Laporan: Asfar Tanjung
Padang – Meskipun hampir sebulan telah berlalu sejak musibah banjir dan longsor melanda Sumatera Barat, penanganan serta pemulihan dampaknya masih berlangsung. Bahkan, diperkirakan akan membutuhkan waktu beberapa bulan hingga satu tahun atau lebih sesuai dengan pendapat yang berkembang di masyarakat.
Polda Sumbar yang dipimpin Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Dr. Gatot Tri Suryanta menerjunkan ratusan hingga ribuan personil ke daerah terdampak terparah. Kegiatan pemulihan dan pembersihan bersama masyarakat serta berbagai pihak masih terus dilakukan, termasuk pembangunan sarana dan prasarana yang rusak akibat musibah.
Daerah yang paling banyak terkena dampak adalah Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Tanah Datar, Kota Padang, Kabupaten Solok, Kota Solok, Kota Padang Panjang, dan beberapa daerah lainnya. Banjir yang meluluhlantakkan daerah tersebut telah menelan korban jiwa – beberapa di antaranya hingga kini belum ditemukan – serta menyebabkan kerusakan luas pada harta benda dan infrastruktur seperti rumah, jalan, dan jembatan.
Dalam wawancara dengan media, Kapolda Sumbar menjelaskan bahwa personel Polri bekerja tanpa mengenal waktu atau hari libur, dengan ikhlas membantu masyarakat memulihkan daerah terdampak. "Membantu masyarakat yang terkena musibah termasuk tugas polisi sesuai moto 'Polisi untuk Masyarakat'. Selain menjaga kamtibmas, kami juga membantu dan menolong korban musibah," ujarnya.
Bahkan, tidak hanya anggota Polri di Sumbar, namun juga dari luar daerah ikut memberikan bantuan tenaga, peralatan, dan kebutuhan lainnya. Berdasarkan data yang disampaikan, hingga tanggal 26 Desember 2025, telah ada 2.290 personil Polri yang diturunkan dan melaksanakan 10 kegiatan utama untuk pemulihan pasca banjir dan longsor, antara lain:
1. Melaksanakan trauma healing melalui pelayanan dukungan psikososial dan pemberian sarana kontak bagi anak-anak dan masyarakat terdampak di Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
2. Melaksanakan bakti sosial di 8 posko terdampak dengan memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis kepada 238 masyarakat dengan keluhan seperti demam, batuk, flu, sakit gigi, gatal-gatal, asam lambung, diare, dan hipertensi.
3. Tim Randulap Huntara memasak dan mendistribusikan makanan kepada personel dan masyarakat di Posko Jorong Balai Jamaik, Korong Asam Pulau, Nagari Anduring, Kabupaten Padang Pariaman.
4. Tim Water Treatment membagikan air bersih kepada warga di Posko Koto Alam, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
5. Melanjutkan pembangunan sumur bor oleh Tim BKO Polda Jambi di Posko Korong Koto Alam, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
6. Melanjutkan pembangunan HUNTARA oleh Personel Brimob Nusantara dan Korpolairud Baharkam Polri di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang; Kampung Limau Hantu, Nagari Puluik Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Pesisir Selatan; serta Posko Jerong Balai Jamaik, Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kabupaten Padang Pariaman.
7. Melanjutkan pembangunan jembatan oleh Personel Brimob Nusantara (Satbrimob Polda Sumbar) di Nagari Saniak Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok; Korong Parak Pisang, Nagari Sungai Buluah Barat, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman; Jorong Subarang Aia, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam; dan Jorong Sinik Air Malalak Selatan.
8. Melaksanakan pembersihan rumah warga dan pencarian korban hilang oleh Brimob Nusantara di Sawah Laweh, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
9. Membersihkan Masjid Raya Kubu oleh Persobel Satbrimob Polda Sumbar di Jorong Nagari Labuah Sungai Batang, Kabupaten Agam.
10. Mendistribusikan toren/penampung air bersih kepada masyarakat di Kampuang Tangah dan Koto Alam, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Kegiatan pemulihan masih berlangsung hingga saat ini, termasuk pencarian jenazah korban hilang yang kemungkinan tertimbun longsor. Pembangunan HUNTARA bagi warga yang kehilangan rumah serta sumur bor untuk air bersih juga terus dilakukan. Perkiraan total 100 sumur bor akan dibangun, dan 17 di antaranya telah diserahkan kepada masyarakat di Asam Pulau, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.
