Ramadan di Pengungsian: Potret Kelalaian Negara dan Urgensi Islam Kafah

 


Oleh Eviyanti

Pegiat Literasi

Menjelang Ramadan 1447 H, ribuan warga di berbagai wilayah Aceh masih bertahan di pengungsian. Seperti yang dikutip oleh media kompas.com, hari Kamis (12/02/2026), Sepekan menjelang Ramadan, tercatat sisa pengungsi korban banjir di Kabupaten Aceh Timur sebanyak 675 kepala keluarga atau 2.368 jiwa. Jumlah itu tersebar di 14 titik dalam lima kecamatan. Di Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, hingga Aceh Tamiang, para korban banjir belum dapat kembali ke rumah karena hunian sementara (huntara) belum rampung. Bahkan di sejumlah kabupaten, aliran listrik masih padam sehingga aktivitas warga sangat terbatas, terutama pada malam hari ketika persiapan sahur dan ibadah tarawih semestinya dilakukan dengan tenang.

Sebagian besar korban kehilangan mata pencaharian. Sawah terendam, usaha kecil lumpuh, dan akses ekonomi terputus. Mereka hanya bisa menggantungkan hidup pada bantuan masyarakat dan relawan. Sementara itu, bantuan pemerintah dinilai lambat dan belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan mendesak korban. Kondisi ini membuat ketahanan pangan warga sangat rapuh. Menjelang bulan suci yang seharusnya disambut dengan suka cita, para korban justru dihantui ketidakpastian dan kekurangan.

Kondisi ini menunjukkan adanya problem serius dalam tata kelola negara terhadap korban bencana. Pemerintah kerap mengklaim telah mengeluarkan berbagai kebijakan rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana. Namun, fakta di lapangan memperlihatkan bahwa riayah (pengurusan) terhadap rakyat belum memadai. Jika ribuan warga masih tinggal di pengungsian tanpa kepastian hunian dan penghidupan menjelang Ramadan, ini menandakan fungsi dasar negara belum berjalan optimal.

Dalam Islam, penguasa adalah raa’in (pengurus rakyat) yang akan dimintai pertanggungjawaban atas rakyat yang dipimpinnya. Ketika negara tidak sigap memastikan kebutuhan pokok, tempat tinggal, listrik, serta pemulihan ekonomi korban, berarti ada kelalaian dalam menjalankan amanah kepemimpinan. Apalagi Ramadan adalah momentum ibadah yang membutuhkan suasana kondusif dan jaminan kebutuhan dasar agar masyarakat bisa beribadah dengan khusyuk.

Model kepemimpinan kapitalistik cenderung menjadikan kebijakan bersifat administratif dan pencitraan. Anggaran sering kali dibatasi oleh hitung-hitungan fiskal dan prioritas politik, bukan oleh kebutuhan riil rakyat. Akibatnya, penanganan bencana berjalan lambat, tidak terkoordinasi, dan tidak menyentuh akar masalah. Negara tampak hadir secara simbolik, tetapi belum sungguh-sungguh menjadi pelindung dan penanggung jawab penuh atas penderitaan korban.

Islam kafah menawarkan paradigma kepemimpinan yang berbeda. Dalam sistem khilafah, negara memandang pemenuhan kebutuhan rakyat sebagai kewajiban syar’i, bukan sekadar program kerja. Negara akan memastikan Ramadan disambut dengan suasana yang mendukung optimalnya ibadah. Wilayah bencana mendapat perhatian khusus, baik dari sisi kebijakan, pengerahan sumber daya manusia, maupun alokasi anggaran.

Khilafah tidak membatasi anggaran rekonstruksi pada skema yang sempit. Dana bisa diambil dari pos pemasukan tetap seperti fai’, kharaj, dan pengelolaan kepemilikan umum, serta dari dharibah (pajak temporer) jika kas negara tidak mencukupi. Dengan visi riayah, kebijakan tidak diarahkan pada pencitraan, melainkan pada penyelesaian cepat dan tuntas: pembangunan hunian, pemulihan listrik dan infrastruktur, serta pemberian modal kerja agar korban segera mandiri.

Dengan demikian, solusi Islam kafah bukan sekadar wacana ideologis, tetapi tawaran sistemik untuk memastikan tidak ada rakyat yang menyambut Ramadan dalam kondisi terabaikan. Negara hadir sebagai pelindung sejati, menjamin kebutuhan dunia sekaligus mendukung kesiapan ibadah rakyatnya.

Wallahualam bissawab

MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,84,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,2,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,10,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,9,Jakarta Selatan,1,KAI,173,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,1,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,198,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,185,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,578,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,3,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,102,Polresta Padang,1,Polri,80,Pontianak,1,Puisi,19,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,2,Smartphone,2,Solok,2,Sulawesi Selatan,2,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,606,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,3,Telkom,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,11,
ltr
item
Media Sumbar: Ramadan di Pengungsian: Potret Kelalaian Negara dan Urgensi Islam Kafah
Ramadan di Pengungsian: Potret Kelalaian Negara dan Urgensi Islam Kafah
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwwCIeEST_GfIFuSEJvatnzIsWw9nqhf8XBqi1-3q-nmlLePEaA3sMT9Z5K6Du28IXeAS9_xTINnNDnBQmsx9TLnsTRpDCPYDvGqwbQlWrMcNLEEtkGr_kPii51CBsJ5MXN-5cOZelI0_MGfj5aeGyknN5LZlWlPMWryRP38uvxF2x9h-wdRNFSxlHzFDJ/s320/EVI7.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwwCIeEST_GfIFuSEJvatnzIsWw9nqhf8XBqi1-3q-nmlLePEaA3sMT9Z5K6Du28IXeAS9_xTINnNDnBQmsx9TLnsTRpDCPYDvGqwbQlWrMcNLEEtkGr_kPii51CBsJ5MXN-5cOZelI0_MGfj5aeGyknN5LZlWlPMWryRP38uvxF2x9h-wdRNFSxlHzFDJ/s72-c/EVI7.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/02/ramadan-di-pengungsian-potret-kelalaian.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/02/ramadan-di-pengungsian-potret-kelalaian.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content