Padang — Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan masjid yang lebih profesional dan berdaya guna, STAI YASTIS Padang bersama KDEKS Sumatera Barat, DMI Kota Padang, Masjid Al-Hakim, serta PT. Sentra Masjid Indonesia menggelar rapat kerja sama pada Senin, 18 Mei 2026.
Pertemuan tersebut membahas persiapan pelaksanaan pelatihan tata kelola dan manajemen masjid yang dirancang sebagai langkah strategis dalam memperkuat fungsi masjid di tengah masyarakat modern. Kegiatan ini dinilai penting dan mendesak mengingat peran masjid saat ini tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, kegiatan sosial, pembinaan umat, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam rapat tersebut, para peserta membahas berbagai konsep pelatihan yang akan diberikan kepada para pengurus masjid, mulai dari manajemen organisasi, pengelolaan administrasi, tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel, hingga peningkatan pelayanan kepada jamaah.
Selain itu, pelatihan juga diarahkan untuk mendorong pengurus masjid agar mampu menghadirkan suasana masjid yang lebih aktif, nyaman, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan tata kelola yang baik, masjid diharapkan dapat semakin makmur dan menjadi pusat kegiatan umat yang memberi manfaat luas bagi lingkungan sekitar.
Kerja sama lintas lembaga ini menjadi bentuk sinergi nyata dalam mendukung penguatan kelembagaan masjid di Sumatera Barat. Melalui kolaborasi antara unsur pendidikan, organisasi keagamaan, dan pihak profesional, program pelatihan tersebut diharapkan mampu melahirkan pengurus masjid yang memiliki kapasitas manajerial, integritas, serta semangat pelayanan yang lebih baik.
Para pihak yang terlibat juga berharap kegiatan ini dapat menjadi model pembinaan manajemen masjid yang berkelanjutan, sehingga keberadaan masjid tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan akhlak, pendidikan umat, dan penguatan sosial kemasyarakatan.
