Malam-Malam Terakhir Ramadhan dan Kesadaran Perjuangan Umat


oleh : Hadi Irfandi, S. Pd.

Bulan puasa sering dipahami sebagai kesempatan untuk memperbanyak ibadah personal seperti membaca Al-Qur’an, salat malam, dan memperbaiki diri. Semua itu benar dan sangat penting. Namun marilah melihat lebih dalam. Ramadhan juga mengandung pesan yang lebih luas yakni bagaimana seorang muslim tidak hanya memperbaiki dirinya, tetapi juga ikut memperbaiki keadaan umat dan masyarakat. 

Salah satu momen paling agung di bulan ini adalah Lailatul Qadr. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa malam ini "lebih baik dari seribu bulan" (TQS al-Qadr: 3). Para ulama menjelaskan bahwa ibadah pada malam tersebut nilainya lebih besar daripada ibadah selama puluhan tahun. Rasulullah ï·º bahkan menjanjikan ampunan dosa bagi siapa saja yang menghidupkannya dengan iman dan keikhlasan. Karena itu, umat Islam dianjurkan berburu Lailatul Qadr terutama pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Namun menariknya, Allah merahasiakan kapan tepatnya Lailatul Qadr terjadi. Para ulama menjelaskan bahwa hikmah dari hal ini adalah agar umat Islam bersungguh-sungguh beribadah sepanjang Ramadhan, bukan hanya menunggu satu malam tertentu. Seharusnya ini kita baca sebagai ajang kesungguhan dan konsistensi dalam beramal.

Lebih lanjut, dalam sejumlah hadis Rasulullah ï·º juga dijelaskan bahwa ada amal yang nilainya sangat besar, bahkan bisa melampaui keutamaan ibadah yang bersifat individual. Salah satunya adalah perjuangan di jalan Allah (HR Ibnu Hibban dan al-Baihaqi), yakni usaha menjaga agama dan memperjuangkan kebenaran. Bunyinya disebutkan bahwa berjaga satu waktu di medan perjuangan bisa lebih utama daripada menghidupkan Lailatul Qadr di tempat yang paling mulia sekalipun.

Pesan dari hadis ini bukan sekadar tentang perang, tetapi tentang pentingnya menjaga agama dan kebenaran di tengah kehidupan manusia. Artinya, Islam tidak hanya mengajarkan ibadah pribadi, tetapi juga tanggung jawab sosial.

Ketika Kebenaran Harus Tetap Disampaikan

Di masa sekarang, sebagian besar umat Islam hidup dalam kondisi damai. Kita tidak berada di medan perang seperti pada masa awal Islam. Namun bukan berarti kesempatan untuk berjuang dalam kebaikan tertutup. Rasulullah ï·º menjelaskan bahwa salah satu bentuk perjuangan terbesar adalah menyampaikan kebenaran di hadapan kekuasaan yang zalim.

Dalam istilah Islam, ini dikenal sebagai amar makruf nahi mungkar, yaitu mengajak pada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Secara sederhana, ini berarti tidak diam ketika melihat ketidakadilan, kebohongan, atau kebijakan yang merugikan masyarakat. Tentu cara melakukannya bukan dengan kekerasan, tetapi melalui dakwah, pemikiran, dialog, dan kritik yang bertanggung jawab.

Al-Qur’an sendiri menegaskan pentingnya peran tersebut. Allah berfirman, “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (TQS. Ali ‘Imran: 104). Ayat ini menunjukkan bahwa dakwah bukan sekadar pilihan, melainkan tanggung jawab yang harus ada dalam kehidupan umat.

Sejarah dakwah Rasulullah ï·º juga menunjukkan hal yang sama. Ketika pertama kali menyampaikan Islam di Makkah, beliau tidak langsung memiliki kekuasaan. Dakwah dimulai dari pembinaan individu-individu yang memiliki pemahaman Islam kuat. Setelah itu, dakwah berkembang dengan berinteraksi dengan masyarakat luas, menjelaskan nilai-nilai Islam, serta mengkritik sistem yang tidak adil.

Proses ini bisa dipahami sebagai perjalanan membangun kesadaran. Islam tidak hanya ditawarkan sebagai keyakinan pribadi, tetapi juga sebagai pandangan hidup yang mengatur hubungan manusia dengan sesama dan dengan kekuasaan. Karena itu, dakwah Rasulullah tidak berhenti pada pengajaran ibadah, tetapi juga menyentuh persoalan sosial dan politik masyarakat.

Akhirnya, ketika masyarakat Madinah siap menerima Islam sebagai sistem kehidupan, Rasulullah ï·º hijrah ke sana dan membangun pemerintahan yang menerapkan nilai-nilai keadilan Islam.

Tugas Besar Umat Islam

Dari sini terlihat bahwa Ramadhan tidak hanya mengajarkan kesalehan pribadi, tetapi juga kepedulian terhadap kondisi umat. Lailatul Qadr mengajarkan nilai ibadah yang sangat tinggi, sementara dakwah dan amar makruf nahi mungkar mengingatkan bahwa seorang muslim juga memiliki tanggung jawab sosial.

Karena itu, Ramadhan seharusnya tidak membuat umat hanya fokus pada ibadah yang bersifat individual. Justru bulan ini bisa menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran tentang arah perjuangan: memperbaiki diri sekaligus memperbaiki masyarakat.

Dengan cara itulah Ramadhan menjadi lebih bermakna. Kita tetap mengejar Lailatul Qadr dengan ibadah terbaik, tetapi pada saat yang sama tidak melupakan tanggung jawab untuk menyuarakan kebenaran dan membangun kehidupan yang lebih adil.

Singkatnya, Ramadhan bukan hanya tentang malam yang penuh keberkahan, tetapi juga menjadi pribadi yang lebih taat sekaligus lebih peduli terhadap masa depan umat secara global.

Penulis merupakan Sarjana Pendidikan Agama Islam UIN Ar-Raniry Banda Aceh sekaligus Pengamat Sosial Kepemudaan Islamic Civilization In Malay Archipelago Forum (ICOMAF). Aktif mengisi media online dengan tulisannya seputar Dakwah Ideologis. "Dari membaca, revolusi berkobar" adalah mottonya.

MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,84,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,2,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,9,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,9,Jakarta Selatan,1,KAI,171,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,1,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,198,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,185,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,566,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,3,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,102,Polresta Padang,1,Polri,80,Pontianak,1,Puisi,19,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,1,Smartphone,2,Solok,2,Sulawesi Selatan,2,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,600,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,3,Telkom,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,10,
ltr
item
Media Sumbar: Malam-Malam Terakhir Ramadhan dan Kesadaran Perjuangan Umat
Malam-Malam Terakhir Ramadhan dan Kesadaran Perjuangan Umat
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6rhsQFaxzD9b5__1a_19hHJINO3pc82O0TGDAfIFWiS8NPaIoCk-0rRnfjWKvu7QF3tpYfk04t9UP4TM-SAqSikGQbjvPTpcR5Jp0fvtwso34fKq29gI1_xZWmZKICafGbRP8xR8IPh3ZOFcCaVMnh_5yUXAa65QTPEAWr-9zOAi2Ci5AI5tMMj_IbPK2/s320/1000761120.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6rhsQFaxzD9b5__1a_19hHJINO3pc82O0TGDAfIFWiS8NPaIoCk-0rRnfjWKvu7QF3tpYfk04t9UP4TM-SAqSikGQbjvPTpcR5Jp0fvtwso34fKq29gI1_xZWmZKICafGbRP8xR8IPh3ZOFcCaVMnh_5yUXAa65QTPEAWr-9zOAi2Ci5AI5tMMj_IbPK2/s72-c/1000761120.jpg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/03/malam-malam-terakhir-ramadhan-dan.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/03/malam-malam-terakhir-ramadhan-dan.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content