![]() |
| Penulis: Khairuna Nabilah Jurusan Sastra Inggris Universitas Andalas |
Ketika mendengar kata Amerika Serikat, banyak orang yang langsung membayangkan kebebasan, Hollywood, makanan cepat saji, hingga teknologi. Namun, di Amerika Serikat, ada satu budaya yang tak kalah ikonik, yaitu musik, seperti jazz, blues, rock n’ roll, hingga hip hop. Musik Amerika bukan hanya hiburan, tetapi juga cerminan sejarah, identitas, dan bahkan perjuangan sosial. Tidak heran jika musik Amerika disebut sebagai “bahasa universal” yang kini mendominasi industri kreatif lokal.
Musik jazz yang lahir pada akhir abad ke-19 di kalangan warga Amerika-Afrika di kota New Orleans, Amerika Serikat, dianggap sebagai simbol kebebasan. Sementara itu, rock and roll lahir pada akhir tahun 1940-an, dan pada awal tahun 1950-an, rock and roll dilambangkan sebagai irama pemberontakan anak muda dalam menentang norma sosial, budaya, dan ras yang berlaku.
“Musik Amerika itu sangat memengaruhi kehidupan kita, sebagai contoh yang sering kita dengar yaitu lagu Taylor Swift yang sangat memengaruhi kehidupan kita seperti lagu Love Story,” ujar seorang mahasiswa. Lagu Love Story dapat mengubah cara musik country diterima di dunia nasional.
Musik Amerika cepat sekali menyebar lewat teknologi, film Hollywood, dan media digital. Dari MTV di era 80-an hingga Spotify dan TikTok sekarang, musisi Amerika terus mendominasi tangga lagu dunia. Bahkan, banyak musisi Indonesia mengadopsi gaya pop, R&B, hingga rap dari Amerika.
Seorang mahasiswa mengatakan bahwa “musik Amerika sangat berpengaruh terhadap dunia dan pengaruhnya sangat besar, karena musik Amerika Serikat menjadi pusat industri hiburan semenjak sekitar abad ke-20.”
![]() |
| [Foto konser Rihanna 9 tahun lalu (sumber ©nytimes.com)] |
Pengaruh musik Amerika di Indonesia sangat terasa sejak era 1960-an ketika band-band lokal mulai membawakan lagu rock dan pop ala Amerika. Hingga kini, musik pop dan hip hop Amerika menjadi referensi utama bagi musisi muda Indonesia.
- Genre dan Gaya Bermusik: Banyak musisi Indonesia terinspirasi dari gaya pop dan R&B Amerika, seperti Raisa, Afgan, hingga Isyana Sarasvati. Rap dan hip hop pun berkembang pesat melalui nama-nama seperti Rich Brian dan Saykoji.
- Budaya Populer Anak Muda: Tren dance hip hop, cover song, hingga idol culture di media sosial Indonesia juga tak lepas dari pengaruh musik Amerika.
- Industri Musik Digital: Platform seperti Spotify dan YouTube yang menampilkan dominasi musisi Amerika membuat pasar musik Indonesia semakin terbuka untuk selera global.
Dengan kata lain, musik Amerika bukan hanya menghibur, tetapi juga membentuk selera, gaya, dan perkembangan musik Indonesia modern.
Jadi, musik Amerika tidak hanya memengaruhi pasar dunia, tetapi juga membentuk perkembangan musik Indonesia modern. Dari jazz hingga hip hop, pengaruh ini terus hidup, memperkaya warna musik lokal sekaligus menempatkan Indonesia dalam arus budaya global.
Padang, 2 Oktober 2025

