Kapitalisme Biang Sosial Media Berbahaya untuk Generasi

 


Oleh Lafifah

Aktivis Muslimah


Bisnis.com, JAKARTA— Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid berharap implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP TUNAS) dapat berlaku penuh pada tahun depan.  Dia mengatakan saat ini regulasi sudah diterbitkan, namun pelaksanaannya masih menunggu kesiapan teknologi dari para platform digital. “Kami menunggu para platform untuk menyiapkan teknologinya. Mudah-mudahan di tahun depan ini sudah bisa betul-betul diterapkan,” kata Meutya usai acara Anugerah Jurnalistik Komdigi pada Rabu (19/11/2025).

Langkah pemerintah mengeluarkan "Peraturan pemerintah" mengenai perlindungan anak di ruang digital sangat perlu diapresiasi mengingat kejahatan yang bersumber dari ruang digital sudah sangat memperihatinkan.

Tercatat dari menkomdigi (Meutya Hafid) mengungkapan bahwa data terbaru dari United Nations Children's Fund ( UNICEF) menunjukan sebanyak 48 persen anak-anak di Indonesia pernah mengalami cyber bullying.  Begitu juga dengan paparan konten pornografi sebanyak 596.457 konten pornografi diruang digital sepanjang 20 Oktober 2024 hingga 6 Oktober 2025. Sejalan dengan data badan pusat statistik (BPS) yang menyatakan bahwa 89 persen anak usia 5 tahun ke atas di Indonesia sudah menggunakan internet dan mayoritas mengakses media sosial. Tingginya akses digital tanpa pengawasan orang tua membuat anak beresiko besar terpapar konten negatif, perundungan daring, hingga kecanduan konten dewasa, bahkan mental anak menjadi rapuh yang berujung pada bunuh diri.

Semua fakta yang terjadi perlu kita cermati apakah benar ruang digital/social media menjadi penyebab utama semua generasi muda saat ini melakukan hal-hal yang telah di sebutkan, bullying, terpapar porno grafi, mental rapuh dan lain-lain?

 

Ternyata semua bermuara pada sistem yang diterapkan negara saat ini (kapitalisme) yang memisahkan agama dari kehidupan, itulah akidah kapitalisme, standar kebahagiannya sebanyak-banyaknya materi, Ajaz dalam kehidupannya kemanfaatan, dan yang diagung-agungkankan dalam sistem kapitalisme adalah kebebasan individu, dari mulai kebebasan ber akidah, kebebasan berprilaku, kebebasan berpendapat, serta kebebasan kepemilikan.

Dari Ajaz kehidupan kapitalisme yang mengedepankan manfaat, dan kebebasan  yang diagungkan, melahirkan para pelaku industri hanya mengedepankan keuntungan bagi para  pemodal tanpa melihat kerusakan generasi dari sebab industri digital yang bebas tanpa batas.

Serta kebebasan berakidah menjadikan  generasi saat ini tidak memiliki pondasi keimanan untuk benteng dirinya, karena beragama atau ber akidah bukan lagi menjadi pondasi dalam kehidupnya, dan itu dibiarkan oleh negara yang menganut sistem kapitalisme,  juga menjadi penyebab prilaku generasi saat ini sulit diatur mereka beranggapan selama memiliki kemanfaatan dari sisi materi, menjadi hak kebebasannya yang  dilindungi negara, mereka bersocial media meski merusak dirinya bahkan bisa juga merusak orang lain, terutama dari sisi kerusakan mental. Mereka tetap akan melakukan.

Kitapun tidak memungkiri perkembangan teknologi menjadi bagian yang di butuhkan oleh generasi, maka negara wajib mengontrol dan memberlakukan dengan tegas, produk social media apa saja yang boleh di gunakan dan yang tidak boleh di gunakan, serta memberikan aturan tegas untuk tidak memakai platform yang berbahaya bagi generasi.

Negara juga harus membangun benteng keimanan yang kokoh pada generasi melalui sistem pendidikan hingga mereka mampu bersikap, mana yang dibolehkan dan mana yang tidak dibolehkan oleh agama dan negara, tentu dengan penerapan aturan yang lahir dari pencipta manusia itu sendiri Allah Swt, dengan syari'atNya yang dibawa Rasulullah Muhammad saw.

 

Maka butuh peran seluruh generasi untuk bersama-sama memperjuangkan dan berupaya menerapkan aturan Islam secara Kaffah, agar generasi kembali kepada fitrahnya taat pada aturan Allah Swt, yang menjadi penyebab adanya keberkahan untuk negeri.

Allah Swt berfirman: " jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah kami akan limpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya" (QS: Al-a'raf ayat 96). Wallahualam bissawab

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,79,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,2,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,3,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,9,Jakarta Selatan,1,KAI,156,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,1,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,196,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,181,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,549,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,3,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,100,Polresta Padang,1,Polri,79,Pontianak,1,Puisi,19,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,1,Smartphone,2,Solok,1,Sulawesi Selatan,2,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,571,Tanah Datar,2,Tanggerang,1,Teknologi,3,Telkom,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,10,
ltr
item
Media Sumbar: Kapitalisme Biang Sosial Media Berbahaya untuk Generasi
Kapitalisme Biang Sosial Media Berbahaya untuk Generasi
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsM5ZcwuEy75Qpb44wDjfj__-Tp7oZA3n7NBmSErlB1X-OdFu7S6JUyF_8DdS4zVnGJpBiUoRu4lGW3L7QKNBjgQipivoWie068dRptvf3K_jRYABwR8aDab7EHHKzikuh49ZvPoBBi9dCjRWuJ7gmEWn7mUipTBytrgPBU7DJcNANcpe2oiBDmTcFAu6M/w236-h236/MBA%20LAFIFAH.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsM5ZcwuEy75Qpb44wDjfj__-Tp7oZA3n7NBmSErlB1X-OdFu7S6JUyF_8DdS4zVnGJpBiUoRu4lGW3L7QKNBjgQipivoWie068dRptvf3K_jRYABwR8aDab7EHHKzikuh49ZvPoBBi9dCjRWuJ7gmEWn7mUipTBytrgPBU7DJcNANcpe2oiBDmTcFAu6M/s72-w236-c-h236/MBA%20LAFIFAH.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2025/12/kapitalisme-biang-sosial-media.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2025/12/kapitalisme-biang-sosial-media.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content