Penanganan Serius Kekerasan terhadap Anak dalam Islam

 


Oleh Widya Amidyas Senja

Pendidik Generasi

 

"Ketika kekerasan menjadi suara dalam kehidupan anak, hilanglah kebebasan mereka untuk tumbuh dan bermimpi. Tugas kita adalah menjadi pelindung, bukan pelaku; penyemangat, bukan penakut." – Anonim

Kekerasan terhadap anak di Indonesia masih menjadi masalah serius yang memprihatinkan. Banyak kasus kekerasan fisik, psikis, hingga seksual yang terjadi baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Kekerasan ini bukan hanya berdampak buruk secara fisik, tetapi juga meninggalkan luka psikologis yang mendalam, yang dapat mempengaruhi perkembangan mental dan karakter anak.

Hal ini menjadi perhatian besar karena anak adalah generasi penerus bangsa yang seharusnya mendapatkan perlindungan maksimal agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Namun, fakta di lapangan menunjukkan kurangnya pemahaman dan kesadaran dari orang dewasa, termasuk orang tua dan guru, tentang pentingnya hak-hak anak serta cara mendidik yang benar.

Berdasarkan data statistik Simfoni PPA, KemenPPA, jumlah kekerasan terhadap anak sepanjang tahun 2024 terus meningkat. Terdapat 19.628 kasus dengan jumlah korban 21.648 orang (Sumber : siga.kemenppa.go.id) Hal ini menunjukkan bahwa kondisi masyarakat tidak sedang baik-baik saja.

Terdapat beberapa kasus kekerasan yang baru-baru ini terjadi. Diantaranya dua pasangan suami istri pelaku penganiayaan balita berusia 2 tahun di Riau. Mirisnya, pasangan tersebut melakukannya hanya karena disebabkan oleh rewelnya balita tersebut (Kompas.com). Kasus lain, penelantaran dan penganiayaan anak oleh ayah kandungnya di Kebayoran Lama (tirto.id). Dan masih banyak lagi kasus lain yang sejatinya ini disebabkan oleh :

1.      Kurangnya pemahaman terhadap hak anak

Banyak orang tua dan masyarakat yang belum sepenuhnya memahami hak anak, sehingga mereka masih menganggap kekerasan sebagai metode disiplin yang sah.

2.      Pola asuh yang otokratis
Pola asuh yang cenderung otoriter dan mengedepankan kekerasan fisik sebagai bentuk pengajaran masih banyak diterapkan, terutama di daerah yang kurang terpapar pendidikan modern.

3.      Stres dan Tekanan Ekonomi
Tekanan hidup, seperti kemiskinan, pengangguran, atau konflik keluarga, dapat membuat orang tua atau pengasuh mudah kehilangan kontrol dan melampiaskan stres melalui kekerasan.

4.      Kurangnya Sistem Perlindungan Anak yang Kuat
Penegakan hukum dan perlindungan anak di Indonesia masih kurang optimal, sehingga pelaku kekerasan tidak selalu mendapat sanksi yang tegas.

5.      Pengaruh lingkungan negatif

Pergaulan bebas, pengaruh media negatif, serta kurangnya pengawasan sosial turut memperburuk kondisi anak.

6.      Kurangnya keimanan

Pemahaman masyarakat yang kini menganggap bahwa urusan agama berbeda dengan urusan aspek kehidupan sehari-hari (sekularisme)

Dalam Islam, anak adalah amanah dan karunia dari Allah yang harus dijaga dan dilindungi hak-haknya dengan sebaik-baiknya. Islam menawarkan solusi yang komprehensif, yaitu:

Konsep Kasih Sayang dan Keadilan dalam Pendidikan Anak
Islam sangat menekankan pentingnya kasih sayang (rahmah) dan keadilan (adl) dalam mendidik anak. Kekerasan fisik yang merugikan dilarang, dan pendidikan anak harus didasarkan pada kelembutan, pemahaman, dan kesabaran. Nabi Muhammad saw  sendiri memberikan contoh pola asuh yang penuh kasih.

Larangan Kekerasan dan Perintah untuk Memperlakukan Anak dengan Baik

Dalam Al-Qur’an dan Hadist terdapat larangan keras terhadap perlakuan zalim, termasuk kekerasan pada anak. Orang tua diperintahkan untuk mendidik anak dengan cara yang baik dan tidak menyakiti mereka secara fisik maupun mental.

Pendidikan dan Pembinaan Moral yang Komprehensif.

Sistem Islam mengajarkan pendidikan moral dan spiritual sebagai fondasi dalam membentuk karakter anak agar menjadi individu yang taat, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab.

Pemberian Hak Anak secara Adil dan Perlindungan Hak.

Islam menegaskan hak anak dalam hal kasih sayang, pendidikan, pemenuhan kebutuhan dasar, dan perlindungan dari segala bentuk kezaliman. Negara dan masyarakat juga punya kewajiban untuk melindungi hak ini.

Penegakan Hukum yang Tegas bagi Pelaku Kekerasan.

Dalam sistem Islam, hukum pidana (hudud dan ta’zir) mengatur sanksi bagi pelaku kekerasan dan kejahatan terhadap anak dengan tujuan menimbulkan efek jera dan melindungi korban.

Pembinaan Keluarga dan Penguatan Peran Orang Tua.

Islam mengajarkan pentingnya membangun keluarga sakinah yang harmonis sebagai tempat utama tumbuh kembang anak. Pendidikan bagi orang tua dan penguatan nilai-nilai keluarga menjadi solusi preventif utama.

Solusi ini hanya bisa dilakukan hanya jika negara menerapkan sistem Islam dalam naungan khilafah. Sistem Islam menawarkan pendekatan yang holistik dan penuh kasih sayang dalam mendidik dan melindungi anak, menempatkan mereka sebagai amanah yang harus dijaga dengan adil dan penuh kelembutan. Implementasi nilai-nilai Islam dalam pola asuh dan penegakan hukum dapat menjadi solusi efektif untuk mencegah dan mengatasi kekerasan terhadap anak.

 Wallaahualam bissawab

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,76,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,2,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,9,Jakarta Selatan,1,KAI,149,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,1,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,195,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,178,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,529,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,3,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,97,Polresta Padang,1,Polri,79,Pontianak,1,Puisi,19,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,1,Smartphone,2,Solok,1,Sulawesi Selatan,2,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,561,Tanah Datar,2,Tanggerang,1,Teknologi,3,Telkom,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,10,
ltr
item
Media Sumbar: Penanganan Serius Kekerasan terhadap Anak dalam Islam
Penanganan Serius Kekerasan terhadap Anak dalam Islam
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOntO6zmNfNv0tlm3j49DEf_OcrF0BUtZ5B0yMoJ7CxEbWh6qIaM86Rn1ACKSlYv0qkScY29guiBi4k5LWsyW4Ceu-1PAXqQmy7uiQMwuLRdmwOlJlKyLDoyMfhfap09h4tP0Yw1K1rD10gKP1aZ-5ENfeSNGfzsPHw6XSrGIOuqgeIVCZt6KVnm9joRXI/w230-h267/TEH%20WIDYA.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOntO6zmNfNv0tlm3j49DEf_OcrF0BUtZ5B0yMoJ7CxEbWh6qIaM86Rn1ACKSlYv0qkScY29guiBi4k5LWsyW4Ceu-1PAXqQmy7uiQMwuLRdmwOlJlKyLDoyMfhfap09h4tP0Yw1K1rD10gKP1aZ-5ENfeSNGfzsPHw6XSrGIOuqgeIVCZt6KVnm9joRXI/s72-w230-c-h267/TEH%20WIDYA.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2025/09/penanganan-serius-kekerasan-terhadap.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2025/09/penanganan-serius-kekerasan-terhadap.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content