Laporan: Asfar Tanjung
Padang – Pada saat musibah banjir melanda Sumatera Barat, peran serta kepedulian Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sangat dirasakan masyarakat. Sejak terjadinya musibah hingga pasca musibah yang telah berlangsung lebih dari sebulan, Polri telah memberikan berbagai bantuan berupa tenaga fisik, makanan, pakaian, kebutuhan harian, peralatan penyedia makanan, serta sarana prasarana lainnya.
Pada Minggu (28/12/2025), Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., secara langsung mengunjungi daerah terdampak banjir di Sumbar, salah satunya adalah lokasi banjir di Kabupaten Padang Pariaman.
Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Dr. Gatot Tri Suryanta menjelaskan kepada media bahwa dalam kunjungan tersebut, Polri telah memberikan bantuan untuk korban musibah banjir Sumbar. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan tokoh masyarakat, sekolah, serta pengurus masjid.
Selain itu, juga diserahkan secara simbolis bantuan berupa sembako, alat berat, dump truck, sumur bor, tandon air, peralatan survey, pakaian, perlengkapan sekolah, serta pelayanan lainnya dari Polri untuk masyarakat.
Jenis Bantuan yang Diserahkan
- Beras: 25 ton
- Gula: 500 kg
- Minyak: 600 liter
- Biskuit: 700 pack
- Selimut: 400 helai
- Sarden: 500 kaleng
- Teh: 100 kotak
- Pembalut: 300 pack
- Pampers: 100 pack
- Sarung: 100 helai
- Handuk: 200 helai
- Mie instan: 150 dus
- Air mineral: 100 dus
- Ember: 94 buah
- Gayung: 94 buah
- Baskom/panci besar: 100 buah
- Tas dan alat tulis: 100 set
- Seragam SD: 100 set
- Seragam SMP: 100 set
- Goodybag anak: 100 paket
- Goodybag trauma healing: 100 paket
- Tandon air: 20 unit
- Alat berat: 11 unit
- Cangkul: 200 buah
- Sekop: 100 buah
- Gerobak dorong: 100 buah
- Dump truck: 10 unit
- Tangki air: 7 unit
- Ambulance dokkes (berisi tenaga medis): 5 unit
Kendaraan Pengangkut Bantuan
Bantuan tersebut diangkut langsung ke lokasi terdampak menggunakan rangkaian kendaraan, antara lain:
- Sepeda motor: 100 unit
- Mobil bok: 5 unit
- Truk dalmas: 1 unit
- Mobil toren: 3 unit
- Mobil randurlap: 1 unit
- Mobil ambulance: 5 unit
- Mobil L300: 4 unit
- Mobil PLN: 5 unit
- Dump truck: 9 unit
- Mobil tangki air: 6 unit
- Mobil trado alat berat: 3 unit
Dalam kunjungan tersebut, juga dilakukan kegiatan trauma healing, memasak rendang, dan makan bersama warga terdampak banjir serta tanah longsor di Posko Trauma Healing Mushola Al-Fathah, Kabupaten Padang Pariaman. Selain itu, Wakapolri yang didampingi Kapolda Sumbar melakukan peresmian bantuan sumur bor dan penampungan air di Huntara Posko Jerong Balai Jamaik, Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman. Acara tersebut ditandai dengan penekanan tombol, diikuti dengan peninjauan toren air, air bersih, sumur bor, serta pembangunan Huntara.
Kapolda Sumbar menjelaskan bahwa masyarakat terdampak musibah banjir dan longsor yang terjadi lebih dari sebulan lalu masih mengharapkan bantuan, baik berupa tenaga pembersihan lahan dan pemukiman, bantuan pangan dan kebutuhan harian, serta perbaikan sarana prasarana dan infrastruktur seperti rumah, jalan, jembatan, dan fasilitas lainnya yang rusak.
Untuk itu, pihak Polri bersama berbagai pihak dan masyarakat setempat terus berusaha memberikan bantuan serta melakukan aksi bersama untuk meringankan beban penderitaan pasca musibah yang telah menelan banyak korban jiwa dan harta benda.
"Anggota Polri yang bertugas di lapangan membantu masyarakat pasca banjir tidak mengenal hari libur dan jam kerja. Mereka bekerja siang dan malam dengan ikhlas tanpa pamrih, didorong oleh semangat kerja sama untuk membantu masyarakat," ujar Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Dr. Gatot Tri Suryanta.
