Tepi Barat Dibakar, Gaza Dijual: Wajah Bisnis di Balik Ekspansi Zionis




Oleh Amelia Ayu Permatasari S S.Psi

AKtivis Dakwah

 

Persoalan Palestina hari ini tidak lagi sekadar tentang perang yang berlangsung di Gaza. Di Tepi Barat, ekspansi dan kekerasan terus berjalan, sementara di Gaza muncul berbagai gagasan rekonstruksi yang membawa kepentingan ekonomi dan politik negara-negara besar. Di satu sisi, tanah Palestina terus menyempit akibat ekspansi permukiman ilegal. Di sisi lain, masa depan Gaza mulai dibicarakan dalam bahasa investasi, pembangunan, dan peluang bisnis.

Situasi ini menuntut kewaspadaan. Sebab, ketika penjajahan berlangsung bersamaan dengan proyek ekonomi, pertanyaan yang patut diajukan bukan hanya siapa yang membangun Gaza, tetapi juga untuk kepentingan siapa Gaza dibangun?

 

Tepi Barat Terus Dikepung

Aneksasi dan ekspansi Israel di Tepi Barat terus menjadi persoalan serius. Ribuan serangan, ancaman, serta teror oleh pemukim ilegal dilaporkan terjadi terhadap warga Palestina. Rumah dan fasilitas publik tidak luput dari kekerasan. Puluhan masjid juga menjadi sasaran penghancuran atau kerusakan, sementara rencana pembangunan sekitar 2.300 unit perumahan ilegal menunjukkan bahwa ekspansi permukiman bukan sekadar kebijakan sporadis.

Yang lebih mengkhawatirkan, tindakan tersebut berlangsung ketika penolakan internasional terhadap pendudukan dan permukiman Israel terus disuarakan. Artinya, kecaman politik dari lembaga internasional ternyata belum mampu menghentikan langkah konkret di lapangan.

Di sinilah problem utamanya: hukum dan resolusi internasional memiliki keterbatasan ketika berhadapan dengan kekuatan politik dan militer yang mendapatkan dukungan negara-negara besar.

Pada saat yang sama, Gaza menghadapi persoalan berbeda. Setelah kehancuran akibat perang, muncul proyek yang disebut “New Gaza” dan berbagai gagasan pembangunan kembali Gaza yang dikaitkan dengan kesepakatan atau skema Board of Peace (BoP). Proyek tersebut dikemas dengan bahasa yang terdengar menjanjikan: rekonstruksi, investasi, infrastruktur, lapangan kerja, dan masa depan baru bagi masyarakat Gaza.

Namun, umat perlu bertanya lebih dalam: apakah pembangunan kembali Gaza benar-benar diarahkan untuk mengembalikan kedaulatan rakyat Palestina, atau justru membuka ruang baru bagi kepentingan ekonomi dan politik asing?

 

Dari Pendudukan Menuju Israel Raya

Jika ekspansi di Tepi Barat dibaca sebagai rangkaian kebijakan, sulit menganggapnya sekadar persoalan pembangunan permukiman. Perluasan wilayah, penguatan permukiman ilegal, pengusiran penduduk, serta berbagai kebijakan yang mengubah realitas demografis menunjukkan adanya agenda politik yang lebih besar.

Bagi kelompok-kelompok Zionis tertentu, gagasan tentang wilayah Israel yang lebih luas bukanlah sesuatu yang baru. Karena itu, selama ideologinya tetap berpijak pada ekspansionisme Zionis, tekanan terhadap Palestina akan terus berlangsung.

Bahkan ketika dunia internasional menentang, ekspansi tetap dapat berjalan. Ini memperlihatkan bahwa mengandalkan kecaman, resolusi, atau diplomasi semata tidak cukup untuk menghentikan kebijakan yang ditopang kekuatan militer dan dukungan geopolitik.

Dalam konteks ini, gagasan kemerdekaan Palestina melalui kompromi yang tidak menyentuh akar persoalan menjadi problematis. Negara Palestina yang berdiri dalam wilayah terbatas, sementara permukiman dan kendali Israel terus meluas, akan selalu berhadapan dengan realitas pendudukan.

Karena itu, solusi dua negara menghadapi hambatan mendasar. Bukan semata karena persoalan perundingan, tetapi karena terdapat kepentingan ideologis dan geopolitik yang bertentangan dengan berdirinya Palestina secara merdeka dan berdaulat penuh.

 

Ketika Gaza Menjadi Pasar

Persoalan berikutnya adalah proyek “New Gaza”. Rekonstruksi tentu dibutuhkan. Rakyat Gaza membutuhkan rumah, sekolah, rumah sakit, air bersih, listrik, pangan, dan kehidupan yang layak. Namun, rekonstruksi tidak boleh dilepaskan dari pertanyaan mengenai kedaulatan.

Pembangunan dapat berubah menjadi instrumen ketergantungan apabila keputusan strategis mengenai wilayah, sumber daya, infrastruktur, keamanan, dan ekonomi berada di tangan kekuatan eksternal.

Di sinilah strategi Board of Peace perlu dicermati secara kritis. Jika Gaza dibangun melalui skema yang menempatkan kepentingan modal dan negara-negara besar sebagai pengendali utama, ada risiko rekonstruksi justru mengubah Gaza menjadi kawasan ekonomi yang menguntungkan investor, sementara rakyat Palestina kehilangan kendali atas tanah dan masa depannya.

Amerika Serikat memiliki sejarah panjang dalam membentuk tatanan politik Timur Tengah melalui kombinasi diplomasi, kekuatan ekonomi, dan kepentingan strategis. Karena itu, proyek pembangunan Gaza tidak boleh dilihat hanya dari angka investasi dan megahnya infrastruktur.

Jangan sampai kehancuran akibat perang menjadi pintu masuk bagi model baru penguasaan: tanah tetap dikuasai pihak lain, sementara Gaza dijadikan proyek ekonomi.

 

Membongkar Topeng Perdamaian

Karena itu, umat Islam perlu melihat persoalan Palestina bukan sekadar konflik dua pihak yang membutuhkan kompromi. Ada dimensi penjajahan, kekuasaan, dan kepentingan geopolitik yang harus dibaca secara utuh.

Jika ekspansi Zionis terus berjalan, maka perdamaian yang hanya berupa kesepakatan politik tanpa perubahan mendasar atas realitas pendudukan sulit menghasilkan keadilan. Perdamaian sejati membutuhkan penghentian penjajahan dan pemulihan hak rakyat Palestina.

Dukungan terhadap Palestina juga tidak semestinya berhenti pada bantuan kemanusiaan. Bantuan tersebut penting, tetapi umat perlu membangun kekuatan politik dan diplomatik negara-negara Muslim agar mampu memberikan tekanan nyata terhadap Israel serta melindungi rakyat Palestina.

Dalam perspektif perjuangan Islam, persatuan negeri-negeri Muslim menjadi kekuatan strategis. Selama dunia Islam terpecah dalam kepentingan nasional masing-masing, kekuatan besar akan lebih mudah memainkan kepentingan di kawasan.

Karena itu, umat perlu kritis terhadap setiap proyek yang mengatasnamakan perdamaian tetapi berpotensi mengukuhkan ketergantungan Palestina. BoP dan berbagai proyek “New Gaza” harus dibaca secara terbuka dan kritis agar masyarakat tidak sekadar melihatnya sebagai pembangunan, tanpa memahami konsekuensi politik dan ekonominya.

Pada akhirnya, Palestina membutuhkan lebih dari sekadar bangunan baru. Palestina membutuhkan kebebasan, kedaulatan, dan perlindungan terhadap hak rakyatnya.

Perjuangan membebaskan Palestina juga perlu ditempuh melalui persatuan umat dan perjuangan politik yang damai, terorganisasi, serta berpijak pada keadilan. Bagi kalangan yang memperjuangkan gagasan Khilafah, persatuan negeri-negeri Muslim di bawah satu kepemimpinan politik dipandang sebagai salah satu jalan untuk menghentikan fragmentasi dunia Islam. Gagasan tersebut perlu diperjuangkan melalui dakwah dan pendidikan politik secara damai, bukan melalui kekerasan terhadap warga sipil.

Sebab, selama Tepi Barat terus dibakar oleh ekspansi dan Gaza ditawarkan sebagai ladang investasi, umat tidak boleh hanya terpukau oleh kata “rekonstruksi”. Di balik pembangunan harus ditanyakan: siapa yang berkuasa, siapa yang menentukan, dan siapa yang memperoleh keuntungan?

Palestina bukan komoditas. Gaza bukan proyek bisnis. Dan penderitaan sebuah bangsa tidak boleh menjadi jalan bagi lahirnya tatanan baru yang kembali merampas kedaulatannya.

 


MieNas Sayange Area Kota Padang Terenak

Nama

50 Kota,1,Agam,5,Artikel,96,Bahan Ajar PAI Kelas 7,3,Balikpapan,2,Bandung,2,Bangka Belitung,1,Banjarmasin,1,Bank Nagari,2,Baznas,1,bencana alam,1,BIM,2,Bisnis,1,BNNP,4,BPS,1,Cerpen,3,Daerah,2,Depok,1,Dharmasraya,43,DPR RI,1,DPRD Bukittinggi,7,DPRD Padang,3,Era Digital,1,Filipina,1,Film,3,Hiburan,1,Internasional,18,Jakarta,12,Jakarta Selatan,1,KAI,256,Kalimantan Tengah,1,Kalimantan Timur,1,Kampus,41,KDEKS,5,Kejati Sumbar,17,Kesehatan,10,KJI,3,Komedi,1,Koperasi,2,Kota Padang,215,Kota Solok,1,Kuliner,2,Lampung,1,Lifestyle,3,Loker,1,Lubuk Basung,2,Malaysia,1,Nasehat,1,Nasional,207,Natuna,1,Olahraga,2,Opini,816,Otomotif,1,Padang,10,Padang Pariaman,10,Padnag,1,Panggil Aku Ayah,1,Papua,2,ParagonCorp,7,Pariaman,5,Pasaman,2,Pasaman Barat,7,Payakumbuh,2,Pekanbaru,14,Pemerintah,1,pemerintahan,2,Pemkab Solok,4,Pemko Padang,62,pendidikan,2,Pendidikan,19,Peristiwa,2,Perumda Air Minum,1,Pesisir Selatan,6,PLN,10,Polda,2,Polda Sumbar,103,Polresta Padang,1,Polri,83,Pontianak,1,Puisi,20,Riau,5,Salimah Kota Padang,1,Samarinda,1,Sawahlunto,4,Semarang,1,Sijunjung,2,Smartphone,4,Solok,5,Sulawesi Selatan,3,Sulawesi Tengah,1,Sumatera Bagian Tengah,1,Sumatera Selatan,1,Sumbar,658,Tanah Datar,2,Tanggerang,2,Teknologi,4,Telkom,1,Timezone,1,Tips,6,TNI,105,UNAND,21,UNP,24,Vidio,1,Visinema Studios & CJ ENM,1,Wisata,4,Yastis,13,
ltr
item
Media Sumbar: Tepi Barat Dibakar, Gaza Dijual: Wajah Bisnis di Balik Ekspansi Zionis
Tepi Barat Dibakar, Gaza Dijual: Wajah Bisnis di Balik Ekspansi Zionis
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8zBfZRiwUB7o0HPAVFEOejuVIgjKiup5QSFLuej8lytamk8DtWkEOKuKTaM1P4c73RhwuIaYHz5sIEzXREv_2aoewoRaaTUL5jE7muCb7RMHylRfjy1s7YfRg8rM5Sgjq4WaWjmqZGTkTXiaZRI9q5ZNx3CpvOn9ui8UEGnIkhDIHPF2t3rCugy3AalOD/s320/WhatsApp%20Image%202026-08-14%20at%2010.43.45.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8zBfZRiwUB7o0HPAVFEOejuVIgjKiup5QSFLuej8lytamk8DtWkEOKuKTaM1P4c73RhwuIaYHz5sIEzXREv_2aoewoRaaTUL5jE7muCb7RMHylRfjy1s7YfRg8rM5Sgjq4WaWjmqZGTkTXiaZRI9q5ZNx3CpvOn9ui8UEGnIkhDIHPF2t3rCugy3AalOD/s72-c/WhatsApp%20Image%202026-08-14%20at%2010.43.45.jpeg
Media Sumbar
https://www.mediasumbar.net/2026/08/tepi-barat-dibakar-gaza-dijual-wajah.html
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/
https://www.mediasumbar.net/2026/08/tepi-barat-dibakar-gaza-dijual-wajah.html
true
7463688317406537976
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content