Pertamax Naik, Rakyat Makin Sulit

 


 

Oleh Lafifah

Aktivis Muslimah

 

Hidup di negara yang “gemah ripah loh jinawi”, ternyata tidak seperti maknanya, yaitu ungkapan dalam bahasa Jawa yang menggambarkan suatu wilayah atau negara yang subur makmur, kaya akan hasil bumi, tenteram, damai, dan memiliki banyak penduduk. Justru setiap tahun nya selalu mendapatkan “kejutan” dari yang mengaku pemangku kekuasaan negeri.

Tertanggal 10 Juni 2026 BBM, khususnya jenis Pertamax, resmi dinaikkan. Seperti dilansir oleh JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengungkapkan alasan pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) memutuskan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. Bahlil menjelaskan, Pertamax merupakan jenis BBM non-subsidi yang penetapan harganya mengikuti mekanisme pasar, berbeda dengan BBM subsidi yang ditangggung pemerintah.

Maka, seiring menguatnya harga minyak global, dilakukan penyesuaian harga pada BBM non subsidi, tak terkecuali Pertamax. "BBM subsidi itu tidak ada perubahan sama sekali, sementara harga yang non subsidi itu menyesuaikan dengan harga pasar yang ada," ujar Bahlil di Istana Negara Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Kenaikan harga Pertamax pasti akan berimbas pada turunnya daya beli masyarakat. Faktanya, saat ini konsumen kelas menengah banyak yang beralih ke pertalite. Lebih dari itu imbas dari naiknya BBM seringkali berimbas pula pada kenaikan harga-harga kebutuhan pokok lainnya. Kehidupan masyarakat semakin sulit, antara pendapatan dan pengeluaran tidak berimbang. Hal ini berpotensi pada makin terbukanya pintu-pintu kesengsaraan bagi rakyat.

Semua ketidakadilan itu bermuara pada paradigma sistem kapitalis yang saat ini diterapkan oleh negara, bahwa kepemilikan alat produksi, distribusi, dan kekayaan dikuasai oleh individu atau swasta.

Sistem ini beroperasi berdasarkan prinsip pasar bebas, persaingan, dan dorongan untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Individu dan swasta memiliki hak penuh atas properti, modal, dan alat produksi. Sementara penentuan harga, produksi dan distribusi barang diatur secara alami oleh hukum penawaran dan permintaan, tanpa intervensi besar dari pemerintah.

Semua ini berpotensi memicu kesenjangan ekonomi yang lebar antara pemilik modal dan pekerja. Bahkan diprediksi akan muncul praktik monopoli dan eksploitasi tenaga kerja, dan eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA), demi keuntungan jangka pendek.

Sementara Islam memandang energi dan kekayaan alam (termasuk minyak bumi) sebagai fasilitas umum milik umat, yang harus dikelola negara, serta memastikan distribusi kesejahteraan berjalan merata.

Sebagaimana hadis Nabi saw., "Kaum Muslimin berserikat (memiliki hak yang sama) dalam tiga hal: air, padang rumput, dan api." (HR. Ibnu Majah, Abu Daud, dan Ahmad).

Makna air yaitu kebutuhan pokok makhluk hidup, termasuk air minum, irigasi, dan sungai.

Padang rumput (Al-Kala'), yaitu lahan atau hutan yang digunakan untuk menggembalakan ternak dan sumber daya alam vegetatif.

Api (An-Nar): Merepresentasikan sumber energi (seperti bahan bakar minyak, gas, batu bara, dan listrik).

Maka negara wajib mengelola harta milik umum, termasuk sumber daya energi dan memberikan hasil pengelolaannya kepada rakyat, dengan harga semurah-murahnya. Negara menjadikan kedaulatan energi hanya untuk kepentingan dan kesejahteraan umat, serta mekanisme Baitul mal berjalan sesuai syariat, untuk pemenuhan kebutuhan negara dan masyarakat. Maka tidak ada solusi lain kecuali kembali kepada penerapan syariat Islam oleh negara. Sehingga negeri ini menjadi negeri yang subur makmur dan sejahtera serta diridai oleh Allah Swt..

Allah Swt. berfirman: ”Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya." (QS: Al-A'raf ayat: 96)

Wallahuualam bissawwab

MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,92,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,3,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,24,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,12,Jakarta Selatan,1,KAI,223,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,5,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,215,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,199,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,712,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,7,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,103,Polresta Padang,1,Polri,83,Pontianak,1,Puisi,20,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,2,Smartphone,4,Solok,3,Sulawesi Selatan,3,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,651,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,4,Telkom,1,Timezone,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,13,
ltr
item
Media Sumbar: Pertamax Naik, Rakyat Makin Sulit
Pertamax Naik, Rakyat Makin Sulit
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2imfYkJyExfTSNCPj_9odmgrLtExsdTqcoUOFAAA-Q004KtHjbhCePh1pj3d7EPHWw9AZi1Rq9s9erX4VGcSwMLLH1EtWGmqKTuBCH9-g1X-hfltKlggMDoqmzhsP48PeP-i5lxFZAiKBsP7gdjI1kfwKVUiP1XDEvj9F3z3Lq7f8M_T68zcUQV3Hde-y/s320/MBA%20LAFIFAH.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2imfYkJyExfTSNCPj_9odmgrLtExsdTqcoUOFAAA-Q004KtHjbhCePh1pj3d7EPHWw9AZi1Rq9s9erX4VGcSwMLLH1EtWGmqKTuBCH9-g1X-hfltKlggMDoqmzhsP48PeP-i5lxFZAiKBsP7gdjI1kfwKVUiP1XDEvj9F3z3Lq7f8M_T68zcUQV3Hde-y/s72-c/MBA%20LAFIFAH.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/07/pertamax-naik-rakyat-makin-sulit.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/07/pertamax-naik-rakyat-makin-sulit.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content