![]() |
| Kapten Jarman |
Dharmasraya -- (Media Sumbar) Bulan suci Ramadhan merupakan bulan istimewa bagi umat Islam,tidak hanya menahan hawa nafsu lisan dan sikap juga harus sejalan dengan kaidah keimanan dan ketaqwaan dalam transformasi diri,ujar Kapten Jarman dalam diskusi ringan Markas Danramil 10/ Koto baru, Rabu 19/03.
Momentum Bulan Suci Ramadhan memaknai
bentuk penguat spritual dalam sendi kehidupan Pertama, penyucian jiwa.menjalankan ibadah puasa penuh kedisiplinan kembali kepada keadaan fitrah yang bersih,”tambahnya.
puasa menata kebiasaan diri yang mana dari kebiasaan seperti makan di waktu biasa,menjaga lisan,adab berhenti melakukan hal yang tidak baik dalam hidup kita selama ini.
Terakhir, puasa lebih memusatkan diri Karena puasa merupakan hal terbaik yang diajarkan oleh Tuhan kepada umat nya.
Jarman,menilai semuanya itu adalah konteks sosial yang hakiki, terciptanya kesetaraan sosial yang seimbang,tidak memandang status sosial, jabatan,harta dan lainnya karena Kesetaraan sosial terbangun bahwa kita manusia pada akhirnya akan menghadap Sang Khalik."jelasnya
Ketulusan dan keikhlasan hendaklah terangkai dalam seni kehidupan yang baik dikenal habluminallah (hubungan dengan Allah) dan habluminannas (hubungan dengan manusia),"tutupya.
