Sijunjung,2,Smartphone,4,Solok,5,Sulawesi Selatan,3,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,658,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,4,Telkom,1,Timezone,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,13,
ltr
item
Media Sumbar: Ganti Buku, Solusi Halu Pendidikan Bermutu?
Ganti Buku, Solusi Halu Pendidikan Bermutu?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjr56tncew20tTOw2DwIbMAayybwoIwOiCYfDpTB28o2cxcBT4YOVKsBw1ncvIUoKn7JY03mJ1vfUq6no1jLjNagyD_0b0iK371gdmrFKRk0msht2LBlfmo7EpYZX_wuiXSuFy4I-lLqCnCZZ_J9PeDjMC7U0bjZ0h0aJq2c0FjHVL8we7ps-QmW0My7wV6/s320/WhatsApp%20Image%202026-08-11%20at%2020.47.27.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjr56tncew20tTOw2DwIbMAayybwoIwOiCYfDpTB28o2cxcBT4YOVKsBw1ncvIUoKn7JY03mJ1vfUq6no1jLjNagyD_0b0iK371gdmrFKRk0msht2LBlfmo7EpYZX_wuiXSuFy4I-lLqCnCZZ_J9PeDjMC7U0bjZ0h0aJq2c0FjHVL8we7ps-QmW0My7wV6/s72-c/WhatsApp%20Image%202026-08-11%20at%2020.47.27.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/08/ganti-buku-solusi-halu-pendidikan.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/08/ganti-buku-solusi-halu-pendidikan.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content