Melemahnya Rupiah Bukti Gagalnya Kapitalisme

 


Oleh Euis Somantri

Aktivis Muslimah


Ambruknya nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada pekan ini menjadi rekor terlemah sepanjang sejarah. Tepat pada Kamis (21/05), kurs dolar mencapai Rp17.691. Di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap prediksi para pakar yang menyebutkan bahwa harga kebutuhan pokok akan terdampak dan mengalami kenaikan, Presiden RI Prabowo Subianto justru menanggapi persoalan ini dengan santai.

Sebagaimana diberitakan oleh Kompas.com, dalam pidato peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur, Prabowo menilai masyarakat desa tidak terdampak langsung oleh melemahnya rupiah karena rakyat desa tidak menggunakan dolar. Pernyataan “rakyat di desa tidak memakai dolar” yang dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden tersebut sontak memicu keresahan di tengah masyarakat. Rakyat merasa semakin terhimpit, sementara kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi terus meningkat.

Melemahnya rupiah terhadap dolar tidak dapat dianggap sebagai persoalan sepele karena berdampak pada berbagai sektor kehidupan. Pandangan pemerintah yang menilai kondisi masyarakat masih aman dinilai tidak sesuai dengan realitas di lapangan. Ketidakpekaan pemerintah terhadap kondisi rakyat membuat masyarakat harus berjuang sendiri menanggung beban hidup. Ketika harga kebutuhan pokok melambung tinggi, angka pengangguran pun meningkat akibat gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di berbagai daerah. Hal ini menjadi bukti bahwa pemerintah gagal memberikan solusi dalam menyelesaikan persoalan umat.

Konflik politik internasional, khususnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, turut memengaruhi aktivitas pasar global sehingga menjadi salah satu pemicu melemahnya nilai rupiah terhadap dolar.

Memburuknya kondisi ekonomi dunia saat ini merupakan akibat dari gagalnya penerapan sistem ekonomi kapitalis. Para pemilik modal, dengan sifat egoistisnya, terus mengeruk sumber daya alam dan mengeksploitasi sumber daya manusia demi memenuhi kepentingan pribadi maupun kelompoknya. Peran negara dalam sistem saat ini jelas berbeda dengan prinsip politik Islam yang menekankan sifat amanah dan pengelolaan urusan umat sesuai syariat.

Sistem ekonomi Islam diyakini mampu menjamin kesejahteraan masyarakat karena Daulah Khilafah akan menerapkan sistem mata uang yang stabil, yakni berbasis emas dan perak, serta menjaga stabilitas harga sesuai mekanisme yang ditetapkan syariat. Dalam pandangan Islam, sumber daya alam merupakan milik umat yang harus dikelola negara demi kemakmuran rakyat. Sebab, kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat pada hakikatnya merupakan tanggung jawab pemimpin atau khalifah.

MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,89,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,3,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,19,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,11,Jakarta Selatan,1,KAI,208,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,4,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,211,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,196,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,668,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,4,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,103,Polresta Padang,1,Polri,83,Pontianak,1,Puisi,20,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,2,Smartphone,3,Solok,3,Sulawesi Selatan,2,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,640,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,4,Telkom,1,Timezone,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,13,
ltr
item
Media Sumbar: Melemahnya Rupiah Bukti Gagalnya Kapitalisme
Melemahnya Rupiah Bukti Gagalnya Kapitalisme
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzwZ1tJNQxDnVad-BHsGutknN4yZ7Who0cHZHDW96_2BFxsJz_syhwoCc_4n6f2-s2QzJWM8JcJluZdYB9Pd28ciYDiIGxTFWM2qIrOboneJDigrbO4dVHJYVOggIg_oxOZK_LVEZ_RcqdubiBxiM249IjAy6KcIYiYfAdoxCp1L5A_m6rGf7SqkjIWCLn/s320/WhatsApp%20Image%202026-05-23%20at%2013.43.47.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzwZ1tJNQxDnVad-BHsGutknN4yZ7Who0cHZHDW96_2BFxsJz_syhwoCc_4n6f2-s2QzJWM8JcJluZdYB9Pd28ciYDiIGxTFWM2qIrOboneJDigrbO4dVHJYVOggIg_oxOZK_LVEZ_RcqdubiBxiM249IjAy6KcIYiYfAdoxCp1L5A_m6rGf7SqkjIWCLn/s72-c/WhatsApp%20Image%202026-05-23%20at%2013.43.47.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/05/melemahnya-rupiah-bukti-gagalnya.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/05/melemahnya-rupiah-bukti-gagalnya.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content