LGBT Terus Marak, Apa Solusinya?

Rismawati, S.Pd
Oleh Rismawati, S.Pd
Pegiat Literasi

Fenomena LGBT (Lesbian (perempuan yang menyukai perempuan), Gay (laki-laki yang menyukai laki-laki), Biseksual (tertarik pada dua jenis kelamin), dan Transgender (individu yang identitas gendernya tidak sesuai dengan jenis kelamin yang ditetapkan sejak lahir) ini telah marak di perbincangkan di berbagai negara barat, bahkan perbincangan tentang LGBT juga telah mencuat di negara kita tercinta Indonesia. Jika di beberapa negara telah banyak yang melegalkan kehadiran para kaum LGBT, di Indonesia MUI justru sedang berjuang untuk mengajukan hukuman bagi para kaum yang melakukan penyimpangan tersebut.  Namun mirisnya beberapa organisasi masyarakat justru menolak petisi itu dengan dalih HAM dan kebebasan individu.

 

MUI (Majelis Ulama Indonesia saat ini sedang melakukan penyusunan Naskah Akademik dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pidana Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) untuk di masukkan ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) di DPR RI agar dapat menjerat para pelaku LGBT. Selain itu, Wakil Ketua Umum MUI, atas nama KH M Cholil Nafis, menyampaikan bahwa langkah hukum ini diambil karena imbauan moral dinilai sudah tidak lagi efektif membendung fenomena penyimpangan seksual yang semakin marak di Indonesia dan kian berani menunjukkan jati diri mereka di ruang publik. Jadi pihak MUI tetap nyatakan lawan dan perangi para pelaku dan yang mengampanyekan terkait LGBT ini. (mui.or.id, 28/06/2026)

 

Selain itu, BEM Psikologi UI telah mengunggah konten yang isinya hasil dari kajian American Psychological Association pada tahun 2008. Dalam hasil kajian tersebut menuliskan bahwa tidak ada riset yang mendukung sudut pandang homoseksualitas adalah gangguan mental atau bentuk dari penyimpangan. UI kemudian merespons unggahannya yang viral itu. UI kemudian menyebut bahwa kajian dari organisasi kemahasiswaan itu tidak mencerminkan posisi resmi UI selaku institusi. (news.detik.com, 03/07/2026)

 

LGBT dalam Pandangan Sistem Kapitalisme.

 

LGBT secara naluri dan fitrah manusia sebenarnya telah di tetapkan sebagai penyimpangan. Namun dalam sistem kapitalis sekuler  malah di anggap sebagai kebebasan individu dalam berekspresi dan dia di anggap bagian dari HAM. Selain itu para kapitalis berpendapat bahwa LGBT bukanlah penyimpangan, melainkan bagian dari keragaman.  Adapun HAM lahir dari sistem kapitalisme sekuler yang akan melegalkan LGBT di negara mana pun pastinya. Adapun efeknya, akan berbahaya untuk generasi atau umat manusia secara meluas, baik pada negara yang telah melegalkan atau yang belum melegalkannya tetapi tetap membiarkannya bebas atas nama HAM.

 

Banyak fakta juga yang bertebaran di media sosial akan bahayanya penyimpanan seksual ini. Ada yang sampai kena kanker dubur yang sangat parah dan menjijikkan. Namun para medis tetap harus melayani mereka salam kondisi apa pun. Tetapi para pelaku LGBT tak kunjung sadar akan bahaya dari apa yang mereka lakukan. Mereka hanya terbawa arus kenikmatan dunia yang sesaat, tak takut murah Allah. Inilah buah dari sistem sekuler yang menjauhkan agama dari kehidupan manusia, hingga manusia seolah tak takut dengan balasan  dari perbuatan buruk mereka.

 

LGBT dalam Pandangan Islam

 

Jika dalam sistem kapitalis sekuler LGBT di bebaskan atas nama Ham. Maka berbeda halnya dalam sistem Islam, dalam pandangan LGBT merupakan penyimpangan terhadap gharizah nau’ yang di benci oleh Allah Azza Wa Jalla. Oleh karena itu, Dalam sistem Islam hanya mengenal dua jenis kelamin  manusia tidak ada namanya penyuka sesama jenis. Islam hanya mengenal jenis kelamin laki-laki dan perempuan saja. Karena itu, keliru besar jika ada pandangan yang menyebutkan bahwa LGBT adalah fitrahnya manusia sehingga tidak boleh dilarang dan dia harus di bebaskan atas dasar HAM.

 

Selain itu, Islam mengharamkan LGBT, dan dianggap sebagai dosa besar. Oleh karena itu, para pelakunya dianggap kriminal, sehingga terkena sanksi berat bahkan hukuman mati. Dalil pengharamannya pada ayat-ayat tentang kaum Luth yang juga pernah melakukan penyimpangan hingga di abadikan kisahnya dalam Al-Qur'an sebagai peringatan dari Allah untuk umat manusia.

 

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

 

ÙˆَÙ„َÙ…َّا جَآØ¡َتْ رُسُÙ„ُÙ†َاۤ اِبْرٰÙ‡ِÙŠْÙ…َ بِا Ù„ْبُØ´ْرٰÙ‰ ۙ Ù‚َا Ù„ُـوْۤا اِÙ†َّا Ù…ُÙ‡ْÙ„ِÙƒُÙˆْۤا اَÙ‡ْÙ„ِ Ù‡ٰذِÙ‡ِ الْÙ‚َرْÙŠَØ©ِ ۚ اِÙ†َّ اَÙ‡ْÙ„َÙ‡َا Ùƒَا Ù†ُÙˆْا ظٰÙ„ِÙ…ِÙŠْÙ†َ

"Dan ketika utusan Kami (para malaikat) datang kepada Ibrahim dengan membawa kabar gembira, mereka mengatakan, "Sungguh, kami akan membinasakan penduduk kota (Sodom) ini karena penduduknya sungguh orang-orang zalim."" (QS. Al-'Ankabut 29: Ayat 31)

 

Ayat di atas menceritakan terkait kisa para kaumnya Nabi Luth yang melakukan penyimpangan homo seksual (kaum sodom atau penyuka sesama jenis) walaupun mereka telah diingatkan namun mereka malah menantang Allah untuk di datangkan azab maka Allah  benar-benar mendatangkan  azab dengan membinasakan kota Sodom tersebut dan menyelamatkan Nabi Luth beserta pengikutnya yang bertakwa kepada Allah Azza Wa Jalla.

 

Oleh karena itu, sesungguhnya hanya negara Daulah Islam yang menerapkan sistem Islam yang mampu memberantas LGBT sampai ke akarnya secara tuntas, karena aturan dalam sistem sosial  Islam serta sanksi  Islam tidak memberi peluang untuk tumbuhnya para pelaku LGBT.  Wallahualam bissawab.

MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,92,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,3,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,24,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,12,Jakarta Selatan,1,KAI,223,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,5,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,215,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,199,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,712,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,7,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,103,Polresta Padang,1,Polri,83,Pontianak,1,Puisi,20,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,2,Smartphone,4,Solok,3,Sulawesi Selatan,3,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,651,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,4,Telkom,1,Timezone,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,13,
ltr
item
Media Sumbar: LGBT Terus Marak, Apa Solusinya?
LGBT Terus Marak, Apa Solusinya?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgA6QwYsKwhKPmnxi71-UMnYiZEAROGANGXLi4dFK7yw5fKn3pMgmDTEaOcpLMyr5cCNqsLtEEPvgBh9vPyE-epNJudOxNRQjJQebvLHGP_IntG_VCjTwgae7uAkqR5UUDUhDZws8R2NEQeXhC9ix_O2q0MjW1yinHiUUAXcFkNjItIUIagha6hAx1oBBO5/w640-h426/1000686923.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgA6QwYsKwhKPmnxi71-UMnYiZEAROGANGXLi4dFK7yw5fKn3pMgmDTEaOcpLMyr5cCNqsLtEEPvgBh9vPyE-epNJudOxNRQjJQebvLHGP_IntG_VCjTwgae7uAkqR5UUDUhDZws8R2NEQeXhC9ix_O2q0MjW1yinHiUUAXcFkNjItIUIagha6hAx1oBBO5/s72-w640-c-h426/1000686923.jpg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/07/lgbt-terus-marak-apa-solusinya.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/07/lgbt-terus-marak-apa-solusinya.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content