Bergabung dengan BoP: Perdamaian Dijadikan Alibi, Palestina Dikhianati

 



Oleh Widya Amidyas Senja

 Pendidik Generasi

 

Board of Peace bukan jalan damai bagi Gaza, melainkan legitimasi baru bagi proyek geopolitik Amerika Serikat.

Keputusan Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP) menuai polemik luas. Pemerintah berdalih langkah ini ditempuh demi mendorong perdamaian di Palestina, khususnya Gaza. Namun jika ditelisik lebih dalam, BoP justru memperlihatkan wajah lain dari diplomasi global, yakni perdamaian yang dikemas rapi, tetapi sarat kepentingan imperialis dan jauh dari cita-cita pembebasan Palestina yang sesungguhnya.

Pada Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto menandatangani BoP Charter di Davos, Swiss. Pemerintah menyebut BoP sebagai peluang nyata menciptakan perdamaian Gaza (Setkab.go.id). Indonesia bahkan disebut harus menyiapkan kontribusi hingga US$1 miliar atau sekitar Rp1617 triliun demi memperoleh posisi keanggotaan tetap (CNBC Indonesia).

Namun BoP bukanlah lembaga netral. Struktur dan arah kebijakannya dikendalikan oleh Amerika Serikat, dengan pengaruh dominan Donald Trump sebagai penggagas. Sejumlah laporan media internasional menegaskan bahwa Palestina sendiri tidak dilibatkan secara substantif dalam pembentukan maupun pengambilan keputusan BoP (BBC Indonesia; ABC Australia).

Lebih problematis lagi, BoP digagas oleh negara yang selama ini menjadi pelindung utama Zionis Israel, baik secara militer, politik, maupun ekonomi. Fakta ini saja sudah cukup untuk mempertanyakan: perdamaian versi siapa yang hendak diwujudkan?

BoP Bukan untuk Membebaskan Palestina, mengapa?

Pertama, BoP bukanlah instrumen pembebasan Palestina, melainkan alat stabilisasi geopolitik Amerika Serikat. Trump secara terbuka menyuarakan rencana Gaza Baru: pengusiran penduduk Gaza, penguasaan wilayah, dan pembangunan kawasan elite berisi pencakar langit, destinasi wisata pantai, pelabuhan internasional, dan apartemen mewah. Ini bukan rekonstruksi kemanusiaan, melainkan kolonisasi gaya baru.

Kedua, keberadaan negara-negara muslim dalam BoPtermasuk Indonesiatidak lebih dari aksesoris legitimasi politik. Dunia seolah disuguhi narasi bahwa umat Islam ikut mendukung proyek tersebut, padahal arah kebijakannya sepenuhnya dikendalikan oleh AS. BoP dengan demikian menjadi kendaraan untuk merealisasikan 20 poin rencana Trump atas Gaza, bukan sarana keadilan bagi rakyat Palestina.

Ketiga, keikutsertaan negeri-negeri muslim dalam BoP pada hakikatnya adalah pengkhianatan politik dan moral terhadap Muslim Palestina. Ketika Gaza masih dibombardir, rakyatnya diblokade, dan tanahnya dijajah, justru ditawarkan perdamaian yang mensyaratkan tunduk pada arsitektur penjajahan baru.

Kesalahan terbesar BoP adalah salah mendiagnosis masalah Palestina. Masalah utama Palestina bukan ketiadaan forum damai, melainkan pendudukan Zionis. Selama penjajahan masih bercokol, semua skema perdamaian hanya akan menjadi jeda konflik, bukan solusi. Sejarah membuktikan, perjanjian demi perjanjian yang dimediasi Barat selalu berakhir pada penguatan Israel, bukan kemerdekaan Palestina. BoP hanyalah pengulangan pola lama dengan kemasan baru.

Islam memandang Palestina sebagai tanah yang dirampas, bukan wilayah sengketa biasa. Karena itu, Palestina tidak membutuhkan BoP, tidak pula rencana Amerika Serikat. Yang dibutuhkan Palestina adalah pembebasan total dari penjajahan Zionis.

Perdamaian hakiki hanya akan terwujud ketika Zionis hengkang dari seluruh wilayah Palestina. Dalam pandangan Islam, pembebasan wilayah yang diduduki musuh merupakan kewajiban kolektif umat (fardhu kifayah) yang akan berubah menjadi kewajiban individual ketika penguasa lalai. Di sinilah Islam menempatkan j1h4d sebagai mekanisme syari untuk membebaskan negeri yang dijajah, sebagaimana dijelaskan dalam Asy-Syakhshiyah al-Islamiyah jilid 2. Namun jihad tidak dijalankan secara sporadis, melainkan di bawah kepemimpinan politik umat, yakni Khilafah, sebagaimana dibahas dalam Mafahim Siyasiyah terkait persoalan Timur Tengah.

Lebih jauh, Islam melarang negeri-negeri muslim bersekutu dengan negara kafir harbi filan yang secara nyata memerangi kaum muslimin, seperti Amerika Serikat dan Zioni5 Isr4el. Karena itu, keterlibatan dalam BoP justru bertentangan dengan prinsip politik luar negeri Islam. Allah Swt. berfirman :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَتَّخِذُوا الْكٰفِرِيْنَ اَوْلِيَاۤءَ مِنْ دُوْنِ الْمُؤْمِنِيْنَۚ اَتُرِيْدُوْنَ اَنْ تَجْعَلُوْا لِلّٰهِ عَلَيْكُمْ سُلْطٰنًا مُّبِيْنًا

wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadikan orang-orang kafir sebagai wali (sekutu/pelindung dengan meninggalkan orang-orang beriman (QS. An-Nisa : 144)

BoP bukan jalan damai, melainkan jebakan legitimasi. Bergabung di dalamnya berarti menempatkan Indonesia di barisan proyek yang berpotensi menghapus Palestina dari peta sejarah. Umat Islam harus menjadikan penegakan Islam sebagai qadhiyah masiriyah agenda utama, karena hanya dengan kepemimpinan Islam yang independen, pembebasan Palestina dapat diwujudkan secara nyata, bermartabat, dan sesuai syariat. Palestina tidak butuh dewan perdamaian palsu. Palestina butuh pembela sejati.

Walaahualam bissawab

MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,85,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,3,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,12,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,9,Jakarta Selatan,1,KAI,181,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,1,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,198,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,188,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,600,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,3,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,102,Polresta Padang,1,Polri,81,Pontianak,1,Puisi,20,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,2,Smartphone,2,Solok,2,Sulawesi Selatan,2,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,616,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,3,Telkom,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,11,
ltr
item
Media Sumbar: Bergabung dengan BoP: Perdamaian Dijadikan Alibi, Palestina Dikhianati
Bergabung dengan BoP: Perdamaian Dijadikan Alibi, Palestina Dikhianati
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_Y8Wru8_u22kohN4POcIOKwxdOgI7RrLxu7ruzbne1-So98squOhX1lIF6PPkFgwKAjEHSsRc9q-gzSQKYrnby4T31Wn6e5nOijICMmf1Uaw_vac5vgvux5rLn4JJblddMvR2qRsuOGUIAPaGYtc3zcVsdTsANSBxbAZTBB3S_5x2HdM8ZN6Z-U6jQxTh/s320/TEH%20WIDYA.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_Y8Wru8_u22kohN4POcIOKwxdOgI7RrLxu7ruzbne1-So98squOhX1lIF6PPkFgwKAjEHSsRc9q-gzSQKYrnby4T31Wn6e5nOijICMmf1Uaw_vac5vgvux5rLn4JJblddMvR2qRsuOGUIAPaGYtc3zcVsdTsANSBxbAZTBB3S_5x2HdM8ZN6Z-U6jQxTh/s72-c/TEH%20WIDYA.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/02/bergabung-dengan-bop-perdamaian.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/02/bergabung-dengan-bop-perdamaian.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content