Padang — Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, melakukan kunjungan ke Gerakan Dakwah Muhammadiyah (GDM) sebagai bentuk empati dan solidaritas atas bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum penyampaian belasungkawa mendalam Muhammadiyah kepada para korban dan keluarga terdampak.
Dalam kunjungan itu, Haedar Nashir menegaskan bahwa musibah yang terjadi bukan hanya duka masyarakat Sumatera Barat, tetapi juga duka seluruh keluarga besar Muhammadiyah dan bangsa Indonesia. Ia mengajak seluruh elemen persyarikatan untuk terus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, serta kepedulian sosial di tengah bencana.
“Musibah ini menguji keimanan, kesabaran, dan kepedulian kita bersama. Muhammadiyah hadir untuk berbagi duka, memberikan bantuan, dan mendampingi masyarakat agar mampu bangkit kembali,” ujar Haedar Nashir dalam sambutannya.
Ketua Umum PP Muhammadiyah juga mengapresiasi peran aktif GDM Muhammadiyah beserta unsur persyarikatan lainnya yang telah bergerak cepat dalam merespons bencana, baik melalui bantuan kemanusiaan, pendampingan psikososial, maupun dukungan spiritual kepada para korban.
Selain itu, Haedar Nashir menekankan pentingnya sinergi antara Muhammadiyah, pemerintah, dan masyarakat dalam penanganan bencana, mulai dari fase tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana. Menurutnya, pendekatan yang terorganisir dan berkelanjutan akan membantu masyarakat terdampak kembali menjalani kehidupan secara normal.
Kunjungan tersebut diakhiri dengan doa bersama untuk para korban yang wafat serta harapan agar masyarakat Sumatera Barat diberikan kekuatan, ketabahan, dan keselamatan dalam menghadapi masa-masa sulit akibat bencana alam yang terjadi.
