VAPE NARKOBA: KEJAHATAN BERKEDOK TREN YANG MENJEBAK GENERASI MUDA

 


Penulis: Afika Khairunnisa, S.Pd (Pendidik dan Pengamat) 


Ancaman narkotika kini hadir dengan wajah baru yang kian dekat dengan kehidupan sehari-hari anak muda. 


Tren vaping yang semula dipromosikan sebagai alternatif gaya hidup modis, kini dieksploitasi menjadi media penyebaran zat berbahaya.


Fenomena vape berisi etomidate atau obat bius tergolong senyawa berbahaya yang di pasaran gelap dikenal sebagai "pod getar", yang dimana kini beredar luas dengan harga berkisar Rp3–6 juta per cartridge. (Kumparandotcom, 21-09-2026) 


Kasus ini menegaskan bahwa jaringan narkoba secara terstruktur memanfaatkan tren dan gaya hidup populer untuk menyasar generasi muda sebagai target pasar. (pusiknasdotpolridotgodotid, 20-02-2026) 


Sayangnya, respons terhadap ancaman yang kian masif ini terkesan lambat. Meski Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) telah mengusulkan pelarangan vape dalam pembahasan RUU Narkotika dan Psikotropika, regulasi tersebut hingga kini masih berputar dalam wacana. (detiknews, 15-09-2026) 


Sementara aturan hukum belum rampung, peredaran pod beracun terus memakan korban di lapangan.


MEREDUKSI AKAR MASALAH: REALITAS SISTEMIK DI BALIK MARAKNYA VAPE NARKOBA


Fenomena ini tidak bisa dipandang sekadar sebagai kasus kriminalitas biasa, melainkan cermin dari persoalan sistemik yang mendalam:


1. Krisis Akidah Akibat Sekularisme Penerapan sekularisme dalam kehidupan bermasyarakat telah memisahkan nilai-nilai agama dari pola pikir dan perilaku harian. Tanpa fondasi akidah yang kuat, generasi muda kehilangan benteng spiritual saat menghadapi tekanan hidup atau godaan sebaya. Mengonsumsi zat terlarang atas nama mengikuti tren, pelarian dari stres, atau sekadar gaya hidup akhirnya dianggap wajar karena hilangnya tolok ukur halal dan haram.

2. Logika Kapitalisme dalam Bisnis Haram. Sistem ekonomi kapitalistik menempatkan keuntungan materi di atas keselamatan jiwa dan moralitas. Selama terdapat permintaan pasar (demand) yang tinggi dan menghasilkan profit besar, industri bernilai ekonomis, termasuk yang celahnya dimanfaatkan untuk bisnis vape narkoba akan terus menemukan jalan untuk berkembang.

3. Peran Negara yang Belum Maksimal sebagai Pelindung. Fungsi negara seharusnya bertindak sebagai pelindung (junnah) dan pengurus rakyat (ra'in). Namun, pendekatan yang ada saat ini cenderung reaktif. Ketika zat haram ini sudah menyebar luas dan merusak daya pikir anak muda, langkah yang diambil masih terbatas pada usulan pasal dalam rancangan undang-undang yang tak kunjung disahkan.


SOLUSI KOMPREHENSIF BERBASIS NILAI ISLAM


Untuk menghentikan ancaman ini secara mendasar, diperlukan pendekatan komprehensif yang menyentuh akar permasalahan:


1). Penguatan Akidah sebagai Proteksi Internal.


Pembentukan kepribadian individu harus diawali dengan penanaman akidah yang kokoh. Kesadaran akan muraqabah (merasa senantiasa diawasi oleh Allah Ta'ala) menjadi benteng pertahanan utama bagi setiap individu untuk menolak segala hal yang haram dan merusak, tanpa bergantung pada pengawasan fisik manusia semata.


2). Prinsip Penjagaan Akal (Hifdz al-Aql). 


Islam menetapkan kewajiban mutlak untuk menjaga akal pikiran. Segala hal yang merusak fungsi akal, baik khamr, zat adiktif, maupun obat terlarang seperti etomidate adalah haram. Konsekuensinya, tidak boleh ada celah komersialisasi atau bisnis apa pun yang dapat membahayakan fisik dan akal masyarakat.


3). Tata Kelola Negara yang Protektif dan Tegas.


Penerapan aturan Islam secara utuh melalui institusi negara (Khilafah) menyediakan perlindungan berlapis, seperti:


a). Sistem Pendidikan: Kurikulum difokuskan untuk membentuk generasi berkepribadian Islam yang mandiri dan kritis terhadap tren negatif.


b). Pemberantasan Tanpa Kompromi: Negara secara aktif menutup seluruh jaringan produksi dan distribusi narkoba, serta melarang segala bentuk promosi atau iklan yang menyesatkan.


c). Penegakan Hukum ('Uqubat): Sanksi tegas diterapkan dengan fungsi zawajir (pencegah bagi masyarakat umum) dan jawabir (penebus dosa bagi pelaku) bagi seluruh rantai kejahatan. Mulai dari produsen, pengedar, hingga pengguna, sehingga memberikan efek jera yang nyata.


Tanpa adanya perubahan mendasar pada cara pandang dan penegakan hukum yang tegas, tren gaya hidup yang dieksploitasi kejahatan akan terus memakan korban dari kalangan generasi muda.

MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,99,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,3,Daerah,2,Depok,1,Dharmasraya,43,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,4,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,12,Jakarta Selatan,1,KAI,269,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,5,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,216,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,212,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,850,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,7,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,2,Polda Sumbar,103,Polresta Padang,1,Polri,83,Pontianak,1,Puisi,20,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,4,Semarang,1,Sijunjung,2,Smartphone,4,Solok,5,Sulawesi Selatan,3,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,670,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,4,Telkom,1,Timezone,1,Tips,6,TNI,106,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,13,
ltr
item
Media Sumbar: VAPE NARKOBA: KEJAHATAN BERKEDOK TREN YANG MENJEBAK GENERASI MUDA
VAPE NARKOBA: KEJAHATAN BERKEDOK TREN YANG MENJEBAK GENERASI MUDA
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0OIZ0g10Achi69rXsDyomLml24NeJRfmgmS5Qz2_DI7-QYu7RWcNEWGM44UnzmP7IOWGCAuSuVw5zyzydG6iNy07egWgPxTLlt4E4lveyuzcIetogNYGzgQyToI_HmBwIXLb2u5ELV_BNiV5Xo48OyczuXAiOgVfX2I25qaB1pSj0g6iozqoIgYGw_9T_/s320/1001193323.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0OIZ0g10Achi69rXsDyomLml24NeJRfmgmS5Qz2_DI7-QYu7RWcNEWGM44UnzmP7IOWGCAuSuVw5zyzydG6iNy07egWgPxTLlt4E4lveyuzcIetogNYGzgQyToI_HmBwIXLb2u5ELV_BNiV5Xo48OyczuXAiOgVfX2I25qaB1pSj0g6iozqoIgYGw_9T_/s72-c/1001193323.jpg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/10/vape-narkoba-kejahatan-berkedok-tren.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/10/vape-narkoba-kejahatan-berkedok-tren.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content