Kapitalisme Tidak Sanggup Memberantas Judi Online

Oleh : lutfiah puspa kinanti | Aktivis Dakwah Islam 

Bupati Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Dadang Supriatna menyoroti tingginya jumlah warga yang terindikasi melakukan praktik judi online di wilayahnya dan menganggap hal tersebut menjadi hal yang mendesak untuk diselesaikan.

"Kondisi saat ini membuat kita miris saat ini di Kabupaten Bandung karena berdasarkan data PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) ada sekitar 182.000 orang yang terindikasi melakukan judi online," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Bandung, Kamis. (ANTARA, 27/11/2025)

PPATK menyebutkan pula bahwasannya angka transaksi judi online mencapai 155 triliun sepanjang 2025. Walaupun angka tersebut turun dibandingkan tahun lalu yang ternyata menyentuh angka 359 triuliun. Inilah salah satu penyebab dari angka kenaikan perceraian yang tembus angka 6.000 kasus perceraian di bulan november tahun ini bukan angka yang sedikit. 

Tentu saja, dengan kerja yang semakin keras, dengan kebutuhan yang semakin tinggi, dan dengan upah yang minimum, faktor ekonomi tidaklah mudah untuk diselesaikan beberapa orang. Maka dari itu, sebagian mereka beranggapan bahwasannya dengan bermain judol dan riba adalah solusi dan jalan buntu. Judol terus-terusan memberi harapan yang menggiurkan bagi orang-orang yang merasa kesulitan ekonomi. 

Terkadang para istri ada rela yang membangkang untuk menutupi hutang tersebut atau ada juga yang ikut serta ke dalamnya?

Sehingga, Bupati Bandung menyarankan kepada perempuan untuk mengikuti organisasi perempuan yang dimana ada pembinaan agar terjauj dari perceraian. Tapi, apakah bisa untuk mencegah hal itu? Secara hanya perempuan saja yang diminta. Mungkin kurang maksimal, karena perempuan pun pastinya merasa capek sendiri.

Dengan begitu pula, Bupati Bandung menyampaikan ketegasannya bahwa dengan literasi digital dan literasi pengelolaan keuangan adalah sebuah penyelesaian judi online yg bisa ditempuh.

Lagi-lagi pemerintah gagal untuk menyelesaikan masalah judi online, karena dengan sistem yang masih sekuler, yaitu menghilangkan peran agama dalam mengatur kehidupan bermasyarakat. Menjadikannya lemah iman. Sehingga, permasalahan ekonomi tadi, dengan berjudi adalah sebuah harapan untuk menghasilkan uang yang berlimpah dan bisa dengan mudah untuk mengerjakannya.

Solusi dari yang diberikan pemerintah pun yang hanya bersifat memadamkan kebakaran, tidak memadamkan sumber api. Nyatanya, masih saja ada yang menjadikan judi sebagai jalan buntu tadi. Saking banyaknya pengguna judol, hingga akhirnya ada memunculkan ide dari kalangan pejabat, untuk memberikan pajak pada judol.

Padahal, Allah telah menegaskan dalam firmannya.

"Hai orang-orang yang beriman, sesunguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan." (QS. Al-Maidah: 90

Maraknya judol tentunya adalah sebuah kerusakan dari sistem kapitalisme ini, yang benar-benar apatis terbadap nilai-nilai agama dan menjadikan kaum muslim tidak memiliki pemahaman yang benar. Di sistem ini kaum muslim seperti kehilangan identitasnya sebagai muslim sejati. 

Dengan melakukan pembinaan pemikiran islam dan membentuk keta'atan kepada Allah, itu bisa menjadi tahap awal untuk menyolusi. Dan memberikan pencerahan bahwasannya, mencari rezeki harus ditempuh dengan cara yang halal dan berkah. Dan juga, memberikan sanksi tegas kepada bandar judi dan orang yang bermain judi.

Sanksi yang tegas bisa membuat orang takut untuk melakukan hal tersebut. Dan hanya sistem islam yang mampu mengatasinya. Sistem saat tidak mampu memberantasnya.

Solusi apapun tanpa mengganti sistem islam, judol tidak dapat dihilangkan.

Untuk memberantas judi online hanya bisa dilakukan oleh sistem penerapan islam, yaitu aturan islam secara kaffah. Dalam sistem Islam Tidak akan ada transaksi yang haram termasuk judi online, semua transaksi berdasarkan hukum syari'at islam. Islam tidak akan membiarkan hal hal haram terjadi.

Khilafah akan menyelesaikan persoalan judol, dengan cara pencegahan, penegakkan hukum yang tegas. Untuk pencegahan melalui edukasi individu, keluarga, masyarakat dan negara. Dengan memperkuat akidah, serta sering mengaitkan agama dalam kehidupan dan merasa kita selalu diawasi oleh Allah SWT.

Lalu, khilafah akan menerapkan sistem ekonomi islam yang di mana akan mensejahterakan masyarakat dengan memberikan hak pelayanan kesehatan gratis, pendidikan gratis yang akan meringankan kebutuhan keluarga.

Selain itu, khilafah akan mengatur pula ITE yang akan memberantas bandar judi online tersebut. Dan Khilafah akan memberi sanksi pada para pelaku judol sesuai syari'at Islam.

Begitulah Islam yang begitu adil dan sungguh-sungguh untuk melindungi masyarakan dari jenis transaksi haram seperti, judi, pinjol, dll. Maka dari itu kita harus memperjuangkan sistem islam tersebut demi menyelamatkan dan mensejahterakan umat.

MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,84,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,2,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,9,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,9,Jakarta Selatan,1,KAI,171,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,1,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,198,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,185,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,566,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,3,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,102,Polresta Padang,1,Polri,80,Pontianak,1,Puisi,19,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,1,Smartphone,2,Solok,2,Sulawesi Selatan,2,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,600,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,3,Telkom,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,10,
ltr
item
Media Sumbar: Kapitalisme Tidak Sanggup Memberantas Judi Online
Kapitalisme Tidak Sanggup Memberantas Judi Online
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPmVLBGvXlP8ZM_HuNqRzVqav2Ch3vHrXC9TJ4vBIHGpBOG699lsw0wXrzXL-4rzptGdjWqrRaen-ykQTbD0XL78m6KMPZphuYS38KxRdOp_UlqGRhMPipLrKEqGNsjtKPzPhVdcg_D0ZACoVJqdyuFUYUHNcevfepdrZYUEXiD1kMrUPiILu_9YXwPT_b/s320/1000606977.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPmVLBGvXlP8ZM_HuNqRzVqav2Ch3vHrXC9TJ4vBIHGpBOG699lsw0wXrzXL-4rzptGdjWqrRaen-ykQTbD0XL78m6KMPZphuYS38KxRdOp_UlqGRhMPipLrKEqGNsjtKPzPhVdcg_D0ZACoVJqdyuFUYUHNcevfepdrZYUEXiD1kMrUPiILu_9YXwPT_b/s72-c/1000606977.jpg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2025/12/kapitalisme-tidak-sanggup-memberantas.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2025/12/kapitalisme-tidak-sanggup-memberantas.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content