Padang, Sumatera Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat mengumumkan transformasi Stasiun Pauh Lima dari fasilitas pendukung industri menjadi simpul layanan transportasi publik. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menyediakan layanan kereta api yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.
Stasiun Pauh Lima, yang dibangun pada tahun 1979, sebelumnya berfungsi sebagai titik strategis dalam jalur industri Indarung–Bukit Putus. Stasiun ini digunakan untuk mengatur perjalanan kereta barang yang mengangkut material dari Pabrik Semen Padang ke Pelabuhan Teluk Bayur. Namun, dengan meningkatnya kebutuhan akan transportasi publik, KAI memutuskan untuk mengubah fungsi stasiun ini.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyatakan bahwa kehadiran Stasiun Pauh Lima sebagai stasiun penumpang adalah wujud komitmen KAI untuk menyediakan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. "Transformasi ini tidak hanya membuka akses transportasi baru, tetapi juga menghadirkan pilihan perjalanan yang lebih aman, efektif, dan terjangkau, khususnya bagi mahasiswa dan pekerja di kawasan Pauh dan sekitarnya," ujarnya.
Stasiun Pauh Lima mulai melayani penumpang pada 1 Maret 2023 dengan rute Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima - Naras. Saat ini, terdapat 10 perjalanan kereta yang berhenti setiap hari di stasiun ini, dengan tarif mulai dari Rp5.000. Ini memberikan alternatif transportasi yang efisien dan terjangkau bagi masyarakat untuk bepergian ke pusat Kota Padang.
Reza Shahab menambahkan, "Kami berharap kehadiran kembali Stasiun Pauh Lima dapat menjadi katalis bagi peningkatan kualitas hidup warga. Ini adalah bukti bahwa infrastruktur yang pernah tidur panjang pun dapat kembali memberi manfaat besar bagi publik bila dihadirkan dengan tepat."
Dengan perubahan ini, Stasiun Pauh Lima kini menjadi bagian penting dari jaringan transportasi publik di Sumatera Barat, mendukung mobilitas modern dan mendekatkan layanan perkeretaapian kepada masyarakat. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan memastikan Stasiun Pauh Lima menjadi simpul perjalanan yang andal dan berkelanjutan.
