Gaza Telah Lama Dijajah, Islam Solusinya

 


 

Oleh Bu Erna

Aktivis Dakwah

 

Di saat Gaza diserang dan di ambang kematian, para penguasa negeri muslim diam. Begitu juga ketika Zion*s berencana mengambil alih kendali militer penuh atas jalur Gaza, para pemimpin negeri-negeri muslim hanya mengutuk dan mengecam.  Pendudukan jalur Gaza telah berlangsung lama, Zion*s makin jemawa. Pelaparan sistematis telah digunakan sebagai senjata genosida baru di Gaza. Bantuan kemanusiaan dan pangan yang diblokade oleh Zion*s, telah menjadikan Gaza seperti penjara. Warga Gaza kelaparan, terisolasi dan tidak ada akses dari dunia luar.

Volker Turk, Kepala Hak Asasi Manusia (HAM) PBB pada Jumat (8-8-2025) mengecam rencana Zion*s yang hendak mengambil alih sepenuhnya Gaza secara militer dan dia mendesak agar segera dihentikan rencana tersebut. Kecaman juga datang dari Turki, Australia, Inggris, Cina, dan Indonesia. (beritasatu.com)

Zion*s merespons dengan santai dan penuh percaya diri, atas semua kecaman-kecaman tersebut. Mereka menyatakan negara-negara yang mengutuk Zions* dan mengancam hendak memberlakukan sanksi pada zion*s, tidak akan melemahkan tekad mereka.

Netanyahu menyatakan bahwa mereka hanya ingin mengambil Gaza dari penguasaan Hamas, tidak berencana memerintah Gaza secara langsung, tapi akan menyerahkan wilayah itu kepada Arab. (cnbcindonesia.com)

Pernyataan tersebut adalah upaya untuk menggiring opini bahwa Zion*s tidak ingin mengambil alih Gaza, tapi hanya hendak menyelamatkannya dari Hamas yang mereka sebut sebagai teroris dan radikal. Zion*s terus menyangkal perbuatan kejinya.

Pernyataan Netanyahu tentang pendudukan penuh, bisa memiliki dampak pada opini publik yang mudah tertipu dengan narasi yang dibangun Zion*s, mereka akan mengira bahwa tindakan zion*s dalam rangka mengendalikan wilayah yang dianggap strategis. Adapun dalam perspektif umat, narasi apa pun yang dibuat Zion*s semestinya tidak menyurutkan langkah untuk terus menyuarakan pembebasan Palestina dari penjajahan dan pendudukan Zion*s.

Mengambil alih Gaza, tapi tidak ingin memilikinya adalah narasi kemunafikan yang dibuat Zion*s untuk mengelabui dunia. Kemunafikan lain yang mereka narasikan adalah pembenaran serangan yang mematikan dengan dalih membela diri. Serangan 7 Oktober 2023, misalnya Zion*s merasa menjadi korban. Padahal, mereka sudah lama sekali menjajah Palestina, yaitu sudah 75 tahun.

Zion*s juga menyangkal pelaparan sistematis yang dilakukan di jalur Gaza. Buktinya berbagai lembaga internasional menyatakan bahwa akar masalah kelaparan di Gaza adalah blokade bantuan kemanusiaan yang dilakukan oleh Zion*s sejak awal Maret 2025.

Penyangkalan tersebut adalah bagian dari perang informasi yang disengaja yang bertujuan mengaburkan kenyataan, menunda tekanan internasional, dan membenarkan kebijakan distribusi bantuan melalui GHF yang kontroversial. GHF adalah sistem bantuan kemanusiaan yang dibentuk AS dan Zion*s yang hanya memiliki empat titik distribusi bagi jutaan warga yang tersebar yang memicu kepadatan, kepanikan, dan kekerasan. Masyarakat  yang kelaparan dipaksa menempuh perjalanan yang berbahaya melewati zona militer aktif demi mendapatkan bantuan.

Kaum muslim seharusnya tidak termakan narasi kemunafikan dan propaganda yang diciptakan Zion*s bersama AS. Karena yang terjadi di Gaza adalah pembantaian, baik secara militer maupun krisis kemanusiaan, kelaparan, penjajahan dan pendudukan atas tanah milik muslim Palestina. Itulah paradigma yang seharusnya dipahami umat dalam melihat masalah Palestina.

Semua kecaman, kutukan, dan upaya diplomasi faktanya tidak mampu menundukkan kebengisan Zion*s. Solusi dua negarapun terus digaungkan, tapi juga tidak menjamin pembebasan Palestina dari penjajahan, karena pada hakikatnya sama saja menyerahkan tanah Palestina pada zion*s bahkan melanggengkan penjajahan.

Ini semua karena  kemunafikan sudah melekat pada diri entitas Yahudi Zion*s, karena mereka selalu melanggar perjanjian dan gemar berdusta. Mereka memperluas pendudukannya di wilayah Palestina hingga hanya tersisa Gaza yang tidak pernah berhasil mereka duduki.

Kalau kita kembali melihat sejarah dunia, sebelum 1948 tidak ada negara bernama Zion*s di Tanah Palestina. Yang ada hanyalah entitas yang menumpang hidup di Palestina, saat itu tidak ada satupun negara yang mau menerima entitas tersebut. Tetapi ibarat air susu dibalas dengan air tuba, karena di dukung AS, Eropa, dan PBB, Zion*s mendeklarasikan diri menjadi negara di atas tanah Palestina, kemudian  melakukan pendudukan dan pengusiran terhadap kaum muslim di Palestina. Hal ini berlangsung secara masif hingga sekarang.

Jadi, cara yang benar untuk membasmi dan menghapus penjajahan, adalah dengan mengusir penjajah yang tentu saja  membutuhkan upaya perlawanan secara militer, dengan memerangi penjajah hingga mereka takluk dan menyerah.

Allah Swt. berfirman, “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambatkan untuk berperang (yang dengan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang–orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya, sedangkan Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan di jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya ” (TQS Al-Anfal:  60).

Memerangi penjajah dalam rangka membebaskan Palestina adalah kewajiban dan tanggung jawab umat Islam. Dan ini hanya bisa terlaksana jika umat bersatu dalam satu komando dan kepemimpinan, yakni jihad fisabilillah yang dikomando oleh khalifah.

Untuk mewujudkan upaya hadirnya perisai umat (Khilafah) dan jihad fi sabilillah, umat harus memiliki kesamaan pemikiran, perasaan, dan aturan yang kemudian aturan itu diterapkan. Kaum muslim akan sulit untuk membebaskan Palestina jika mereka tidak bersatu dalam gerakan dakwah. Allah Swt. berfirman, “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (TQS As-Saff: 4).

Dari Abi Musa dari Nabi saw, beliau bersabda “Sungguh (sebagian) mukmin kepada (sebagian) mukmin lainnya seperti bangunan yang menguatkan sebagian dengan sebagian lainnya" Dan beliau menyilangkan jari-jarinya.“ (HR Bukhari dan Muslim).

Di riwayat lain, Rasulullah saw. bersabda, “Hendaknya kalian berjemaah dan hindarilah perpecahan.” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah. Disahihkan oleh Syekh Al-Albani dalam Sahih al-Jami’, No. 2546).

Demikianlah pentingnya bersatu dalam jemaah gerakan dakwah  untuk meluruskan pemahaman umat yang telah di putarbalikkan oleh ideologi sekuler kapitalisme. Ideologi ini bertujuan agar umat memiliki paradigma yang sama dalam memandang persoalan Palestina dan persoalan umat secara global. Maka umat harus memiliki pemahaman menyeluruh tentang Islam  sebagai ideologi yang sudah tertancap kuat dalam setiap diri kaum muslim. Ideologi yang mampu bersaing dan melawan hegemoni kapitalisme di pentas dunia. Dengan ideologi Islam,  bangkitnya kembali peradaban Islam dan bersatunya negeri-negeri muslim di bawah naungan Khilafah bukan lagi hanya utopis dan mimpi.

Wallahualam bissawab.

Nama

50 Kota,1,Artikel,38,Bahan Ajar PAI Kelas 7,2,Balikpapan,1,Banjarmasin,1,Baznas,1,BIM,2,BNNP,4,Cerpen,2,Depok,1,Dharmasraya,1,DPRD Bukittinggi,7,Film,2,Hiburan,1,Internasional,11,Jakarta,4,Jakarta Selatan,1,KAI,57,Kalimantan Timur,1,Kampus,24,Kejati Sumbar,15,Kesehatan,8,KJI,2,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,80,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,2,Loker,1,Malaysia,1,Nasional,101,Natuna,1,Olahraga,1,Opini,239,Otomotif,1,Padang,8,Padang Pariaman,9,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,Pariaman,5,Pasaman,1,Pasaman Barat,1,Payakumbuh,2,Pekanbaru,13,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,18,Pendidikan,11,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,4,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,57,Polresta Padang,1,Polri,63,Puisi,13,Riau,5,Sawahlunto,2,Sijunjung,1,Smartphone,2,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,320,Teknologi,2,Telkom,1,Tips,5,TNI,94,UNAND,4,UNP,9,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,5,
ltr
item
Media Sumbar: Gaza Telah Lama Dijajah, Islam Solusinya
Gaza Telah Lama Dijajah, Islam Solusinya
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiC_deS18Rum_oHMN8ssJS113BBZPEmyqp_oZJxL7XQK4SN-ZZS3gUV3kOoVhy2ShRTwNsG9yvtfzudkDD9iLhNOdkHoMcUlcht_PJ23mp-UmMSmCx8QjgMPXcGPa_gQTGL-cOIj5-ql7veJEL1Pv1PKqru5_YMXCzK5Q9G9xTdmSKqxE9qmC9YcUm1Qbmr/w180-h250/BU%20ERNA.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiC_deS18Rum_oHMN8ssJS113BBZPEmyqp_oZJxL7XQK4SN-ZZS3gUV3kOoVhy2ShRTwNsG9yvtfzudkDD9iLhNOdkHoMcUlcht_PJ23mp-UmMSmCx8QjgMPXcGPa_gQTGL-cOIj5-ql7veJEL1Pv1PKqru5_YMXCzK5Q9G9xTdmSKqxE9qmC9YcUm1Qbmr/s72-w180-c-h250/BU%20ERNA.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2025/08/gaza-telah-lama-dijajah-islam-solusinya.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2025/08/gaza-telah-lama-dijajah-islam-solusinya.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content