![]() |
| Pemko Padang Bangun 209 Huntap di Balai Gadang, Aman dari Banjir dan Tsunami |
Padang – mediasumbar.net -- Pemerintah Kota Padang akan membangun 209 unit rumah hunian tetap (huntap) bagi korban banjir bandang yang terjadi pada akhir November lalu.
Huntap tersebut dibangun di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, pada lokasi yang dinyatakan aman dari ancaman banjir, gempa, dan tsunami.
Asisten II Setdako Padang, Didi Aryadi, menyampaikan bahwa pembangunan huntap merupakan upaya pemerintah dalam memberikan tempat tinggal permanen bagi warga terdampak bencana yang hingga kini masih berada di hunian sementara dan rusunawa.
“Pembangunan huntap ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada korban banjir bandang. Kami ingin memastikan mereka tinggal di lokasi yang aman dan layak,” ujar Didi Aryadi saat meninjau lokasi, Jumat (23/1/2026).
Huntap dibangun di atas lahan milik Pemerintah Kota Padang seluas 2,9 hektare yang berada di kawasan Bumi Perkemahan Pramuka, Balai Gadang. Lokasi tersebut telah diverifikasi oleh Badan Geologi Nasional dan dinyatakan layak untuk pembangunan permukiman.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (DPUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, mengatakan sebanyak 209 unit rumah akan dibangun dengan tipe 36 di atas lahan seluas 78 meter persegi per unit.
“Konsep bangunan dua rumah menjadi satu, dengan jarak antar rumah satu meter,” jelasnya.
Pembangunan huntap direncanakan dimulai pada Senin (26/1/2026) dan dilaksanakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi.
Huntap dibangun dengan standar rumah sederhana, menggunakan dinding bata merah, atap seng, serta rangka baja ringan.
Pekerja Sosial Yayasan Buddha Tzu Chi, Kahar, menambahkan bahwa setiap unit huntap dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, serta fasilitas listrik dan air bersih.
Pemerintah berharap pembangunan huntap ini dapat menjadi solusi jangka panjang bagi korban banjir bandang agar dapat kembali hidup aman dan nyaman. (**)
