Bencana Terulang, Akibat Salah Tata Kelola Ruang




Oleh Komanah 

Aktivis Muslimah 


Suasana pasca kejadian tanah longsor di Kampung Mekarsari, Desa Tribakti Mulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, rupanya menyisakan kekhawatiran mendalam bagi warga sekitarnya. Sejumlah rumah yang berada di sekitarnya area longsoran, dinilai rawan. Terlebih untuk saat ini, cuaca ekstrim masih terus terjadi. Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih mengguyur di kawasan Pangalengan dan sekitarnya. 

Di tengah kondisi tersebut, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengintruksikan agar warga yang berada di sekitar lokasi longsor untuk segera mengungsi sementara waktu. Di mana, disekitar lokasi longsoran ada beberapa rumah yang dinilai berisiko. Saya mengimbau kepada warga, tentunya bagi lokasi yang rawan bencana. Di sana ada sekitar enam rumah warga yang rawan, diminta untuk sementara pindah atau evakuasi terlebih dahulu," ujarnya kepada awak media tribunjabarbandung, Senin (2/2/2026).

Dadang mengungkapkan, pihaknya  berencana untuk memberikan bantuan berupa biaya kontrakan rumah selama tiga bulan kedepan, untuk warga yang diimbau mengungsi sementara disekitar titik longsor. Sementara untuk warga yang terkena tanah longsor, Dadang menuturkan, pihaknya akan memberikan sebidang tanah beserta rumah. Terlepas dari itu, Dadang juga meningkatkan kepada seluruh pemerintahan ke wilayah di Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan semua pihak di tengah kondisi ini. Dan mengimbau kepada seluruh kepala desa dalam siaga bencana. Lalu BPBD harus sigap untuk bisa mengantisipasi dan memberikan informasi kepada masyarakat," ucapnya. Pada berita sebelumnya, BPBD kabupaten Bandung mengungkapkan peristiwa longsor terjadi pada hari Minggu (1/2/2026) pukul 14.30 WIB. 

Di mana hujan deras yang terus mengguyur membuat tanah menjadi tidak stabil. Alhasil, lereng yang berada di belakang pemukiman warga mengalami longsor hingga menimpa dua bangunan di bawahnya. Wahyudin mengungkapkan bahwa terdapat dua orang balita yang dikabarkan meninggal dunia dari peristiwa tanah longsor itu. 

Melihat  sejumlah bencana alam yang terjadi saat ini kita bisa menyimpulkan bahwa,  sejatinya bencana tersebut bersifat musiman. Untuk banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga jalan amblas penyebab utamanya karena curah hujan ekstrim. Proses mitigasi semestinya tidak sulit karena persoalan curah hujan ekstrim dan penomena alam, kejadiannya terulang pada waktu yang sama pada setiap tahunnya. Seharusnya upaya pemerintah untuk melakukan mitigasi bencana, langkah-langkah antisipasi, serta pembiayaan sarana dan prasarana  penanganan bencana memang sangat lemah. Kondisi lahan setempat dalam kaitannya dengan pembukaan dan alih fungsi lahan diabaikan begitu saja. 

Kita bisa melihat bahwa pemerintah lamban dalam penanganan bencana, mitigasi pun dilakukan seadanya. Ini akibat sistem yang digunakan di negara kita adalah sistem sekuler kapitalis, yang sangat abai dalam meriayah masyarakat. Karena, mereka hanya berajaskan kemanfaatan dan hanya memikirkan dirinya sendiri, kalau ada keuntungannya maka akan mereka lakukan. Padahal, dalam hal mengatasi bencana adalah sesuatu yang harus diupayakan dengan segera, Karena menyangkut nyawa manusia yang harusnya dilindungi.

Lain hal dengan sistem Islam, yang sangat menjunjung tinggi  keselamatan umatnya. Para pemimpin di sistem Islam, dituntut untuk melakukan berbagai hal demi mencegah bencana, sekaligus menghindarkan masyarakat dari resiko bencana. Oleh karena itu, dengan menerapkan aturan dan kebijakan yang tidak merusak lingkungan, termasuk hal-hal yang bisa mengundang azab Allah Swt. Perihal mitigasi ini adalah tanggung jawab penuh penguasa karena menyangkut fungsi kepemimpinannya. Sedangkan, aktivitas menolong yang bisa dilakukan oleh masyarakat secara swadaya, itu adalah amal saleh yang dianjurkan oleh Islam. Dalam Islam, bencana alam adalah bagian dari takdir Allah SWT, ujian keimanan, atau peringatan atas perbuatan manusia, yang bertujuan mendekatkan diri kepada-Nya melalui muhasabah dan taubat.

Dalam pandangan Islam, khilafah mengatasi  bencana alam melalui pendekatan sistemik yang cepat dan wajib. Mengintegrasikan mitigasi preventif berbasis Baitul Mal. Negara bertanggung jawab penuh atas keselamatan rakyat, menyediakan infrastruktur tahan bencana, dan menangani dampak bencana secara terpusat. Langkah khilafah dalam mengatasi bencana alam. Membangun infrastruktur tahan bencana, menyediakan sistem peringatan dini, dan mengatur tata ruang, termasuk menetapkan hutan lindung. 

Darurat untuk evakuasi, penyediaan posko, dapur umum, dan layanan kesehatan. Pendanaan menggunakan anggaran Baitul Mal (kas negara) secara mutlak tanpa bergantung dana bantuan. Jika kas kosong, dana diambil dari kewajiban kamum Muslim (pajak/dharibah). Memulihkan  psikologis korban, memenuhi kebutuhan pokok, dan memulihkan sarana prasarana. Menegakan hukum memberlakukan sanksi tegas bagi perusak lingkungan. Selain  tindakan fisik, khilafah menekankan pendekatan akidah dengan tausiyah untuk menguatkan kesabaran dan ketabahan umatnya dalam menghadapi bencana alam. Itulah kesempurnaan periayahan daulah Islam.

Wallahualam bissawab

MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,85,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,3,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,12,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,9,Jakarta Selatan,1,KAI,179,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,1,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,198,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,187,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,597,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,3,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,102,Polresta Padang,1,Polri,81,Pontianak,1,Puisi,20,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,2,Smartphone,2,Solok,2,Sulawesi Selatan,2,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,614,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,3,Telkom,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,11,
ltr
item
Media Sumbar: Bencana Terulang, Akibat Salah Tata Kelola Ruang
Bencana Terulang, Akibat Salah Tata Kelola Ruang
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikd2SGy44YJjuqH_xO7K1Or_a1qa_M1fuwrsRApvsAnwXmCl93U6qsUnmlxntUvQQfoOgXTpQ1_C7qAmy4-uayqjCCp78-OTG5A81LGPPXt8i6Rp5j4_4iqUxZ_ovTN9BR7Ji8SODPgCO6YN5kZ-Vj53NFYNAipNO-yKgvvRanyZbHzvSH2Iv8FJqvnUmd/s320/WhatsApp%20Image%202026-02-16%20at%2015.24.57.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikd2SGy44YJjuqH_xO7K1Or_a1qa_M1fuwrsRApvsAnwXmCl93U6qsUnmlxntUvQQfoOgXTpQ1_C7qAmy4-uayqjCCp78-OTG5A81LGPPXt8i6Rp5j4_4iqUxZ_ovTN9BR7Ji8SODPgCO6YN5kZ-Vj53NFYNAipNO-yKgvvRanyZbHzvSH2Iv8FJqvnUmd/s72-c/WhatsApp%20Image%202026-02-16%20at%2015.24.57.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/02/bencana-terulang-akibat-salah-tata.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/02/bencana-terulang-akibat-salah-tata.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content