Kapitalisme Berhasil Menghantarkan Juara Satu Kecanduan Gadget




Oleh Komanah 

Aktivis Muslimah


Indonesia mencetak rekor dunia. Bukan terkait prestasi olahraga ataupun ekonomi, tapi penggunaan ponsel untuk mengakses internet. Laporan Digital 2025 Global Overview mencatat sebanyak 98,7% penduduk Indonesia berusia 16 tahun keatas menggunakan ponsel untuk online. Melampaui Filipina dan Afrika Selatan.

Masyarakat Indonesia juga tinggi, mencapai 7 jm 22 menit. Meski lebih lama dari rata-rata global yakni 6 jm 38 menit, durasi ini masih dibawah  Afrika Selatan. Donasi ponsel sebagai perangkat utama internet di Indonesia juga tercermin dari data lainnya. Soal durasi orang Indonesia menghabiskan rata-rata 4 jam 38 menit perhari. Dari sisi demograf, perempuan usia 16-24 tahun tercatat sebagai pengguna ponsel paling aktif. Data ini pun menegaskan bahwa masyarakat Indonesia semakin tak bisa lepas dari internet, terutama lewat ponsel. Kebiasaan ini diprediksi akan terus meningkat seiring makin cepatnya adopsi teknologi digital di Tanah Air.

Predikat Indonesia juara kecanduan gadget tentunya suatu hal yang memprihatinkan. Karena itu, gadget diibaratkan pisau yang dapat memberi manfaat sekaligus kemudaratan, apalagi digunakan secara tidak semestinya. Banyak generasi muda Indonesia yang mengalami gangguan kesehatan mental, yang diakibatkan screen Tien yang berlebihan atau terlalu lama bahkan kecanduan gedget akut. Hal ini terjadi pada segala usia,dari usia dini hingga tua yang tidak bisa dibendung. Padahal sudah terbukti apabila menggunakan ponsel terlalu lama akan mengakibatkan kesehatan terganggu mulai dari penglihatan hingga akal dan pikirannya akan merusak mental para pemuda. Media digital dalam sistem kapitalis menjadi alat yang merusak generasi secara mental. Sistem kapitalis demi keuntungan perusahaan digital, masalah mental generasi diabaikan ini membuktikan bahwa negara abai akan kesehatan mental generasi mudanya, tidaada ketegasan terhadap perusahaan digital dan tidak ada komitmen untuk melindungi generasi muda, calon pemimpin bagi bangsanya yang diperhitungkan hanya keuntungan bagi mereka yang berkepentingan tidak memikirkan bagaimana agar para pemuda bangsa ini maju dan berkembang.

Sistem kapitalis biang  perusak para pemuda, disegala lini entah itu mental akhlak dan perilaku sudah tidak dipikirkan negara sangat abai dalam mengurus masyarakat umumnya. Disamping itu, dampak yang sangat menghawatirkan adalah berkembangnya pemikiran-pemikiran sekuler liberal yang datang dari ide-ide barat yang menyuguhkan konten yang banyak diminati oleh generasi muda. Mereka akan mudah terpengaruh sehingga dapat mempengaruhi pola pikirnya. Perubahan pola pikir akidahpun bisa saja terjadi karena, terlalu sering berinteraksi dengan media sosial.

Beda dengan sistem Islam, Daulah Islam memiliki visi, misi mewujudkan generasi terbaik sekaligus pemimpin peradaban sehingga komitmen kuat terhadap kualitas generasi muda sangatlah penting dan  benar-benar diutamakan oleh negara. Pemerintahan dalam Islam, melakukan langkah-langkah untuk membentengi generasi dari pengaruh media digital, yaitu dengan menerapkan sistem pendidikan islam. Mengoptimalkan peran orang tua sebagai madrasah ula, dan sinergi masyarakat. Menjadikan amar makruf nahi mungkar sebagai kewajiban agar peran negara dan masyarakat berkesinambungan, untuk menjaga para generasinya agar tidak tersusupi dengan media digital tersebut. Negara mengutamakan pendidikan berbasis Sariat Islam, bagaimana agar para pemuda akidahnya kuat dan berakhlak Islamiyah. Oleh karena itu perilaku dalam syariat islam itu sangat diutamakan.

Negara juga melakukan langkah-langkah kusus yaitu dengan cara,  mengawasi konten media hanya boleh yang sesuai dengan syariat Islam dan dengan konten yang mendidik, akhlak dan perilaku yang islami menjauhkan dari hal yang dilarang oleh syariat. Dan negara memberi sanksi bagi memposting tayangan yang tidak islami, yang akan merusak mental generasi muda. Tidak semua medsos boleh ada dalam Daulah. Membatasi usia generasi yang boleh mengakses medsos. Mengatur penggunaan agar tidak berdampak buruk pada generasi. Sistem Islam, sangat menjaga untuk keberhasilan generasi muda untuk masa depan bangsanya.

Dalam Islam, gadget adalah sesuatu yang dihasilkan dari pemikiran manusia dan merupakan produk madaniah. Sebagaimana pun hebatnya hasil karya yang dihasilkan oleh manusia, tentunya lebih banyak kemodhorotannya apalagi dihasilkan oleh pemikiran orang kafir barat yang mempunyai misi untuk menghancurkan pola pikir dan pola sikap orang muslim, terutama generasi penerus bangsa. Oleh sebab itu, selama sistem kapitalis sekulerisme masih diadopsi oleh negeri yang mayoritas muslim ini, maka akan sulit terwujud membentuk generasi yang berakhlak mulia sesuai dengan harapan. Karena realitanya, sekularisme kapitalisme tidak mampu melakukannya. Sudah saatnya kita kembali kesyariat Islam yang jelas-jelas bersumber dari Allah SWT. Aturannya sudah mutlak dan tidak bisa diganggu gugat, yang akan membawa keberkahan dunia dan akhirat kelak. 

Wallahualam bissawab

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,76,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,2,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,9,Jakarta Selatan,1,KAI,149,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,1,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,195,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,178,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,529,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,3,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,97,Polresta Padang,1,Polri,79,Pontianak,1,Puisi,19,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,1,Smartphone,2,Solok,1,Sulawesi Selatan,2,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,561,Tanah Datar,2,Tanggerang,1,Teknologi,3,Telkom,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,10,
ltr
item
Media Sumbar: Kapitalisme Berhasil Menghantarkan Juara Satu Kecanduan Gadget
Kapitalisme Berhasil Menghantarkan Juara Satu Kecanduan Gadget
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGXb-syagBxId32j0MK3yFfLk1VpIQTCOo9n7RhfcFlgCoueV-0UWNt9KC-11icsY_aYR5ntLacjemZazeEckUfWcXgCosVS29gjeXLs-xQt2R9chdXGAldpZFdCjLNir2e_DXxEuNKXc9uowk10a2laRSc8WttNb5tRTFczhJcXB7kzLU0HngZNN0qWpj/s320/WhatsApp%20Image%202025-12-15%20at%2007.43.02.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGXb-syagBxId32j0MK3yFfLk1VpIQTCOo9n7RhfcFlgCoueV-0UWNt9KC-11icsY_aYR5ntLacjemZazeEckUfWcXgCosVS29gjeXLs-xQt2R9chdXGAldpZFdCjLNir2e_DXxEuNKXc9uowk10a2laRSc8WttNb5tRTFczhJcXB7kzLU0HngZNN0qWpj/s72-c/WhatsApp%20Image%202025-12-15%20at%2007.43.02.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2025/12/kapitalisme-berhasil-menghantarkan.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2025/12/kapitalisme-berhasil-menghantarkan.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content