Padang, – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menggelar kegiatan Rilis Akhir Tahun yang bertempat di Aula Utama Gedung Mapolda Sumbar pada hari Rabu siang (31/12/25), ukir capaian kinerja strategis sepanjang tahun 2025
Acara yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA., dihadiri oleh sejumlah Pejabat Jajaran Utama (PJU) Polda Sumbar, pengurus Lembaga Kemasyarakatan dan Advokasi HAM (LKAAM) Sumbar, Wakil Gubernur Sumatera Barat beserta jajaran pemerintah provinsi, serta puluhan perwakilan media massa dari koran cetak, televisi, radio, dan portal berita daring.
Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar mengungkapkan bahwa tahun 2025 menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan layanan dan keamanan masyarakat, dengan berbagai pencapaian yang menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai sektor.
Sektor Lalu Lintas: Angka Kecelakaan Menurun, Kolaborasi Masyarakat Jadi Kunci Sukses
Salah satu capaian yang paling menonjol adalah penurunan angka kecelakaan lalu lintas di seluruh wilayah Sumatera Barat.
Menurut data resmi yang disampaikan, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas tahun 2025 mengalami penurunan sebesar 23% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara korban meninggal dunia juga turun hingga 18%.
Kapolda Gatot menjelaskan bahwa penurunan ini tidak terlepas dari serangkaian program yang dilakukan bersama berbagai pihak.
“Kami telah melaksanakan program penyuluhan keselamatan berlalu lintas secara berkelanjutan di sekolah-sekolah, tempat kerja, dan komunitas masyarakat.
Selain itu, upaya penguatan pengawasan di titik-titik rawan kecelakaan serta peningkatan sarana prasarana jalan raya bersama Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumbar juga memberikan kontribusi besar,” jelasnya.
Kapolda menegaskan bahwa penindakan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polda dan Polres se-Kabupaten/Kota tidak dimaksudkan sebagai instrumen pemasukan, melainkan sebagai upaya membangun kesadaran hukum dan budaya tertib berlalu lintas.
“Setiap tilang yang diberikan disertai dengan penyuluhan agar pelanggar memahami dampak dari tindakan yang dilakukan. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya aparat kepolisian,” tegasnya.
Disiplin Internal: Ketegasan Menjaga Profesionalisme dan Kepercayaan Publik
Dalam babak penegakan disiplin internal, Polda Sumbar menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga integritas dan profesionalisme anggota.
Sepanjang tahun 2025, sebanyak 17 anggota kepolisian di wilayah Sumbar dikenai sanksi administratif hingga tingkat Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH), meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kapolda menjelaskan bahwa peningkatan jumlah sanksi ini merupakan bentuk ketegasan institusi dalam menangani setiap pelanggaran etika dan peraturan.
“Kami tidak akan mentolerir setiap bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh anggota, karena kepercayaan masyarakat adalah modal utama yang harus kita jaga.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anggota kepolisian bekerja sesuai dengan standar profesionalisme dan prinsip-prinsip kejujuran,” ujar Kapolda Gatot.
Selain sanksi, Polda Sumbar juga telah melaksanakan berbagai program pengembangan kapasitas dan pembinaan karakter bagi anggota, termasuk pelatihan etika profesi, kepemimpinan, serta peningkatan kompetensi teknis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Keamanan Masyarakat: Balap Liar dan Tawuran Mulai Berkurang
Dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat, Polda Sumbar mencatat pencapaian yang sangat membanggakan dengan berkurangnya kasus balap liar dan tawuran sepanjang tahun 2025.
Keberhasilan ini diraih melalui pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai pihak.
“Kami bekerja sama erat dengan pemerintah daerah, dinas pendidikan, tokoh masyarakat, dan orang tua siswa untuk melakukan pendekatan preventif terhadap potensi terjadinya tawuran antar pelajar.
Sedangkan untuk menangani balap liar, kami melakukan pengawasan intensif di lokasi-lokasi yang sering menjadi tempat balapan liar, serta melakukan pendekatan kepada komunitas pengendara untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya dan konsekuensi hukum dari balap liar,” jelas Kasat Reskrim Polda Sumbar yang juga hadir dalam acara.
Selain itu, Polda Sumbar juga berhasil menekan angka kejahatan seperti pencurian dan perampokan hingga mencapai tingkat terendah dalam 5 tahun terakhir, berkat program patroli masyarakat yang terus diperkuat dan penggunaan teknologi pemantauan yang semakin luas.
Komitmen Masa Depan: Terus Memperkuat Peran Sebagai Pelindung dan Pelayan Masyarakat
Pada akhir acara, Kapolda Sumbar menyampaikan bahwa seluruh capaian yang dicapai tahun 2025 tidak akan menjadi alasan untuk lengah, melainkan sebagai dasar untuk terus meningkatkan kinerja di tahun mendatang.
“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan semua elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga terkait untuk menciptakan kondisi keamanan yang lebih aman dan kondusif.
Tahun depan, kami akan fokus pada penguatan sistem pemantauan keamanan berbasis teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan program kerja sama dengan masyarakat untuk membangun budaya keamanan yang menyeluruh,” tutup Gatot Tri Suryanta.
(Ani)
