Dharmasraya -- (Media Sumbar) Kebersamaan yang hangat dan penuh keakraban terasa dalam kegiatan halal bihalal yang dilaksanakan di mushalla Kantor Camat Koto Besar pada Hari ini Senin 30 Maret 2026.
Segenap stakeholder kecamatan Koto Besar hadir dalam mengikuti acara halal bi halal tersebut.
Dalam sambutannya Camat koto besar Fauzi Aries,S.H mengatakan Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Halal bi Halal, sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan tali silaturahmi dalam suasana pasca-Ramadan yang penuh makna.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama sebagai bagian dari implementasi ajaran Islam. “Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi merupakan bagian dari ajaran untuk memperbaiki hubungan antar manusia (hablum minannas). Inilah yang menjadi kunci terciptanya kehidupan sosial yang damai dan harmonis,” jelasnya.
“Silaturahmi yang terjalin hari ini harus menjadi kekuatan bagi kita untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan hati yang bersih dan hubungan yang baik, insya Allah setiap tugas yang kita emban akan membawa keberkahan,”ucapnya.
Kepala KUA Kecamatan Koto besar Hendriyanto Sutarto dalam tausyiah mengatakan kegiatan halal bihalal bukanlah sekadar seremoni, tetapi merupakan wujud nyata komitmen kita bersama dalam membumikan sinergi pelayanan kepada masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui ajang silaturahmi ini penguatan solidaritas dalam pekerjaan,juga diharapkan mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun dalam menjalankan tugas sebagai pelayan umat,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa momentum Halal Bihalal harus dimaknai sebagai sarana untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan, sehingga tercipta lingkungan kerja yang harmonis dan penuh semangat pengabdian.
Dalam kesempatan tersebut, tausiyah Hendriyanto mengajak kepada masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan Al-Qur’an adalah sumber cahaya bagi kehidupan.
Ketika kita dekat dengan Al-Qur’an, maka kehidupan kita akan lebih terarah, penuh ketenangan, dan bernilai ibadah. Oleh karena itu, Qur’an harus terus dijaga dan dilanjutkan, tidak berhenti hanya di bulan Ramadan,”bebernya.
Melalui kegiatan ini,tidak hanya memperkuat nilai spiritual ASN, tetapi juga memberikan pesan sosial kepada masyarakat bahwa kebersamaan, silaturahmi, dan kedekatan dengan Al-Qur’an merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan beragama yang rukun dan bermakna.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan ramah tamah antar keluarga besar KUA Koto besar,dan seluruh stakeholder kecamatan yang semakin menambah kehangatan dalam kebersamaan penuh khidmat.
