Pasaman Barat — Anggota DPR RI Komisi XIII, H. Arisal Azis, turun langsung menemui masyarakat IV Koto Mudik Lubuak Nyiur Batang Kapeh yang terdampak banjir. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral wakil rakyat untuk mendengarkan secara langsung keluhan serta kebutuhan masyarakat pasca bencana.
Dalam pertemuan yang berlangsung di nagari tersebut, H. Arisal Azis berdialog bersama warga, Wali Nagari, perangkat nagari, tokoh adat, serta tokoh masyarakat. Suasana dialog berlangsung terbuka, di mana masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang muncul akibat banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga adalah kerusakan saluran irigasi yang berdampak langsung pada lahan pertanian masyarakat. Rusaknya irigasi menyebabkan pasokan air ke sawah terganggu, sehingga mengancam produktivitas pertanian dan penghasilan petani. Kondisi ini dikhawatirkan akan berdampak jangka panjang apabila tidak segera ditangani.
Menanggapi hal tersebut, H. Arisal Azis menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami masyarakat. Ia menegaskan bahwa persoalan irigasi merupakan kebutuhan mendasar bagi petani dan harus menjadi prioritas penanganan. Aspirasi warga, kata dia, akan dicatat dan diperjuangkan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta kementerian terkait di tingkat pusat.
“Banjir tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga mengganggu sumber penghidupan masyarakat. Irigasi adalah urat nadi pertanian. Jika ini tidak segera diperbaiki, dampaknya akan sangat dirasakan petani,” ujar H. Arisal Azis.
Selain irigasi, masyarakat juga menyampaikan harapan agar dilakukan penanganan sungai dan drainase guna mencegah banjir serupa terulang di masa mendatang. Warga berharap adanya langkah terpadu antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam upaya mitigasi bencana.
Wali Nagari IV Koto Mudik Lubuak Nyiur Batang Kapeh mengapresiasi kehadiran H. Arisal Azis yang turun langsung ke tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran wakil rakyat memberikan semangat dan harapan baru bagi warga yang terdampak banjir.
Kunjungan tersebut diakhiri dengan peninjauan lapangan ke sejumlah titik irigasi dan area pertanian yang mengalami kerusakan akibat banjir, sebagai bahan awal untuk penyusunan langkah penanganan dan pemulihan ke depan.
