Gaza Diblokade: Urgensi Tegaknya Perisai Umat Islam




Oleh Rosmiati

Aktivis Muslimah


Sejak tahun 2007, zionis Israel telah memblokade wilayah tersebut hingga saat ini, dari blokade ini mengakibatkan penderitaan yang sangat mendalam bagi warga Gaza, dan menjadi faktor utama sulitnya pasokan bantuan kemanusiaan untuk masuk ke wilayah jantung Palestina tersebut. Selain bantuan sulit untuk masuk ke wilayah Gaza menambah penderitaan warga sipil dan mengakibatkan krisis HAM yang ekstrim, Gaza juga menjadi tempat paling berbahaya bagi para jurnalis dan aktivis kemanusiaan.

Kantor komisaris tinggi PBB untuk hak asasi manusia (OHCHR) menyatakan: "Jalur Gaza telah menjadi tempat yang paling berbahaya bagi jurnalis. Dalam sebuah unggahan di platform X yang menandai hari kebebasan pers dunia, badan PBB tersebut mendesak komunitas internasional untuk melakukan tindakan, tidak hanya sebatas mengecam dan solidaritas saja. Pihaknya menegaskan akan pentingnya akuntabilitas, perlindungan bagi para jurnalis dan menjamin akses independen bagi media internasional.

Sedangkan kepala HAM, volker turk mengatakan; "Perang yang hingga kini di Gaza telah menjadi jebakan maut bagi media. Pernyataan ini didukung oleh realita dan fakta, bahwa para jurnalis tidak luput juga dari kekejaman zionis. telah banyak jurnalis yang menjadi korban dari konflik di jalur Gaza, tercatat semenjak agresi milliter Israel setelah tragedi 7 Oktober 2023 sampai saat ini, terdapat 300 jurnalis yang tewas diakibatkan serangan zionis Israel.

Dan pola tindakan zionis ini terus terulang, termasuk tragedi sekarang yang sedang menjadi sorotan dunia, yaitu penyergapan dan penangkapan para peserta kemanusiaan sumud global flotilla. Dari tragedi ini telah dikonfirmasi bahwa terdapat 211 jurnalis yang ditangkap, dan 31 lainnya terluka dan serangan zionis Israel yang secara tiba-tiba.

Ironinya, dari penyergapan dan pengepungan kapal-kapal bantuan kemanusiaan oleh Israel ini, sering terjadi di laut yang netral atau internasional, seperti tragedi penangkapan para peserta sumud global flotilla yang terjadi di laut mediterania, dekat pulau kreta, Yunani, yang jaraknya masih ratusan mill (sekitar 1000 kilometer dari Israel).

Menurut hukum laut internasional, ini jelas sebuah pelanggaran terhadap kedaulatan laut bebas tersebut, dan dari kejadian ini juga menjadi bukti betapa seringnya zionis melanggar hukum dan aturan internasional sampai berujung pada kejahatan perang.

Blokade Gaza: Antara Ambisi Ideologis, Teologis, dan Laboratorium Manusia

Saat ini zionis Israel telah menguasai wilayah Gaza sebesar 59 persen, yang sebelum gencatan senjata Oktober 2025, Israel masih menguasai 53 persen. Menurut pasukan perlawanan Palestina (Hams) yang menegaskan bahwa Israel telah menguasai 60 persen dari wilayah Gaza tersebut. Hal ini menyebabkan blokade makin ketat terhadap wilayah tersebut.

Lantas apa tujuan sebenarnya dari blokade yang dilakukan zionis atas wilayah jantung dari Palestina tersebut?

Tujuan pemblokadean ini tidak terlepas dari dua tujuan utama zionis, yaitu tujuan yang dilatarbelakangi oleh teologis keyakinan, dan laboratorium manusia.

-Teologis adalah tujuan utama dari blokade ini, yaitu keyakinan dan doktrin  atas tanah Palestina yg menurut mereka sebagai tanah yang dijanjikan bagi mereka. doktrin ini berdasar pada ajaran tanahakh yaitu kitab suci agama yahudi yang dalam tradisi kristen disebut sebagai kitab perjanjian lama, berdasarkan pada bagian pertama dari kitab ini yaitu torah (taurat) atau lima kitab Musa, yang menyatakan bahwa tanah yang dijanjikan bagi mereka terbentang dari sungai Eufrat (Irak) sampe Nill (Mesir), termasuk di dalamnya wilayah Palestina.

-Laboratorium manusia, ini yang terdengar paling jahat dan kejam, bahkan memvisualisasikan betapa tidak punya hatinya pihak zionis ini. Apa yang dimaksud dengan Laboratorium manusia?

Isu ini sudah sering dibahas oleh para jurnalis investigasi, diantaranya seperti Anthony Loewenstein dalam bukunya berjudul The Palestine Laboratory, yang dimaksud Laboratorium disini adalah uji coba senjata pada manusia.

Faktanya bahwa zionis sebelum memproduksi senjata secara masal atau dipasarkan ke internasional, mereka akan menguji cobakan terlebih dahulu di gaza, ini fakta yang tak bisa kita pungkiri sama sekali, bahkan sudah sejak lama yaitu 2007. 

Mulai dari uji coba teknologi milliter seperti dron otonom dan dron bom bunuh diri yang dilengkapi teknologi AI untuk mencari target penyerangan secara mandiri, juga uji coba senjata berpemandu presisi ultra modern seperti amunisi atau bom baru yang diuji coba daya ledak di kawasan padat penduduk.

Bahkan sampai pada tingkat penerapan AI (altificial intellegence) atau kecerdasan buatan, dengan fungsi mengindentifikasi ribuan entitas manusia secara hitungan detik, dan menciptakan rantai pembunuhan massal, yaitu keputusan hidup manusia diserahkan kepada al gorithma yg hanya berdasarkan pada kecerdasan bukan empati.

Bahkan lebih jahat lagi, mereka merancang sistem cyber untuk menyadap handphone atau data data warga Gaza, sampai diseluruh perbatasan yang membatasi Gaza, dipasang kamera-kemera untuk mengawasi warga sipil, layaknya seperti kelinci percobaan. Dari sini saja kita sudah menyaksikan betapa biadab dan jahatnya zionis ini. Namun, dunia seakan tidak bisa berbuat apa-apa, khusunya negara-negara muslim.

Solusi Pembebasan Palestina

Jika kita telusuri histori atau sejarah dari tanah Palestina ini, maka kita akan mengetahui bahwa Palestina adalah tanah yg ditaklukan oleh Islam melalui ke pemimpinan Umar Bin Khattab sebagai seorang khalifah, pada abad ke 7 atau tahun 637 masehi/16 hijriyah, ini menandakan bahwa tanah Palestina adalah kharajiyyah atau tanah yang telah ditaklukan oleh kaum muslimin, dan ini menjadi tanggung jawab bagi umat muslim dan biladhil muslimin (negerinya kaum muslimin), maka pengabaian terhadap Palestina adalah sebuah pengkhianatan terhadap perjuangan pemimpin muslim terdahulu yaitu Umar Bin Khattab dan Salahuddin Al Ayyubi.

Terbukti selama dalam kekuasaan Islam, Palestina mendapatkan jaminan keamanan dan kedamaian, bahkan saat Umar menaklukkan tanah tersebut dan memasuki Yerussalem, dia menandatangani sebuah piagam perdamaian bernama Ahd Al Umariyyah, yaitu sebuah piagam yang menjamin keamanan bagi nonmuslim untuk menjalani ibadah sesuai keyakinannya dan masih memeluk agama selain Islam.

Memang benar palestina sempat jatuh lagi ke tangan selain Islam yaitu pasukan salibis atau salib, tetapi berhasil dibebaskan kembali oleh seorang pemimpin muslim soleh bernama Salahuddin Al Ayyubi rahimahullah, dan masa terakhir Palestina di bawah perlindungan pemerintahan Islam yaitu dinasti Utsmaniyyah yang berakhir pada tahun 1924. Walaupun Palestina berhasil direbut oleh Inggris pada tahun 1917 dan Inggris mendapatkan hak mandatnya atas Palestina.

Ini menjadi bukti bahwa solusi terbaik bagi Palestina adalah Islam, yaitu di bawah perlindungan kekuatan negara Islam atau kekhilafahan, kaerna selama berabad-abad Palestina berada dalam jaminan keamanan dan kedamaian di bawah payung kekhilafahan Islam.

Jadi solusi yang datangnya dari selain Islam seperti two state solution dll, bukan lah solusi yang terbaik. Kenapa demikian? Sebab two state solution ini tidak pernah memberikan jaminan bagi etnis Arab Palestina untuk mendapatkan hak atas tanah mereka.

Solusi Two state solution atau solusi dua negara ini pertama kali dicetuskan oleh komisi peel yang dibuat oleh Inggris pada tahun 1937. Solusi ini menegaskan pembagian dua daerah, yaitu 1 atau sebanyak 45 persen untuk penduduk asli Palestina, dan 1 lagi atau 55 persen untuk imigran yahudi, solusi ini menjadi bahan resolusi 181 PBB pada tahun 1947, sampai akhirnya entitas negara ilegal atau zionis Israel dideklarasikan pendiriannya pada tahun 1948 oleh David Ben Gurion, di atas tanah milik orang lain.

Tapi realitanya solusi ini selalu tidak terealisasikan karena Israel terus memperluas atau melakukan ekspansi yang sangat masif, sampai melampaui batas wilayah yang telah ditetapkan oleh internasional, Pada awalnya luas wilayah Israel sebesar 55 persen, menjadi 77 persen atau 20.770 km luas dari tanah Palestina tersebut, dan warga asli etnis Arab sebagai penduduk asli hanya 22 persen atau 6.023 km, itupun mencakup Gaza dan West bank.

Dari situasi sini saja, two state solution atau pembentukan 2 entitas yang saling berdampingan yaitu negara Palestina dan Israel sangat mustahil terwujud, bahkan PM Israel yaitu Netanyahu menegaskan dalam salah satu pidatonya di markas PBB "Tidak akan pernah ada negara Palestina", yah jelas tujuan mereka memang menguasai seluruh tanah tersebut, sampai upaya ambisi tertinggi mereka yaitu Great Israel atau Israel Raya. Maka, solusi terbaik adalah persatuan umat muslim di bawah pemerintah Islam untuk merebut kembali tanah Palestina dan mengusir entitas zionis yahudi dari tanah tersebut.

Wallahualam bisshawab

MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,89,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,3,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,19,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,11,Jakarta Selatan,1,KAI,202,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,4,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,208,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,195,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,658,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,3,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,102,Polresta Padang,1,Polri,83,Pontianak,1,Puisi,20,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,2,Smartphone,3,Solok,3,Sulawesi Selatan,2,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,638,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,4,Telkom,1,Timezone,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,13,
ltr
item
Media Sumbar: Gaza Diblokade: Urgensi Tegaknya Perisai Umat Islam
Gaza Diblokade: Urgensi Tegaknya Perisai Umat Islam
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEijCo-D3-ncLN-POM5qHflrC2xp0DqtPM7vG2Z8BxJj_gDGcxJaZIzqWzXnWOG3QLd76ANRzq1jcbudzjgZZiFXIYmw3CcofYpwsz4iJKdEgFJVoY7sZmlyVpoa0tJr9_ZeYf70XkLspQY8WCY-tei3ub7oJWZI3PHy46rsYn4utYzAhgjNoYykQN4z00st
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEijCo-D3-ncLN-POM5qHflrC2xp0DqtPM7vG2Z8BxJj_gDGcxJaZIzqWzXnWOG3QLd76ANRzq1jcbudzjgZZiFXIYmw3CcofYpwsz4iJKdEgFJVoY7sZmlyVpoa0tJr9_ZeYf70XkLspQY8WCY-tei3ub7oJWZI3PHy46rsYn4utYzAhgjNoYykQN4z00st=s72-c
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/06/gaza-diblokade-urgensi-tegaknya-perisai.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/06/gaza-diblokade-urgensi-tegaknya-perisai.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content