Pendidikan Lemah, Adab Roboh

 



Oleh Dra. Rahma

Aktivis Muslimah 


Di dunia pendidikan kembali tercoreng. Sebuah video viral memperlihatkan sejumlah siswa memperlakukan gurunya dengan tidak pantas di dalam kelas murid yang mengejek, merendahkan, bahkan melakukan gestur mencederai kehormatan seorang pendidik.

Ini bukan sekadar kenakalan remaja. Ini adalah alarm keras: krisis adab di tengah generasi muda kian nyata dan mengkhawatirkan. Dilansir tribunjabar.id, peristiwa pelecehan terhadap guru oleh sembilan siswa SMAN 1 Purwakarta terjadi usai kegiatan belajar mengajar. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto menyebut kejadian itu berlangsung pada Kamis, 16 April 2026, dan viral dua hari kemudian.

Fakta ini menyingkap persoalan yang lebih dalam, hilangnya rasa hormat kepada guru, penyimpangan perilaku demi sensasi "viral," dan melemahnya wibawa pendidik di hadapan siswa.

Padahal dalam Islam, guru memiliki kedudukan yang sangat mulia. Rasulullah saw. bersabda: "Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menghormati yang lebih tua dan tidak menyayangi yang lebih muda" (HR Tirmidzi).

Krisis ini tidak muncul tiba-tiba. Namun, buah dari sistem pendidikan yang mengabaikan pembinaan akhlak berbasis akidah, mengagungkan prestasi akademik tetapi menomorduakan adab, membiarkan arus media sosial membentuk pola pikir generasi tanpa kendali,

Padahal Allah SWT telah menegaskan tujuan pencip taan manusia, "Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku" (TQS adz-Dzariyat: 56). Artinya, pendidikan sejatinya bukan sekadar mencetak manusia cerdas, tetapi membentuk príbadi yang tunduk dan taat kepada Allah.

Ketika nilai Islam diting galkan, yang lahir adalah generasi tanpa batas, siswa kehilangan standar benar dan salah, guru kehilangan wibawa, sekolah gagal membentuk kepribadian mulia. Imam Malik ra berkata, "Pelajarilah adab sebelum ilmu." Tanpa adab, ilmu bukan lagi cahaya. la bisa berubah menjadi sumber kerusakan.

Lalu apa solusinya? Perbaikan tidak bisa parsial. Harus menyentuh akar persoalan. Pertama, kurikulum berbasis akidah Islam, Pendidikan harus membentuk Syakhsiyah Islamiyah, menjadikan syariat sebagai standar berpikir dan berperilaku.

Kedua, penguasaan adab terhadap guru. Menghormati guru bukan pilihan, melainkan kewajiban, Allah SWT berfirman, "Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat" (TQS al-Mujadilah: 11).

Ketiga, lingkungan yang menjaga moral. Arus konten yang merusak tidak boleh dibiarkan. Lingkungan harus di arahkan untuk mendukung ketaatan, bukan membentuk generasi pencari sensasi.

Keempat, sanksi tegas dan mendidik. Sanksi dalam Islam berfungsi sebagai zawajir (pencegah/memberi efek jera) dan jawabir (penebus dosa).

Lebih dari itu, negara tidak boleh abai. Dalam Islam, negara adalah penjaga akidah-akhlak masyarakat, bukan sekadar regulator teknis pendidikan. Negara wajib menetapkan kurikulum berbasis akidah Islam, menjaga kehormatan dan wibawa guru, mengontrol budaya dan konten publik, menerapkan sanksi yang adil dan tegas, menjamin kesejahteraan guru. Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil..." (TQS an-Nahl: 90).

Kasus ini adalah tamparan keras pendidikan hari ini sedang kehilangan ruhnya. Ketika adab runtuh, yang lahir bukan generasi mulia, tetapi generasi yang berani tanpa batas dan bebas tanpa arah.

Selama pendidikan dipisahkan dari syariat, selama standar benar dan salah diserahkan pada akal manusia yang lemah, maka kehinaan semacam ini akan terus berulang, bahkan makin parah.

Allah SWT memperingatkan, "Apakah hukum jahiliah yang mereka kehendaki? Dan hukum siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?" (TQS al-Ma'idah: 50).

Perbaikan tidak cukup dengan sanksi ringan atau solusi tambal sulam. Yang dibutuhkan adalah perubahan mendasar mengembalikan pendidikan kepada syariat Islam secara menyeluruh. Jika tidak, maka hari ini guru dihina dan esok, kehormatan ilmu benar-benar akan lenyap.

MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,92,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,3,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,24,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,12,Jakarta Selatan,1,KAI,223,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,5,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,215,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,199,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,712,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,7,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,103,Polresta Padang,1,Polri,83,Pontianak,1,Puisi,20,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,2,Smartphone,4,Solok,3,Sulawesi Selatan,3,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,651,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,4,Telkom,1,Timezone,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,13,
ltr
item
Media Sumbar: Pendidikan Lemah, Adab Roboh
Pendidikan Lemah, Adab Roboh
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgt08aJkf5YEJozhRjOdQuSC0FzSXEnhL2Ofi77Dt0AXOo2oSwPRhMzMKuzCyS4wiHWeESShmqczbZ-VAWWIxqvasbmwIc-T5dMGLN-Ks2XxnDx_1gln4_RMLeDWy7HfDCKkXPm3GddPPJkjnHLZEVK0XLgwfJBuwGa4WSDgH-GK_6pr2YUBdfVDdzG1d7j/s320/WhatsApp%20Image%202026-06-14%20at%2004.15.09.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgt08aJkf5YEJozhRjOdQuSC0FzSXEnhL2Ofi77Dt0AXOo2oSwPRhMzMKuzCyS4wiHWeESShmqczbZ-VAWWIxqvasbmwIc-T5dMGLN-Ks2XxnDx_1gln4_RMLeDWy7HfDCKkXPm3GddPPJkjnHLZEVK0XLgwfJBuwGa4WSDgH-GK_6pr2YUBdfVDdzG1d7j/s72-c/WhatsApp%20Image%202026-06-14%20at%2004.15.09.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/06/pendidikan-lemah-adab-roboh.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/06/pendidikan-lemah-adab-roboh.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content