Padang, – Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kota Padang terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan ekosistem ekonomi syariah di daerah.
Hal ini tercermin dalam kegiatan Validasi Data Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah oleh Tim Penilai Anugerah Adinata Syariah Provinsi Sumatra Barat yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Jumat (26/6).
Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah Kota Padang berhasil lolos pada penilaian tahap pertama dan masuk dalam nominasi enam besar terbaik Anugerah Adinata Syariah Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026 di Sumatra Barat.
Dalam proses validasi, KDEKS bersama Pemerintah Kota Padang memaparkan berbagai capaian dan strategi pengembangan ekonomi syariah yang telah dijalankan secara kolaboratif.
Direktur Eksekutif KDEKS Kota Padang, Dr. H. Muhammad Sobri, MA, menyampaikan bahwa keberhasilan Kota Padang menembus enam besar merupakan indikator berkembangnya ekosistem ekonomi syariah yang semakin terarah.
Menurutnya, KDEKS berperan mengoordinasikan dan memperkuat sinergi berbagai pihak dalam pengembangan industri halal, keuangan syariah, serta optimalisasi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf).
“Masuknya Kota Padang dalam nominasi enam besar menjadi bukti bahwa pengembangan ekonomi syariah berjalan dengan baik melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Dengan landasan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, kami optimistis Kota Padang mampu menjadi salah satu daerah rujukan pengembangan ekonomi syariah di Sumatra Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Eksekutif KDEKS Kota Padang, Borry Fonanda, S.Kom., MM, menegaskan bahwa proses validasi bukan semata-mata untuk meraih penghargaan, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dalam menyusun langkah strategis ke depan.
Ia menjelaskan bahwa KDEKS akan terus mendorong percepatan sertifikasi halal bagi UMKM, penguatan digitalisasi keuangan syariah, serta peningkatan literasi ekonomi syariah di tengah masyarakat. Hasil validasi dan berbagai masukan dari Tim Penilai Provinsi diharapkan menjadi dasar penyusunan peta jalan pengembangan ekonomi syariah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Padang memaparkan berbagai program unggulan Pemerintah Kota, mulai dari penguatan regulasi, pengembangan Ziswaf, hingga pembangunan ekosistem digital syariah yang terintegrasi. Sinergi antara pemerintah daerah dan KDEKS diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Proses validasi berlangsung secara dinamis melalui diskusi dan tanya jawab antara Tim Penilai Provinsi dengan jajaran Pemerintah Kota Padang dan KDEKS.
Turut hadir sejumlah kepala OPD, instansi vertikal, perwakilan perbankan syariah, serta mitra strategis yang selama ini mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kota Padang.
