Tunjangan Fantastis DPR: Cermin Rusaknya Kepemimpinan Sistem Kapitalis

 

Oleh: Sarlin, Amd. Kep
(Pegiat Literasi)

Baru saja rakyat memperingati Hari Kemerdekaan ke-80 RI, para anggota DPR RI justru mendapat “kado istimewa” berupa kenaikan tunjangan. Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, mengungkapkan bahwa para wakil rakyat kini memperoleh tunjangan rumah sebesar Rp50 juta per bulan. Tambahan ini diberikan sebagai pengganti rumah dinas DPR RI yang sudah tidak ada.


Selain itu, total gaji dan tunjangan seorang anggota DPR bisa mendekati Rp70 juta per bulan, ditambah berbagai fasilitas lain. Artinya, penghasilan mereka dapat menembus lebih dari Rp100 juta setiap bulan. Angka fantastis ini kontras dengan kondisi rakyat yang tengah menghadapi gelombang PHK, kenaikan harga kebutuhan pokok, hingga beban pajak yang semakin mencekik.


Gaji Fantastis, Kinerja Minimalis

Fenomena ini melukai hati rakyat. Betapa tidak, gaji besar dan fasilitas mewah justru tidak berbanding lurus dengan kinerja anggota DPR. Banyak kebijakan yang mereka hasilkan tidak berpihak kepada rakyat. Alih-alih memperjuangkan kepentingan masyarakat, DPR lebih sering menjadi alat kepentingan partai, penguasa, bahkan oligarki.


Padahal, sumber gaji dan tunjangan mereka berasal dari pajak rakyat. Maka wajar jika rakyat melontarkan kritik tajam, sindiran pedas, bahkan menunjukkan kemarahan melalui aksi-aksi penolakan. Faktanya, rasa ketidakpuasan terhadap kinerja DPR semakin hari semakin menguat.


Wajah Asli Demokrasi Kapitalisme

Fenomena ini sejatinya bukan sekadar masalah personal anggota DPR, melainkan buah busuk dari sistem demokrasi kapitalisme itu sendiri. Sistem ini melahirkan kesenjangan sosial yang dianggap lumrah. Wakil rakyat hanya tampil merakyat saat kampanye, namun segera melupakan janji setelah duduk di kursi empuk kekuasaan.


Sistem sekuler kapitalis membuat para pejabat terbuai dengan fasilitas, jabatan, dan kenikmatan dunia. Gaji besar pun tak cukup untuk mencegah pengkhianatan kepada rakyat. Mereka bekerja sama melahirkan UU yang lebih banyak menguntungkan pengusaha, partai, dan kroni mereka, bukan rakyat.


Solusi Islam: Majelis Umat dalam Khilafah

Berbeda dengan demokrasi kapitalisme, Islam memiliki konsep pemerintahan yang jelas. Dalam sistem khilafah, ada lembaga bernama majelis umat yang beranggotakan wakil-wakil umat. Mereka tidak membuat undang-undang, karena sumber hukum hanyalah syariat Allah. Tugas majelis umat adalah menyampaikan aspirasi kaum muslim serta melakukan muhasabah (kontrol) terhadap kebijakan khalifah dan para pejabat.


Dalam aspek keuangan, pejabat negara Islam hanya menerima santunan sesuai kebutuhan wajar, bukan gaji fantastis yang membebani rakyat. Mereka menyadari jabatan adalah amanah besar yang akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.


Realitas ini menunjukkan bahwa sistem demokrasi kapitalisme hanya melahirkan penguasa yang rakus, jauh dari kepentingan rakyat. Sebaliknya, Islam menawarkan sistem pemerintahan yang adil, di mana pejabatnya sadar bahwa setiap amanah akan dipertanggungjawabkan kelak di hadapan Sang Khalik.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,78,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,2,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,3,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,9,Jakarta Selatan,1,KAI,153,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,1,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,196,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,181,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,542,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,3,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,100,Polresta Padang,1,Polri,79,Pontianak,1,Puisi,19,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,1,Smartphone,2,Solok,1,Sulawesi Selatan,2,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,571,Tanah Datar,2,Tanggerang,1,Teknologi,3,Telkom,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,10,
ltr
item
Media Sumbar: Tunjangan Fantastis DPR: Cermin Rusaknya Kepemimpinan Sistem Kapitalis
Tunjangan Fantastis DPR: Cermin Rusaknya Kepemimpinan Sistem Kapitalis
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMvdqjKdyiLCk1wCAblGHVd5P3A6EyPCrJsVrLNWDcYzFI_vodt4lFiGPC50QgbZeoxyATi8R1tdgN0PKRkwMaCrJyNUIF9HOFSlQREFNl1NJX8UW-Eo-PbDVhgWeEAdqg_7y1bJUDOv8aWb9OYStUPeyotEbi0cS4By4jRDC5vCguIeKWpi2nl8jl-Oas/w428-h640/1000414479.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMvdqjKdyiLCk1wCAblGHVd5P3A6EyPCrJsVrLNWDcYzFI_vodt4lFiGPC50QgbZeoxyATi8R1tdgN0PKRkwMaCrJyNUIF9HOFSlQREFNl1NJX8UW-Eo-PbDVhgWeEAdqg_7y1bJUDOv8aWb9OYStUPeyotEbi0cS4By4jRDC5vCguIeKWpi2nl8jl-Oas/s72-w428-c-h640/1000414479.jpg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2025/10/tunjangan-fantastis-dpr-cermin-rusaknya.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2025/10/tunjangan-fantastis-dpr-cermin-rusaknya.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content