Salahkah Ketika Ingin Bersuara?

 


Oleh Ninda Kania

Aktivis Muslimah


Media Indonesia - Gelombang teror terhadap konten kreator dan aktivis yang mengkritik pemerintah kembali mengemuka. Kali ini, intimidasi muncul setelah sejumlah figur public menyuarakan kritik keras terhadap penanganan bencana di Sumatra. Rentetan teror tersebut memicu kekhawatiran publik atas kebebasan berekspresi dan Demokrasi di Indonesia.

Bentuk teror yang dilaporkan beragam, mulai dari ancaman fisik, vandalisme, doxing, peretasan digital, hingga intimidasi yang menyasar keluarga korban. Berikut deretan tokoh yang dilaporkan mengalami teror usai mengkritik kebijakan pemerintah pascabencana Sumatra.

DJ Donny, rumah dilempar bom molotov, Sherly Annavita alami ancaman dan vandalisme, Aktivis Greenpeace terima teror bangkai ayam, Virdian Aurellio diteror digital dan perentasan, Yama Carlos terima ancaman usai kritik pemerintah.

Miris keadaan sekarang mengkritik keras malah di teror. Kebebasan berekpresi dan demokrasi di Indonesia masih menjadi tantangan besar, padahal mengoreksi atau menasihati penguasa sudah sepantasnya dilakukan tapi nyatanya pemerintah sekarang anti kritik. Padahal aktivitas itu bagian dari syariat amar makruf nahir mungkar. Dan umat pun harus menyadari bahwa kritik tidak cukup diarahkan pada penguasa, pada sistem politik yang melahirkan kebijakan dan tidak akan bisa legal tanpa ada sistem politik di sistem sekarang yang diterapkan adalah sistem demokrasi. Dengan sistem demokrasi mereka bisa memperoleh Undang-Undang yang bisa melegalkan aktivitasnya meskipun sistem demokrasi menjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan jika pendapat itu bersinggungan dengan kepentingan para oligarki dan pemilik modal.

Maka pendapat itu dianggap ancaman, padahal ada sistem politik lain yang benar-benar kewajiban yang ditetapkan oleh syariat.

Mengkritik di dalam Islam hukumnya boleh dan tidak termasuk ghibah. Dalilnya mutlak amar makruf nahi mungkar kepada penguasa hal ini berdasarkan sabda Nabi saw., "Seutama-utamanya jihad adalah menyampaikan kalimat yang hak kepada penguasa (Sultan) atau pemimpin (amir) yang zalim." (HR. Abu dawud Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Yang di sebut mutlak adalah dampak menyebutkan batasan tertentu. Cara mengkritik penguasa entah secara tertutup maupun terbuka berarti keduanya diperbolehkan terutama kepada pemimpin yang zalim. 

Dalam mengkritik penguasa sejatinya kita tidak perlu minta izin kepada siapapun termasuk negara. Karena agama Islam sendiri sudah memvalidasi mengkritik penguasa, dan  kedudukan agama itu lebih tinggi dibandingkan negara kalau penguasa tidak mau di kritik bahkan membuat UU nya maka yang dipertanyakan adalah kepada siapa sebenarnya negara ini menjadi pelayan?

Walllahualam bissawab

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,79,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,2,Daerah,1,Depok,1,Dharmasraya,3,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,9,Jakarta Selatan,1,KAI,156,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,1,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,197,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,181,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,551,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,3,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,1,Polda Sumbar,101,Polresta Padang,1,Polri,79,Pontianak,1,Puisi,19,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,3,Semarang,1,Sijunjung,1,Smartphone,2,Solok,1,Sulawesi Selatan,2,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,574,Tanah Datar,2,Tanggerang,1,Teknologi,3,Telkom,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,10,
ltr
item
Media Sumbar: Salahkah Ketika Ingin Bersuara?
Salahkah Ketika Ingin Bersuara?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6g3CT4Vb0Z6G7x_a4PTc4qYQx6b5k5E1UPCVIEHulkW0PDteY989KxVw67K1YOFqp4BGlX1HZ7ToOEgerl8DFoKQTTmSvFLaXniUTV7pegD6Q-CkZiTVd9QSGIT3PNMgSOhRj9zOTQiIeSLVByB6dBlDmeG7r0lScGYZfYxDwt_s9Qwis0acB0Gylqong/s320/WhatsApp%20Image%202026-01-16%20at%2016.59.35.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6g3CT4Vb0Z6G7x_a4PTc4qYQx6b5k5E1UPCVIEHulkW0PDteY989KxVw67K1YOFqp4BGlX1HZ7ToOEgerl8DFoKQTTmSvFLaXniUTV7pegD6Q-CkZiTVd9QSGIT3PNMgSOhRj9zOTQiIeSLVByB6dBlDmeG7r0lScGYZfYxDwt_s9Qwis0acB0Gylqong/s72-c/WhatsApp%20Image%202026-01-16%20at%2016.59.35.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/01/salahkah-ketika-ingin-bersuara.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/01/salahkah-ketika-ingin-bersuara.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content