Kekerasan Seksual Verbal: Tanda Bahaya Rusaknya Lingkungan Pendidikan

 



Oleh Yulia Ummu Haritsah

Pendidik Generasi dan Pegiat Literasi Islami


Kasus dugaan pelecehan seksual verbal di kampus ternama, seperti Fakultas Hukum UI, seharusnya menjadi tamparan keras, bukan sekadar bahan viral di media sosial. Peristiwa ini menunjukkan bahwa persoalan yang terjadi tidak bisa lagi dianggap sepele. Dunia pendidikan yang seharusnya menjadi tempat aman justru tercoreng oleh perilaku yang tidak pantas. Jika tidak disikapi serius, kasus serupa berpotensi terus berulang.

Ketika puluhan korban baru mendapatkan perhatian setelah bukti beredar luas, hal ini menunjukkan satu kenyataan: kita terlambat bertindak. Keterlambatan ini bahkan terkesan menjadi pola yang terus berulang dalam berbagai kasus serupa. Respons yang muncul sering kali baru bergerak setelah tekanan publik meningkat. Kondisi ini menunjukkan lemahnya sistem pencegahan sejak awal.

Lebih memprihatinkan, pelaku justru berasal dari lingkungan akademik itu sendiri. Tempat yang semestinya aman berubah menjadi ruang yang rawan bagi sebagian orang. Hal ini menandakan bahwa persoalan bukan lagi sekadar oknum, melainkan sudah mengarah pada pola yang berulang. Lingkungan yang seharusnya mendidik justru kehilangan fungsi perlindungannya.

Ada yang keliru dalam sistem sosial ketika ucapan bernuansa seksual dianggap sebagai candaan. Perempuan kerap dipandang sebagai objek, bukan individu yang harus dihormati. Batas-batas moral pun makin kabur seiring perubahan cara pandang masyarakat. Jika kondisi ini dibiarkan, maka kerusakan akan semakin meluas.

Kebebasan tanpa batas yang sering diagungkan saat ini justru membuka celah kerusakan. Seseorang merasa bebas berkata apa saja tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap orang lain. Padahal, ucapan bukan hal sepele dan memiliki konsekuensi besar. Kata-kata dapat melukai, merendahkan, bahkan menghancurkan harga diri seseorang.

Dalam Islam, lisan bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga amanah yang harus dijaga. Setiap ucapan tidak boleh mengandung maksiat, apalagi merendahkan sesama manusia. Kekerasan seksual verbal jelas bukan perkara ringan dalam pandangan ini. Perilaku tersebut harus dihentikan, bukan dinormalisasi dalam kehidupan sehari-hari.

Masalahnya, solusi yang setengah-setengah tidak akan cukup untuk menyelesaikan persoalan ini. Selama aturan hidup masih longgar dan tidak berpijak pada nilai yang tegas, kasus serupa akan terus muncul. Upaya yang ada sering kali hanya bersifat reaktif, bukan preventif. Akibatnya, akar masalah tidak benar-benar tersentuh.

Diperlukan sistem yang mampu mengatur pergaulan secara menyeluruh. Sistem tersebut juga harus menjaga kehormatan individu dan memberikan perlindungan yang nyata. Selain itu, sanksi tegas perlu diterapkan agar menimbulkan efek jera. Dengan langkah yang menyeluruh, diharapkan lingkungan pendidikan dapat kembali menjadi tempat yang aman dan bermartabat.

MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,89,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,3,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,19,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,11,Jakarta Selatan,1,KAI,208,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,4,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,211,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,196,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,668,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,4,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,103,Polresta Padang,1,Polri,83,Pontianak,1,Puisi,20,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,2,Smartphone,3,Solok,3,Sulawesi Selatan,2,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,640,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,4,Telkom,1,Timezone,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,13,
ltr
item
Media Sumbar: Kekerasan Seksual Verbal: Tanda Bahaya Rusaknya Lingkungan Pendidikan
Kekerasan Seksual Verbal: Tanda Bahaya Rusaknya Lingkungan Pendidikan
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEg6cdwdBACK0pB1N42SWpf7iH_epyZ5eXMrJjma1yc0FlmXF4mMi5C85jLcd4LIPco-BY4vET1lbfuyHpAi_max4o25hVQoBKJviOpiborK0XRCU7VVI0DiRU_Jw0iLdWId290Y7idJjLk7adh5_rW_hY-V2C1iZV0ozwVo5y-_CzEQ6ZrvM2sSFv_J3dGp
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEg6cdwdBACK0pB1N42SWpf7iH_epyZ5eXMrJjma1yc0FlmXF4mMi5C85jLcd4LIPco-BY4vET1lbfuyHpAi_max4o25hVQoBKJviOpiborK0XRCU7VVI0DiRU_Jw0iLdWId290Y7idJjLk7adh5_rW_hY-V2C1iZV0ozwVo5y-_CzEQ6ZrvM2sSFv_J3dGp=s72-c
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/05/kekerasan-seksual-verbal-tanda-bahaya.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/05/kekerasan-seksual-verbal-tanda-bahaya.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content