Rapuhnya Peradaban Ketika Peran Ibu Dipinggirkan

Oleh : Nurlina
 ( Praktisi pendidikan )

Ibu adalah madrasah pertama bagi anak- anaknya. Dari rahimnyalah awal peradaban bermula, ibu yang membentuk arah berpikir dan bersikap sebuah generasi.

Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke - 97 , DP3A. Kaltim menggelar ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan ( TMP )Kusuma Bangsa Samarinda, Kamis( 11/12/2025).

Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa sekaligus momentum memperkuat semangat pengabdian perempuan Kaltim

Setelah itu, rombongan juga akan menuju Lapas Perempuan di Tenggarong. Di tegaskan tujuan tersebut memiliki makna penting, karena ada perempuan yang butuh hak dan perhatian. Untuk mendapatkan dukungan moral serta kesempatan mengembangkan diri.

Lantas bagaimana sebenarnya kita memosisikan kaum perempuan sebagai ibu dari pelopor perubahan ?

Kapitalisme Melalaikan Peran Ibu 

Dalam kondisi kehidupan hari ini, peran ibu sebagai pencetak generasi terabaikan. Saat ini kaum ibu lebih di aruskan kepada bagian dari mekanisme ekonomi. Perempuan hari ini terjerat dalam sistem kapitalisme,sebuah sistem kehidupan yang berasaskan kebebasan ( liberalisme). Asas liberalisme inlah yang menjadi ruh sistem kapitalisme. 

Termasuk seorang perempuan di posisikan sebagai individu bebas yang dilindungi oleh asas kebebasan tersebut. Diantaranya adalah kebebasan bekerja, berkarier dan peran sosialnya tanpa mempertimbangkan lagi fitrahnya sebagai seorang perempuan sesuai yang Allah telah tetapkan.

Dan seorang perempuan oleh sistem justru di tuntut berdaya sebagai penopang ekonomi.

Dampaknya perempuan lupa fitrahnya bahkan diantaranya melakukan kriminal.

Himpitan ekonomi yang lahir dari sistem kapitalisme mendorong sebagian ibu untuk terjerumus. Ibu yang seharusnya mempersembahkan generasi peradaban malah merusaknya. Sistem kapitalisme memandang kaum perempuan berdasarkan nilai produktivitas materi.

 Dampak yang ditimbulkan membuat fungsi keibuan yang seharusnya di sandang oleh perempuan sebagai pencetak generasi justru terlalaikan.

Kaum ibu dituntut tetap mampu menjalankan perannya sebagai pendididk dan pengasuh buat anaknya. Tapi disisi lain dibebankan tekanan ekonomi ,yang membuatnya harus terjun kedunia kerja tanpa ada perlindungan yang memadai. Kondisi tersebut bukan persoalan yang menjadi pilihan masing - masing indvidu. Melainkan bagian dari pada sistem kapitalisme yang gagal mensejahterakan keluarga dan memuliakan kaum perempuan khususnya kaum ibu. 

Penghormatan dan dukungan kepada ibu bukan dengan mendoronya untuk menjadi serba produktif. Melainkan dengan memastikan kaum ibu mampu menjalankan peran fitrahnya sebagai pendidik generasi. Mampu melahirkan dan membangun sebuah peradaban di masa yang akan datang.

 Melalaikan ibu berarti menghancurkan peradaban itu sendiri. Karena sejatinya penghormatan yang sesungguhnya adalah memberi ruang bagi kaum ibu untuk menjalankan peran fitrahnya . Disaat kita memuliakan perempuan generasi akan tumbuh kuat dan peradaban akan memiliki arah yang jelas.

Islam Memuliakan Ibu 

Krisis generasi saat ini sungguh luar biasa, mulai dari kerusakan akhlak dan adab hingga jauhnya dari aturan islam. Islam sejatinya Allah turunkan untuk mengatur semua permasalahan hidup manusia, justru di jauhkan dari kehidupan. Islam tidak hanya mengatur masalah ibadan ritual semata, tapi seluruh sendi kehidulan manusia islam punya solusinya. Tapi kembali lagi apa kita mau mengambilnya atau justru mencampakkannya.

Allah berfirman " Barang siapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka itulah orang - orang kafir" ( Qs Al maidah : 44 )

Dalam pandangan islam, ibu bukan hanya sebagai pendidik yang hanya mengurus urusan rumah tangga. Namun sejatinya ibu sebenarnya pendidik strategis yang mampu membentuk arah generasi dan peradaban. 

Dalam Islam peran ibu di jaga fitrahnya,ditempatkan sesuai kodrat penciptaannya.

Dalam islam, seorang ibu punya peran strategi yaitu ,

Pertama sebagai arsitek generasi, seorang ibu sebagai pabrik pemimpin masa depan dan pembentuk karakter.

Kedua sebagai pendidik atau madrasah pertama sebagai fondasi pendidikan.

Ketiga sebagai ibu peradaban dan juga sebagai penjaga rumah tangga ( Ummun wa Robbatu al - Bait).

Negara islam sangat memperhatikan terutama kepada kaum perempuan khususnya kaum ibu. Ibu sebagai ibu generasi dan peradaban disejahterakan oleh negara, Lapangan pekerjaan akan dibuka seluas-luasnya oleh negara sehingga para suami bisa mencari nafkah dengan mudah untuk keluarga. 

Alhasil, ibu tidak harus bekerja membantu suami untuk mencukupi kebutuhan hidup. Ibu akan fokus mendidik dan melaksanakan perannya sesuai dengan ketentuan hukum syara.

Dalam sejarah bisa kita lihat bagaimana ibunda dari sultan Al - Fatih yang mengajarkan

geografis dan menanamkan keyakinan penaklukkan konstantinopel sejak kecil dan menjadi kenyataan. Juga bagaimana ibunda Imam Syafi'i membesarkannya dalam keterbatasan ekonomi. Tapi dengan visi keilmuan dan ketakwaan yang tinggi sehingga mampu mencetak seorang mujtahid islam.

Begitulah ketika aturan Islam diterapkan secara keseluruhan, maka semua akan berjalan sesuai dengan tugas masing - masing.

 Generasi hebat dan kuat tidak lahir dari sistem yang rusak, tetapi lahir dari fondasi yang kokoh sejak dalam keluarga dengan ibu sebagai arsitek generasi. Berbicara masa depan generasi berarti berbicara bagaimana negara dan masyarakat memuliakan kaum ibu secara keseluruhan. 

Wallahu a'lam bisowab

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,70,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,1,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,1,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,2,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,2,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,7,Jakarta Selatan,1,KAI,125,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,1,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,187,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,158,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,450,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,2,Pariaman,5,Pasaman,1,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,72,Polresta Padang,1,Polri,73,Pontianak,1,Puisi,18,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,2,Semarang,1,Sijunjung,1,Smartphone,2,Solok,1,Sulawesi Selatan,1,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,506,Tanah Datar,2,Tanggerang,1,Teknologi,3,Telkom,1,Tips,6,TNI,104,UNAND,20,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,10,
ltr
item
Media Sumbar: Rapuhnya Peradaban Ketika Peran Ibu Dipinggirkan
Rapuhnya Peradaban Ketika Peran Ibu Dipinggirkan
Oleh : Nurlina ( Praktisi pendidikan )
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDBpcGr-SPPRsvElFLFnCoEWmpuuCmpplUagavo_wK5v_UwPnR0VlUOgJgqS5J-n5eMpsn6CQzPMRSVaKkzDaxVyAgJ3idMjaHl5BNKEyGLKycswUdWcx8KJwtT_Nvizx3lxV0zN_sDEWRdQ7SSIgF8O1g19zv2eDHErbnqZAyUS3sOCyn_pVqvZKsIG0X/s320/1000625992.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDBpcGr-SPPRsvElFLFnCoEWmpuuCmpplUagavo_wK5v_UwPnR0VlUOgJgqS5J-n5eMpsn6CQzPMRSVaKkzDaxVyAgJ3idMjaHl5BNKEyGLKycswUdWcx8KJwtT_Nvizx3lxV0zN_sDEWRdQ7SSIgF8O1g19zv2eDHErbnqZAyUS3sOCyn_pVqvZKsIG0X/s72-c/1000625992.jpg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/01/rapuhnya-peradaban-ketika-peran-ibu.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/01/rapuhnya-peradaban-ketika-peran-ibu.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content