Krisis Moral di Sekolah: Ketika Rokok dan HAM Mengikis Wibawa Guru

 




Oleh Riska Sapitri

Guru Matematika di SMP


Ancaman Nyata di Lingkungan Pendidikan

Dunia pendidikan tengah menghadapi tantangan serius. Isu-isu yang berkaitan dengan moralitas dan disiplin peserta didik kini menjadi konsumsi publik, mulai dari kasus perundungan (bully), pelecehan seksual, hingga fenomena merokok dan penggunaan rokok elektrik (vape) di lingkungan sekolah.

Sorotan tajam tertuju pada perilaku merokok remaja, yang ironisnya terjadi di tempat mereka seharusnya menuntut ilmu. Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar 15 juta remaja berusia 13 hingga 15 tahun di seluruh dunia menggunakan rokok elektrik. WHO juga mencatat bahwa remaja sembilan kali lebih mungkin menggunakan vape dibandingkan orang dewasa.

Padahal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI telah secara tegas mengatur bahwa seluruh sekolah di Indonesia, dari jenjang SD hingga SMA/SMK, wajib menjadi kawasan bebas rokok (Permendikbud RI No. 64 Tahun 2015).

Dilema Guru: Wibawa Tergerus antara Disiplin dan HAM

Kompleksitas masalah ini terlihat jelas dalam kasus-kasus viral baru-baru ini. pertama, Beredar foto seorang siswa SMA di Makassar berinisial AS yang santai merokok sambil mengangkat kaki di samping gurunya, Ambo. Sang guru menjelaskan bahwa ia ragu untuk menegur secara tegas. Ia khawatir tindakannya akan dianggap sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), mengingat betapa mudahnya posisi pendidik dilaporkan saat ini. Kasus Kepala Sekolah Lebak: Seorang kepala sekolah di SMAN 1 Cimarga, Lebak, Banten, dilaporkan oleh wali murid ke Polres setempat karena menampar siswa yang kedapatan merokok. Orang tua siswa merasa tindakan fisik tersebut adalah pelanggaran HAM. Kasus ini diperparah dengan aksi mogok sekolah yang dilakukan oleh ratusan siswa sebagai bentuk protes terhadap hukuman disiplin tersebut.

Fakta-fakta ini mengindikasikan adanya normalisasi terhadap pelanggaran aturan sekolah. Siswa pelaku merasa tidak bersalah, bahkan mendapatkan dukungan, yang jelas berdampak buruk pada pembentukan karakter dan menumbuhkan rasa impunitas.

Ruang Abu-Abu Penegakan Disiplin

Fenomena ini mencerminkan sebuah ruang abu-abu yang menghalangi guru dalam menegakkan kedisiplinan. Guru yang Tegas atau yang menegur secara fisik seperti menampar, memukul, atau menegur dengan nada keras berisiko dicap melanggar HAM yang berujung pada ancaman laporan atau pemecatan. Sedangkan, Guru yang Membiarkan dianggap tidak memiliki wibawa dan membiarkan moral peserta didik tergerus.

Tentu, Akar masalahnya bukan hanya pada perilaku siswa yang mencari jati diri, kebanggaan, atau ungkapan kedewasaan melalui merokok, tetapi juga pada krisis wibawa guru dan lemahnya sistem perlindungan bagi pendidik. Pelanggaran yang terjadi di berbagai sekolah menunjukkan masalah ini sudah bersifat sistemik.

Menjaga Wibawa Guru dan Solusi Pendidikan Islam

Dalam sistem pendidikan saat ini, guru berada dalam tekanan yang luar biasa karena minimnya perlindungan hukum yang jelas. Mengingatkan atau menegur yang bersalah memang harus dilakukan, namun tidak boleh melalui kekerasan. Diperlukan upaya tabayun (klarifikasi) dan pendekatan mendalam untuk memahami latar belakang perilaku siswa.

Namun, di atas itu semua, kegagalan ini menunjukkan bahwa sistem pendidikan yang terlalu liberal dan sekuler terbukti gagal mencetak generasi yang bertakwa dan berakhlak mulia. Pendidikan hanya fokus pada kecerdasan akademik, namun abai terhadap nilai-nilai fundamental, sopan santun, dan rasa hormat.

Sistem Pendidikan Islam menawarkan solusi yang berbeda

Sistem islam telah terbukti mencetak generasi yang cermelang dan mampu membangun peradaban. Ilmuan-ilmuan islam adalah ilmuan yang faqih fiddin yang tidak pintar secara akademik, namun juga memiliki akhlakul karimah. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor:

1.      Fondasi Takwa: Islam memandang pendidikan sebagai proses pembentukan manusia yang beriman dan bertakwa, bukan sekadar cerdas. Tujuannya adalah membentuk kepribadian Islami, yaitu pemikiran yang dibimbing oleh akidah Islam dan perilaku yang selaras dengan syariat.

2.      Konsep Muraqabah: Seseorang yang bertakwa senantiasa merasa diawasi oleh Allah SWT (muraqabah). Perasaan diawasi ini menjadi penjamin integritas dan kejujuran. Mereka tidak akan melanggar hukum, termasuk aturan sekolah, dan akan menghormati guru sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Dalam QS Al-Hasyr ayat 18 disebutkan “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

3.      Guru Sebagai Pilar Peradaban: Dalam Islam, guru adalah figur yang dihormati dan dimuliakan. Tugasnya bukan hanya mentransfer ilmu, melainkan juga membentuk kepribadian dan memberikan suri teladan (uswatun hasanah) bagi muridnya.


Untuk mengakhiri krisis moral dan mengembalikan wibawa guru, dibutuhkan sistem pendidikan

yang menanamkan kembali nilai-nilai fundamental dan menjadikan takwa sebagai fondasi utama

integritas peserta didik, sehingga kedisiplinan ditegakkan atas kesadaran diri dan rasa hormat, bukan

karena ketakutan terhadap hukuman. Wallahualam bissawab.

 

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,78,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,2,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,3,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,9,Jakarta Selatan,1,KAI,149,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,1,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,195,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,178,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,533,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,3,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,97,Polresta Padang,1,Polri,79,Pontianak,1,Puisi,19,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,1,Smartphone,2,Solok,1,Sulawesi Selatan,2,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,565,Tanah Datar,2,Tanggerang,1,Teknologi,3,Telkom,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,10,
ltr
item
Media Sumbar: Krisis Moral di Sekolah: Ketika Rokok dan HAM Mengikis Wibawa Guru
Krisis Moral di Sekolah: Ketika Rokok dan HAM Mengikis Wibawa Guru
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixHP16wmksYUVrYgaKpxIbypIx2eUY3H8fjH2F18IBAt5lTFwtHOu4WLqiItvaylx-Wqxk-rHP4C_kSe5qBxLOgnQoeudmh2CPfgGMi8dQVgIKD74OPvY1o7m-nL1bwaLKH0E9Kk0kEdVT7a1QkNyBVPyoTQZj5KPNUXXZ43p3C5NpIfO1bAEY9oWCPhqn/w183-h244/TEH%20RISKA%20S.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixHP16wmksYUVrYgaKpxIbypIx2eUY3H8fjH2F18IBAt5lTFwtHOu4WLqiItvaylx-Wqxk-rHP4C_kSe5qBxLOgnQoeudmh2CPfgGMi8dQVgIKD74OPvY1o7m-nL1bwaLKH0E9Kk0kEdVT7a1QkNyBVPyoTQZj5KPNUXXZ43p3C5NpIfO1bAEY9oWCPhqn/s72-w183-c-h244/TEH%20RISKA%20S.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2025/11/krisis-moral-di-sekolah-ketika-rokok.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2025/11/krisis-moral-di-sekolah-ketika-rokok.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content