Polemik Film Pesta Babi

 


Oleh Juwita 

Aktivis Muslimah


Polemik film Pesta Babi belakangan ramai diperbincangkan publik usai sejumlah agenda nobar (nonton bareng) di berbagai daerah dilaporkan mengalami pembatasan bahkan pembatalan. JAKARTA, KOMPAS.com - Pelarangan nonton bareng (nobar) film dokumenter "Pesta Babi" karya Dandhy Dwi Laksono terjadi di sejumlah wilayah. Di Ternate, nobar "Pesta Babi" dibubarkan oleh aparat TNI. Sementara itu,  di Universitas Mataram (Uniram) terpaksa dihentikan seusai dibubarkan oleh pihak keamanan kampus. Alasan  pelarangan beragam, mulai dari persoalan izin, hingga muatan film yang dinilai provokatif.

Melihat fakta tersebut, sebuah karya film kini berhasil menuai perhatian masyarakat karena pembubarannya. Padahal mungkin saja pada awalnya sebagian besar masyarakat tidak mengetahui keberadaan film tersebut, tapi karena ramainya berita pembubaran ini menimbulkan adanya rasa penasaran dan pertanyaan-pertanyaan di masyarakat. Sehingga masyarakat yang tadinya tidak mengetahui, acuh, atau bahkan tidak menyukai film dokumenter, kini mereka mulai mencari-cari akses untuk menonton film tersebut bahkan sampai ikut mengkritisi isi filmnya. Rupanya, kritik tersebut menjadi sebuah ancaman bagi para elite sehingga dengan adanya pelarangan penanyangan film tersebut, secara tidak langsung mereka telah melakukan pembungkaman terhadap suara-suara rakyat. 

Sebuah film yang mengangkat fakta yang terjadi di masyarakat ternyata membuat banyak pihak gelisah. Film tersebut membahas mengenai perampasan tanah adat masyarakat papua oleh proyek besar negara yang dibungkus dengan nama ketahanan pangan dan transisi energi. Perampasan tersebut terjadi karena pemerintah merancang Proyek Strategi Nasional (PSN) untuk membuka lahan dalam skala masif demi produksi pangan atau food estate, energi bio diesel, sawit dan bio ethanol tebu. Singkatnya negara membutuhkan lahan, dan  tanah papua dianggap kosong. Hal tersebut tentu saja dilakukan oleh para elit. Pada film ini para elit disebutkan secara gamblang beserta militer dan aparatnya.

Film ini menampilkan realitas ikut sertanya militer dalam konflik lahan. Aktivitas perusahaan tersebut berjalan beriringan dengan kehadiran aparat keamanan di wilayah-wilayah yang mengalami pembukaan lahan, bahkan tentara dan polisi di Papua lebih banyak dibandingkan dengan tentara dan polisi secara nasional. Korban dari perampasan tanah ini diantanya adalah masyarakat adat suku Marind, Yei, Awyu dan Muyu yang kehilangan tanah ulayat, hutan, sungai dan sumber pangan tradisional. Tanah ulayat dipatok, sungai tercemar, dan hutan sagu yang selama ini menopang kehidupan karena menjadi sumber pangan bagi masyarakat Papua perlahan lenyap digantikan lahan monokultur.  

Proyek tersebut hanya menguntungkan para pemilik modal. Akses semakin mudah apabila modal makin kuat, sedangkan rakyat sebagai pemilik lahan harus terus berjuang mempertahankan ruang untuk hidupnya sendiri. 

Fenomena ini sebetulnya tidak lepas dari sebuah sistem yang dipakai saat ini yaitu sistem kapitalis. Jadi, hal tersebut bukan suatu hal yang mengejutkan, jika kebijakan publik kerap dianggap lebih dekat dengan kepentingan mereka dibandingkan kepentingan rakyat karena oligarki makin kuat. 

Islam mewujudkan keadilan ekonomi. Lahan milik individu diakui oleh negara dan tidak akan digusur paksa. Lahan milik umum akan dikelola negara untuk kemaslahatan rakyat. Pengelolaan lahan tidak boleh merusak kehidupan masyarakat. Dalam Islam, proyek negara berorientasi pada kemaslahatan rakyat dan dilaksanakan sesuai syariat, bukan untuk kepentingan segelintir pihak. Negara terbuka terhadap kritik dan siap mengoreksi kebijakan ketika ada masukan dari rakyat.

Wallahualam bishawab

MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,92,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,3,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,25,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,12,Jakarta Selatan,1,KAI,230,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,5,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,215,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,201,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,731,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,7,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,2,Polda Sumbar,103,Polresta Padang,1,Polri,83,Pontianak,1,Puisi,20,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,2,Smartphone,4,Solok,3,Sulawesi Selatan,3,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,655,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,4,Telkom,1,Timezone,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,13,
ltr
item
Media Sumbar: Polemik Film Pesta Babi
Polemik Film Pesta Babi
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhb-Pf2HSOaFS_q2272iF3o6LEN521TDdRr4oyvz430FeD8oR5HrCcTyfWneXkSCmRMJrtFIi-4zMlYn8UJof86Nou6GXL3vnCf4CFvdQEZe5Mnmx23v3718AYMhKIgleAvaKl2hGzxRraN5mPvJHgRb1t3OTHjTQd6baarweMTmOL10dyswcCYRQivdoaA/s320/WhatsApp%20Image%202026-06-02%20at%2013.33.10.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhb-Pf2HSOaFS_q2272iF3o6LEN521TDdRr4oyvz430FeD8oR5HrCcTyfWneXkSCmRMJrtFIi-4zMlYn8UJof86Nou6GXL3vnCf4CFvdQEZe5Mnmx23v3718AYMhKIgleAvaKl2hGzxRraN5mPvJHgRb1t3OTHjTQd6baarweMTmOL10dyswcCYRQivdoaA/s72-c/WhatsApp%20Image%202026-06-02%20at%2013.33.10.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/06/polemik-film-pesta-babi.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/06/polemik-film-pesta-babi.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content