Demo ‘No Kings’ di Negeri Adidaya: Isyarat Kegagalan Demokrasi dan Urgensi Pemimpin Islam

 



Oleh Amelia ayu Permatasari S S.Psi

Aktivis Muslimah

 

Amerika Serikat selama ini dipromosikan sebagai benteng demokrasi dan simbol kepemimpinan dunia. Namun, ironi justru muncul dari dalam negeri itu sendiri. Ketika jutaan rakyat turun ke jalan meneriakkan “No Kings”, dunia menyaksikan sebuah paradoks: negara yang mengklaim sebagai penjaga demokrasi justru dilanda gelombang ketidakpercayaan terhadap pemimpinnya. Demonstrasi besar-besaran itu bukan sekadar protes politik biasa, melainkan sinyal bahwa sistem yang selama ini diagungkan mulai kehilangan legitimasi di mata rakyatnya sendiri.

Lebih jauh lagi, gejolak sosial tersebut terjadi di tengah kondisi ekonomi yang kian mengkhawatirkan. Utang nasional Amerika Serikat menembus angka fantastis, sementara kebijakan politik luar negerinya terus menyeret dunia pada konflik. Jika negeri adidaya yang selama ini memimpin tatanan global mulai goyah dari dalam, pertanyaannya bukan lagi apakah sistem itu bermasalah, melainkan sampai kapan dunia akan bertahan dengan sistem yang sama.

Pada Sabtu, 28 Maret 2026 waktu setempat, jutaan warga Amerika Serikat turun ke jalan dalam demonstrasi bertajuk “No Kings”. Gelombang aksi ini berlangsung di berbagai kota besar dan menjadi salah satu protes terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Aksi tersebut merefleksikan kemarahan publik terhadap arah kebijakan pemerintah yang dianggap semakin otoriter, jauh dari semangat demokrasi yang selama ini mereka banggakan.

Di saat yang sama, kondisi ekonomi Amerika juga menunjukkan tanda-tanda krisis serius. Pada Maret 2026, utang nasional Amerika Serikat resmi menembus US$39 triliun atau sekitar Rp661.440 triliun. Angka ini terus melonjak, terutama akibat pengeluaran militer yang membengkak karena konflik geopolitik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran. Dampaknya, beban utang per penduduk Amerika mencapai sekitar Rp1,93 miliar per orang. Realitas ini menempatkan Amerika Serikat di ambang tekanan fiskal yang semakin berat, bahkan memunculkan kekhawatiran tentang potensi kebangkrutan ekonomi di masa depan.

Salah satu faktor yang mempercepat situasi ini adalah ambisi politik global yang terus digelorakan oleh pemerintahan Donald Trump. Kebijakan militernya yang agresif untuk mempertahankan dominasi Amerika di panggung dunia membutuhkan biaya yang sangat besar. Penguatan militer, dukungan terhadap sekutu dalam konflik regional, hingga operasi geopolitik di berbagai kawasan telah membuat pengeluaran negara melonjak drastis. Akibatnya, utang negara semakin membengkak dan ekonomi Amerika dipaksa menanggung konsekuensi dari ambisi hegemonik tersebut.

Di sisi lain, dukungan Amerika terhadap Israel dalam konflik Palestina, serta upayanya membangun blok kekuatan bersama negara-negara Eropa dan sebagian negara Teluk untuk menghadapi Iran, semakin memperjelas wajah hegemoni kapitalisme global. Banyak pihak mulai melihat bahwa kebijakan luar negeri Amerika tidak semata-mata didorong oleh kepentingan perdamaian, melainkan oleh kepentingan geopolitik dan ekonomi yang ingin mempertahankan dominasi globalnya. Kondisi ini membuka mata dunia—termasuk warga Amerika sendiri—bahwa demokrasi yang mereka banggakan tidak selalu berjalan seiring dengan keadilan dan kemanusiaan.

Yang lebih memprihatinkan, sebagian penguasa di negeri-negeri Muslim justru memilih bersekutu dengan kekuatan besar tersebut. Alih-alih membela kepentingan umat dan melindungi negeri-negeri Muslim dari intervensi asing, mereka malah menjadi bagian dari konfigurasi politik yang memperkuat dominasi Amerika. Sikap ini tidak hanya memperpanjang penderitaan umat Islam di berbagai wilayah konflik, tetapi juga menunjukkan adanya pengkhianatan terhadap amanah kepemimpinan yang seharusnya melindungi rakyat dan menjaga kedaulatan negeri.

Karena itu, umat Islam perlu terus disadarkan bahwa hegemoni Amerika beserta sistem kapitalisme dan demokrasi yang dibawanya telah banyak menimbulkan kerusakan dalam tatanan global. Politik adu domba, konflik berkepanjangan, serta eksploitasi ekonomi terhadap negara-negara lemah merupakan bagian dari pola dominasi yang selama ini dijalankan. Tidak sedikit negeri Muslim yang akhirnya menjadi korban dari permainan geopolitik tersebut.

Dalam situasi seperti ini, upaya penyadaran politik umat menjadi sangat penting. Umat Islam perlu memahami kembali konsep politik Islam yang berlandaskan syariat, sekaligus menyadari bahwa Islam memiliki sistem pemerintahan yang berbeda dari sistem kapitalis maupun demokrasi. Edukasi tentang politik Islam, sistem pemerintahan Islam, dan konsep kepemimpinan dalam Islam harus terus diperkuat agar umat memiliki kesadaran yang utuh tentang alternatif peradaban yang ditawarkan Islam.

Pada akhirnya, kerusakan tatanan dunia yang lahir dari dominasi kapitalisme membutuhkan perubahan yang mendasar. Umat Islam tidak cukup hanya menjadi penonton dalam percaturan global, tetapi harus berperan aktif memperjuangkan sistem yang mampu menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh manusia. Karena itu, seruan untuk menegakkan kembali kepemimpinan Islam dalam institusi khilafah menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan tatanan dunia yang berlandaskan syariah—sebuah tatanan yang tidak dibangun atas kepentingan hegemonik, tetapi atas prinsip keadilan dan rahmat bagi seluruh alam.

 

MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,86,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,3,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,17,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,10,Jakarta Selatan,1,KAI,190,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,3,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,199,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,190,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,622,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,3,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,102,Polresta Padang,1,Polri,82,Pontianak,1,Puisi,20,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,2,Smartphone,2,Solok,3,Sulawesi Selatan,2,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,629,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,3,Telkom,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,13,
ltr
item
Media Sumbar: Demo ‘No Kings’ di Negeri Adidaya: Isyarat Kegagalan Demokrasi dan Urgensi Pemimpin Islam
Demo ‘No Kings’ di Negeri Adidaya: Isyarat Kegagalan Demokrasi dan Urgensi Pemimpin Islam
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgf29QP6o5DWjppq5ZBPYhAx6s_SRm1DOx0gwA3uwd1ubNQi50zA4S5JNywxezOCn3dvPJgqwW3_EVrEox3XzHBn6tWiYR5aU0yWxCcrj6scuQszf3sRkVZoYayWDNpjsELeQvrS7o90oZDrfVg_VEdGVjpRqtsoeFpui_VpC55Wh1R7CA-1bE_BU86zO_Q/s320/WhatsApp%20Image%202026-04-05%20at%2013.37.19.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgf29QP6o5DWjppq5ZBPYhAx6s_SRm1DOx0gwA3uwd1ubNQi50zA4S5JNywxezOCn3dvPJgqwW3_EVrEox3XzHBn6tWiYR5aU0yWxCcrj6scuQszf3sRkVZoYayWDNpjsELeQvrS7o90oZDrfVg_VEdGVjpRqtsoeFpui_VpC55Wh1R7CA-1bE_BU86zO_Q/s72-c/WhatsApp%20Image%202026-04-05%20at%2013.37.19.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/04/demo-no-kings-di-negeri-adidaya-isyarat.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/04/demo-no-kings-di-negeri-adidaya-isyarat.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content